Wonderful Indonesia
Kepala Desa Antusias Curhat ke Gubri
Siapkan Formulasi Bankeu Transfer ke Desa
Kamis, 13 April 2017 - 11:12 WIB > Dibaca 5922 kali Print | Komentar
Siapkan Formulasi Bankeu Transfer ke Desa
KALUNGKAN ID: Gubri H Arsyadjuliandi Rachman mengalungkan ID kepada peserta Raker Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Provinsi Riau Tahun 2017 di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, (Rabu (12/4/2017).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ballroom Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru dipadati 1.590 kepala desa se-Riau. Di podium, Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman memberikan pengarahan sekaligus memaparkan program-program Pemprov Riau yang bersentuhan langsung dengan desa. Salah satunya Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi sebesar Rp564 miliar yang dibagikan tahun ini.

Dihadiri langsung mantan Pj Gubri Prof Djohermansyah Djohan, Direktur Pengembangan Ekonomi Desa Kementerian Desa Tertinggal Sugeng Riyono, serta Kepala BPM Bangdes Riau Sudarman selaku pelaksana acara. Juga dihadiri kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau dalam Rapat Kerja (Raker) Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa se-Riau tahun 2017. Raker mengangkat tema “Melalui Gerakan Desa Membangun (Gerdema) Provinsi Kita Wujudkan Desa Mandiri Berbasis Potensi Desa”. Disampaikan salah seorang kepala desa melalui sesi tanya jawab, memang didominasi dengan pembahasan Bankeu dari pemprov ke kabupaten yang dinilai kepala desa belum sampai dan menyentuh langsung ke desa.

“Kami minta kebijakan Gubri agar bisa mencapai desa mandiri supaya anggaran langsung ke desa. Karena untuk operasional dan penggunaan kami harus mengeluarkan dana sendiri,” kata salah seorang kepala desa.

Gubri menyalami Kades saat tiba di tempat acara Raker Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Se-Prov. Riau Tahun 2017 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru

Memang rata-rata kepala desa berharap agar ada bantuan langsung dari provinsi ke desa. Bisa dikelola dan dimanfaatkan pemerintah desa untuk melaksanakan kegiatan dan program pembangunan di daerahnya masing-masing. Bahkan ada yang menyinggung pada periode gubernur sebelumnya sempat menerima Rp1 juta per desa tiap bulan. Kemudian pada 2015 desa menerima Rp500 juta per tahun tiap desa untuk dikelola.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

 Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan.
Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan
Jajak Pendapat soal Wapres, Anies Baswedan di Bawah Ahok
Mentan : Sekarang ini Pertanian Zaman Now

Kamis, 15 Februari 2018 - 13:06 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini