Wonderful Indonesia
TINGGINYA CURAH HUJAN
Banjir dan Longsor di Tiga Wilayah Sumbar
Senin, 17 April 2017 - 17:22 WIB > Dibaca 1346 kali Print | Komentar
  Banjir dan Longsor di Tiga Wilayah Sumbar
Alat berat dikerahkan untuk bersihkan kawasan yang dilanda banjir bandang di Pasaman Barat
PASAMAN (RIAUPOS.CO) – Sejumlah wilayah di Sumatera Barat dilanda banjir menyusul tingginya intensitas curah hujan Sabtu lalu. Tak hanya menerjang Bukittinggi, banjir besar juga melanda Pasaman Barat (Pasbar), Solok Selatan (Solsel) dan Limapuluh Kota.

Di Pasbar ratusan rumah warga terendam setelah meluapnya Batang Saman, Nagari Aiagadang, Kecamatan Pasaman, Sabtu malam (15/4). Mujurnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan puluhan juta rupiah.

Hiingga kemarin (16/4), ratusan rumah terlihat terendam banjir di Jorong Pasir Bintungan dan Labuh Lurus Nagari Aiagadang, Kecamatan Pasaman. Tak hanya itu, banjir juga sempat menutupi akses jalan lintas Simpang Empat-Ujunggading, mengakibatkan kemacetan parah.

“Jalan penghubung antara Ujunggading menuju Padang terpaksa ditutup hingga Minggu pagi,” kata Syahputra, 28, warga Batang Saman kepada Padang Ekspres kemarin. Kedalaman air di sekitar permukiman warga dilaporkan mencapai satu meter lebih.

Wali Nagari Aiagadang, Junaidin mengatakan, diperkirakan air mulai memasuki permukiman warga dan jalan raya sekitar pukul 23.00 Sabtu (15/4) lalu. Tingginya intensitas hujan membuat volume Batang Pasaman meluap dan masuk ke permukiman warga.

Selain Batang Saman, Sungai Rimbo Kejahatan di Jorong Limpato, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau juga meluap. Akibatnya, satu unit warung milik masyarakat setempat nyaris hanyut.

Selain menggenangi pemukiman warga setempat, banjir juga menggenangi jalan lintas Simpang Empat-Panti (Pasaman). Akibatnya, seluruh kendaraan yang ingin melintas terpaksa berhenti.

“Saya heran kenapa air sungai ini mendadak deras. Selama ini tidak pernah arus air meluap sebesar ini,” kata Andi, 27, pengendara yang hendak ke Talu, Kecamatan Talamau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Try Wahluyo mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan korban. “Kini arus lalu lintas di dua daerah itu sudah mulai normal,” kata dia.

Terpisah, Bupati Pasbar Syahiran mengimbau warga waspada. “Saya minta petugas di lapangan segera mendata korban banjir untuk diberikan bantuan,” kata Syahiran.

Di Limapuluh Kota, hujan deras memicu terjadinya longsor. Satu rumah milik Rohanis, 68, guru ngaji di  Jorong Sialang, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, dihondoh longsor, Sabtu malam (15/4).

Sewaktu longsor Rohanis sedang berada di Mushala Wustha. Sedangkan dalam rumah hanya ada putranya, Jum.

“Untung, longsornya tak terlalu parah. Tanah tebing yang runtuh hanya menimbun dapur dan satu kamar,“ kata Imit, putra Rohanis yang lainnya saat dikontak Padang Ekspres (grup riaupos.co), Minggu (16/4).

Imit yang pernah menjabat kepala Jorong Sialang menyebut, material longsor yang menimbun kamar dan dapur di rumah orang tuanya sudah dibersihkan keluarga dengan bantuan masyarakat. “Mudah-mudahan hujan yang masih mengguyur kampung kami, tidak memicu terjadi longsor susulan,” ujarnya.

Di sisi lain, BPBD Limapuluh Kota mengimbau masyarakat di daerah ini tetap waspada terhadap longsor dan angin kencang. “Kami minta masyarakat waspada. Kalau terjadi bencana, kami harap kepala jorong, wali nagari dan camat dapat melaporkan kepada BPBD,” kata Nasriyanto dan Rahmadinol.

Sementara di Solsel dilaporkan hujan deras memicu terjadinya banjir bandang. Satu rumah rusak dihantam banjir di Jorong Sikayantalang, Nagari Padang Airdingin, Kecamatan Sangir Jujuan kemarin dini hari (16/4).

Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Editorial menyebutkan, banjir bandang kali ini tergolong ringan. “Subuh tadi (kemarin, red), kita sudah turun ke lokasi banjir di Sikayan dengan menurunkan satu alat berat. Ada sebagian badan jalan yang tertimbun tumpukan material longsor termasuk kayu-kayu yang terseret arus sudah berhasil kita bersihkan menjelang siang tadi,” katanya.

Di Bukittinggi, dilaporkan aktivitas warga mulai normal sehari pascabanjir. Warga yang terkena imbas banjir mulai membersihkan rumah secara mandiri. “Alhamdulalillah, kondisi sudah normal kembali hingga sore ini (Minggu sore, red),” ucap Musmulyadi, kepala BPBD Bukittinggi.

Musmulyadi mengaku masih mendata korban banjir guna mendapat kepastian hitungan kerugian dan unit rumah yang terkena dampak. “Kami masih menghitung, jadi belum tahu pastinya terutama untuk kerugian materi,” sebut Musmulyadi.

Mantan Kabag Umum Setko Bukittinggi itu juga menyampaikan bahwa banjir akibat luapan drainase itu tidak hanya pada satu titik, namun juga beberapa kawasan lainnya, seperti Pulai Anak Aie, Tarok Dipo, Jembatan Besi, Pakankurai dan beberapa titik lainnya.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias yang ikut turun ke lokasi hingga Minggu dini hari menyampaikan bahwa penyebab banjir akibat volume air terlalu banyak. “Jadi air kiriman itu sangat banyak, sehingga drainase yang ada tak sanggup menampung debit air,” bebernya. (rpg/zar)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

CSR, Whiz Hotel Santuni Panti Asuhan
Sabtu, 23 Juni 2017 - 15:38 wib
ERATKAN SILATURAHMI JELANG IDUL FITRI
Novotel Undang Warga Sekitar dan Anak Yatim Piatu Buka Puasa Bersama
Sabtu, 23 Juni 2017 - 14:49 wib
Edy Langsung Jadi Petugas Mengatur Kendaraan
Melancarkan Arus Mudik, Polisi Berjaga di Garuda Sakti
Sabtu, 23 Juni 2017 - 13:37 wib
Polresta Pekanbaru Kembali Suguhkan Opor Sahur
Jalin Kemitraan dengan Masyarakat
Sabtu, 23 Juni 2017 - 13:33 wib
Polisi Bersenjata Lengkap Berjaga di Pasar Ramayan
Jelang lebaran, Sat Sabhara Gencar Lakukan Patroli Premanisme
Sabtu, 23 Juni 2017 - 12:47 wib
TEMBILAHAN
Keberadaan Anak Yatim-Piatu Didata
Sabtu, 23 Juni 2017 - 09:08 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
  HIV/AIDS Serang Sedikitnya 200 LGBT Kepri

Jumat, 16 Juni 2017 - 16:56 WIB

Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3

Jumat, 16 Juni 2017 - 09:55 WIB

Pemerintah Dianggap Tak Proaktif Kembangkan Galangan Kapal
Di Padang, Altis Remuk Ditabrak Kereta Api

Minggu, 11 Juni 2017 - 16:06 WIB

Satu Siswa hanya Boleh Daftar Satu Sekolah

Jumat, 09 Juni 2017 - 10:41 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini