Pasar Buah Pekanbaru Tak Lagi Jadi Importir Buah
01 Agustus 2012 - 19:56 WIB > Dibaca 2276 kali Print | Komentar
Pasar Buah Pekanbaru Tak Lagi Jadi Importir Buah
BUAH IMPOR: Karyawati Pasar Buah di Jalan Sudirman Pekanbaru sedang merapikan buah jeruk impor agar tersusun rapi dan enak dipandang mata, Rabu (1/8/2012). Pasar Buah Pekanbaru sejak 1 April 2012 lalu tidak lagi jadi importir, tapi jadi toko biasanya menjual makanan-minuman, buah impor yang dibeli dari importir atau supplier.(foto aznil fajri/riau pos)
Berita Terkait

Riau Pos Online-Pasar Buah di Jalan Sudirman Pekanbaru sejak April 2012 lalu tidak lagi menjadi importir buah. Pasar Buah Pekanbaru kini hanya toko yang menjual makanan-minuman dan buah-buahan serta sayuran dan kue. Pasar Buah Pekanbaru kini jadi perusahaan yang berganti nama jadi PT Dinamika Buah Nusantara dengan Komisaris Asiong, Direktur Reni, dan Manajer Lukman Samidi.

Demikian dikatakan Manajer Pasar Buah Pekanbaru Lukman Samidi kepada Riau Pos Online Rabu (1/8). Menurut Lukman jadi importir kurang menguntungkan dan kini lebih baik jadi perusahaan murni hanya sebagai penyedia berbagai makanan-minuman dan menyediakan buah-buah impor yang dibeli dari importir dan supplier.

Saat ini kata Lukman untuk mendapatkan buah impor dipasok dari Jakarta. Sedangkan gudang buah di Pelabuhan Sungai Duku di belakang eks pabrik plywood PT Solagratia Jalan Tanjung Datuk ujung Pekanbaru gudangnya bukan lagi dikelola Pasar Buah Pekanbaru atau PT Dinamika Buah Nusantara. Melainkan dikelola perusahaan lain.

Kendati tak menjadi importir buah lagi, Pasar Buah Pekanbaru tetap berkembang pesat dan banyak pelanggan. Kalau dulu waktu jadi importir, berbagai buah impor dijual sampai ke beberapa kabupaten/kota di Riau diangkut pakai truk, tapi kini keperluan buah hanya untuk dijual di toko Pasar Buah Pekanbaru saja.

Berhentinya Pasar Buah Pekanbaru jadi importir menurut Lukman karena kurang menguntungkan dalam operasional saat buah dipasok dari luar negeri. Di mana setiap buah yang masuk harus lewat Pelabuhan Batam dulu sebelum ke Pekanbaru. ''Jadi harus berhenti dulu di pelabuhan Batam sebelum ke Pekanbaru. Jadi besar biayanya, merepotkan dan tak menguntungkan,'' kata Lukman.

Banyaknya volume jeruk impor seperti jeruk Australia, Sunkist USA dan Sunkist Super dibanding jeruk dalam negeri dijual di toko ini menurut Lukman karena pasokan jeruk import cukup rutin/sustainable. Jeruk dalam negeri seperti jeruk madu karo terkadang putus distribusinya sehingga Pasar Buah Pekanbaru tak ingin pelanggannya kecewa dan tetap menstok jeruk impor. Beberapa petani jeruk di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumsel dan Jawa Barat menghendaki agar Pasar Buah mengutamakan jeruk dalam negeri agar petani jeruk lokal terbantu.

Menurut Lukman hal ini sudah pernah disampaikannya di depan pertemuan dengan aparat Dinas Pertanian Provinsi Riau di mana Pasar Buah Pekanbaru sudah berupaya menampung buah lokal. Tapi buah lokal terkadang putus pasokannya karena tergantung musim. Buah lokal yang tak putus pasokannya kini buah salak dari Banjarnegara Jawa Tengah, dan juga buah semangka serta melon.

''Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1433 H tahun ini, Pasar Buah melayani paket parcel mulai dari paket harga Rp185 ribu hingga Rp800 ribu, juga melayani pesanan parcel sesuai permintaan masyarakat. Saat ini belum ramai pesanan namun pada H+7 jelang Idul Fitri nanti bakal ramai,'' ujar Lukman.(azf)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KPK Koordinasikan Dana Aliran Hakim dengan MK
Minggu, 14 Februari 2016 - 02:55 wib
Polisi Bantah Sopir GoJek Ditembak
Minggu, 14 Februari 2016 - 02:20 wib
Deadpool Catatkan Rekor Spektakuler
Minggu, 14 Februari 2016 - 02:00 wib
Bareskrim Tambah Masa Hukuman Ongen
Minggu, 14 Februari 2016 - 01:45 wib
Bejat, Siswi SMP Ini Diperkosa Tetangga Sendiri
Minggu, 14 Februari 2016 - 01:10 wib
Gubernur Puji Warga Perantauan
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:25 wib
Demokrat Belum Terima Naskah Usulan Revisi
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:05 wib
Arsenal dan Madrid Bersaing Dapatkan Kiper Ini
Minggu, 13 Februari 2016 - 23:58 wib
Yusril Sangsikan Penanganan Perkara Ongen
Minggu, 13 Februari 2016 - 23:55 wib
Madrid Ungguli Bilbao di Babak Pertama
Minggu, 13 Februari 2016 - 23:45 wib
Iniesta Optimis Spanyol Kembali Juara
Minggu, 13 Februari 2016 - 23:35 wib
Robinho Kembali ke Brasil
Minggu, 13 Februari 2016 - 23:15 wib
MU Takluk di Kandang Sunderland
Minggu, 13 Februari 2016 - 23:06 wib
China Kecam Rudal AS di Semenanjung Korea
Minggu, 13 Februari 2016 - 22:40 wib
Isyana Jatuh di Atas Panggung
Minggu, 13 Februari 2016 - 22:21 wib
KPK Belum Mencekal Tiga Tersangka untuk ke Luar Negeri
Minggu, 13 Februari 2016 - 21:35 wib
Leicester Sulit Ditaklukkan, Ternyata Ini Taktiknya
Minggu, 13 Februari 2016 - 21:05 wib
Atasi Unri 2-1, Riau Pos Erdeka FC Naik ke Posisi Dua
Minggu, 13 Februari 2016 - 21:04 wib
Fahmi Idris Sampaikan Harapan Perantau
Minggu, 13 Februari 2016 - 20:40 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
2019, Seluruh Sekolah Terapkan K13

Sabtu, 13 Februari 2016 - 12:37 WIB

Red Rose Selamatkan PAD Rp200 Juta

Sabtu, 13 Februari 2016 - 12:35 WIB

Prostitusi Marak di Daerah Pinggiran, Satpol PP Janji Bertindak
Disdukcapil dan BPTPM Jadi Contoh Nasional

Sabtu, 13 Februari 2016 - 12:23 WIB

Jumlah Gepeng Terus Bertambah

Sabtu, 13 Februari 2016 - 12:09 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
Follow Us