Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SAAT SERAH TERIMA PASUKAN OPERASI TINOMBALA
Kematian Personel Brimob Bunuh Diri Masih Misteri
Selasa, 04 April 2017 - 18:59 WIB > Dibaca 756 kali Print | Komentar
Kematian Personel Brimob Bunuh Diri Masih Misteri
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Misteri masih menyelimuti keputusan Inspektur Dua Zasmi Diaz, perwira polisi yang diduga bunuh diri usai ikut dalam bagian Operasi Tinombala. Banyak hal yang tak bisa diterima nalar dari aksi tersebut.

Adapun kematian tak wajar itu diungkapkan kriminolog sekaligus pengamat kepolisian, Adrianus Meliala. Dia menilai, kematian Zasmi Diaz aneh karena statusnya yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol). "Aneh juga, kalau depresi yang bersangkutan kemungkinan tidak bisa berkinerja. Padahal dia baru usai turun gunung," ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (4/4/2017).

Tim pengusut, kata dia lagi, mesti mencari tahu keseharian dari korban selama bertugas maupun tidak guna mengetahui hal tersebut. "Sebagai Akpol, ini sangat mengherankan. Daya tahan anak muda terhadap depresi jauh lebih tinggi dibanding polisi tua. Lebih baik dicek dulu keseharian dia," imbuhnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto sendiri sebelumnya membenarkan adanya anggota Polri yang bunuh diri. Dia mengatakan, korban bunuh diri dengan cara menembakan senjata api jenis clok dari bagian bawah dagu ke arah atas kepala.

Kata dia, saat itu rombongan ada di Mapolda Sulteng usai bertugas di Poso dalam Operasi Tinombala. Di sana rencananya akan dilakukan serah terima tugas, dan rombongan Ipda Sasmidas akan kembali ke Jakarta. Namun, tanpa diduga, pada pukul 16.30, korban menembakan senpinya ke kepala hingga akhirnya mengamalami pendarahan hebat.

Korban ketika itu sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng untuk diberikan perawatan medis. Akan tetapi, di perjalanan, korban meninggal dunia. "Ya, kemarin kejadiannya. Motifnya kami masih cari tahu ya," ujar Rikwanto, Selasa (4/4/2017). (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Hoax! Wakapolri Bantah Foto ST Video Konferensi soal Habib Rizieq
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini