Wonderful Indonesia
SAJAK
Sajak-sajak Mezra E. Pellondou
Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:37 WIB > Dibaca 559 kali Print | Komentar
Vat Wobol

Memasuki mulut kumbang  pintu gerbang negeri kenari
dari atas gelombang laut perempuan itu menatap ladang-ladang siap panen
di kejauhan sana
ia terlalu yakin  menjadi perempuan yang melewati jalan Vat  Wobol

sudah lama perempuan itu  duduk beralas sebatang labu
bersetia menatap Kameng Lei raja mesbah mengucap doa
menengadah ke atas, padi panen pertama dihamburkan ke udara
menatap ke bawah, benih panen pertama dihamburkan ke tanah
Allah Tala, War Allah Talla Ey Mira
Vun Palaci Sey
Tanpa Vat  Wobol hasil panen tabu dimakan

Setelah tahun-tahun bergulir lelakinya pergi
Tinggalkan  perempuan itu
Juga ladang padi dan empat anak mereka
bulir-bulir padi kembali bernas
perempuan itu memutuskan membuang alas batang labu
tidak sanggup lagi menatap Kameng Lei
sudah lama anak-anaknya belum makan
tanpa Vat Wobol perempuan itu telah menyuapi
anak-anaknya dari hasil panen

memasuki mulut kumbang negeri kenari
perempuan itu seperti terpenjara bersama anak-anaknya
bagai kutuk abadi di nadinya

Kupang,14 Maret 2017


Labatala

Semalam lelakiku pergi temui Labatala airmataku tumbuh
memanjang menutup pori
cuma air susu yang menolak kesedihan
saat bunyi desis bayi merah kita terdengar telinga ui dan fed               
bulan dan matahari
meneruskan suara kecap bayi
ke tahta Labatala
dewa Mairal pemantra laut                 
dewa Nedah penjaga telaga
ikut sujud pada Labatala dengan airmata

Di kejauhan dewa Kalinang menyeringai
desis bayi merah kita kian riuh air susu membanjir tubuhnya
tumbuh perempuan gunung
segagah matahari
sekokoh pohon kenari

suatu ketika seorang Lowolong  mengusik cahayanya
panas membara menikam kornea bumi
Hei,Kalinang di mana kau sembunyikan Tineshing Seka?                                         
dia telah menghantar lelakiku ke Labatala                                                   
Lihat, belum waktunya!
                             
Dua puluh lima tahun sudah lelakiku cuma beterbangan di alam sana        
pintu masih ditutup Labatala

pada hidup yang melipat
anak perempuan karangku terus saja menjinakkan Kalinang
dengan doa-doanya pada Labatala yang selalu perih
melalui Mou Maha Maha
“Ayah, bertahanlah pintu pasti terbuka untukmu”

Kupang, Februari 2017


Petiklah Sowito dan Menarilah

Mengapa harus tertinggal satu nada?
padahal gadis-gadis belia berselubung
kain sarung
masih menggila memetik Sowito
mereka bukan tidur

suling-suling bersuara ganda Foi Doa
ikut menggilas hidup sejak bayi-bayi  lepas tali pusar
rasa manis, asam pedas, sepat, asin
tersesat dalam nafas dan tak ingin pulang
itu bukan kekalahan

jangan ada yang tertinggal walau hanya satu nada
mari, petiklah Sowito!

ringan dan lincah gerak kaki penari Toda Gu
bukan cuma milik lelaki

ambillah tombak dan parang simpanlah
ini tarian kita
tanpa ada yang harus terluka
jika ingin menang
Petiklah Sowito setiap memulai pertandingan



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
RJA DPR di Kalibata Ternyata Berhantu, tapi...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:00 wib
TARGETKAN TUNTAS PADA MASA SIDANG INI
Pembahasan Perppu Ormas Akan Dipercepat Komisi II DPR, Alasannya...
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:45 wib
DINILAI BERTANGGUNG JAWAB PENUH
Pansus Angket KPK Didesak Panggil Jokowi ke DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ISU PEMBANGUNAN APARTEMEN
Hanya untuk Kalangan Dewan, Staf Ternyata Tak Boleh Tempati RJA DPR
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:15 wib
DIDATANGI BRPD DAN DITLANTAS
Soal Tunggakan Pajak Mobil Mewah, Begini Klarifikasi Raffi Ahmad
Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:00 wib
LA LIGA SPANYOL
Di Maria Gabung Barcelona? Ternyata Ulah Hacker
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:48 wib
SEMPAT DIWACANAKAN SEBELUMNYA
Pengamat: Anggota DPR Seperti Menghina Rakyat jika Jadi Buat Apartemen
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:41 wib
TERUS DIBURU TIM BARESKRIM POLRI
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:37 wib
PERMENHUB DICABUT MA
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:33 wib
PASCA-PENANGKAPAN TARMIZI
Empat Panitera Ini Pernah Terjaring OTT KPK, Berikut Daftarnya
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:27 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Pesan dalam Liuk Tubuh

Minggu, 20 Agustus 2017 - 13:17 WIB

Perkenalkan Budaya  untuk Jaga Persatuan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:55 WIB

Afrizal, Modernitas dan Kecemasan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:46 WIB

Rasa Merdeka

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:30 WIB

Tradisi Masyarakat  Warnai Pelepasan JCH

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:16 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us