NASIONAL
Cabut Syarat Rp25 Juta, Tetap Ketatkan Proses Pengajuan Paspor
Selasa, 21 Maret 2017 - 10:44 WIB > Dibaca 265 kali Print | Komentar
Cabut Syarat Rp25 Juta, Tetap Ketatkan Proses Pengajuan Paspor
Berita Terkait



JAKARTA  (RIAUPOS.CO) – Pemerintah akhirnya mencabut persyaratan Rp25 juta untuk pembuatan paspor setelah mendapatkan tekanan dari masyarakat. Sebagai pengganti, Direktur Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, mengklaim hanya akan mengandalkan petugas wawancara untuk mengendus pengaju paspor yang mencurigakan.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno mengatakan, keputusan pencabutan syarat tabungan senilai Rp25 juta tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan analisa pemberitaan. Karena merasa banyak masyarakat yang mengeluh terhadap kebijakan ini, pihaknya merasa perlu menenangkan kondisi.

’’Sebagai pembuatan kebijakan kami tidak boleh tutup mata. Dari hasil analisa, masyarakat sepertinya belum bisa memahami maksud dari syarat Rp25 juta itu,’’ ungkapnya dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Senin (20/3).

Meski syarat tersebut dihapus, pemerintah mengaku tetap bakal melakukan pencegahan arus TKI ilegal dengan pengetatan proses Imigrasi. Terkait hal tersebut, pihaknya mengaku bakal mengandalkan petugas yang mewawancari pengaju paspor. Dia menilai bahwa petugas harusnya bisa mengendus orang yang punya latar belakang dan gerak-gerik mencurigakan.

Misalnya, investigasi dari informasi di formulir, pihaknya bisa  menemukan apakah ada yang ganjal. Petugas pun diberi hak untuk menunda pemberian paspor jika gerak-gerik pengaju mencurigakan saat ingin diverifikasi.

’’ Jadi sekarang persyaratan permohonan paspornya sama, harus ada KTP, KK, dan akte kelahiran. Proses profiling dan gesturing serta pemeriksaan database, jika diperlukan, harus dilakukan secara lebih mendalam,’’ tegasnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITANGKAP DIN BANDARA HANG NADIM BATAM
2000 Ekstasi di Balik Bra, Sabu 24 Gram di Celana Dalam
Jumat, 24 Maret 2017 - 01:05 wib
KORUPSI E-KTP
Diperiksa KPK, Andi Narogong Bakal Ditahan
Jumat, 24 Maret 2017 - 00:42 wib
DARI 52 PATI POLRI YANG NAIK PANGKAT
Satu Lagi Putra Riau Jadi Jenderal
Jumat, 24 Maret 2017 - 00:28 wib
UNTUK POSISI KOMISIONER
Unsur Jujur dan Adil Akan Terhapus jika Kader Parpol Ada di KPU
Jumat, 23 Maret 2017 - 20:45 wib
MINTA MK GELAR INVESTIGASI
Wakil Ketua DPR Sebut Hilangnya Berkas Pilkada sebagai Kesengajaan
Jumat, 23 Maret 2017 - 20:35 wib
TERKAIT EKSTRIMIS GARIS KERAS
Pelaku Teror London Pernah Diinvestigasi M15
Jumat, 23 Maret 2017 - 20:22 wib
PASCA SERANGKAIAN SERANGAN
Theresa May Tegaskan Inggris Tidak Takut Hadapi Terorisme
Jumat, 23 Maret 2017 - 20:16 wib
USAI ANGGARAN DISETUJUI DPR
Kasus E-KTP, Tiga Anak Buah Sri Mulyani Ini Ternyata Kecipratan Bagian Uang
Jumat, 23 Maret 2017 - 20:09 wib
PILGUB DKI 2017
Kata Fadli Zon, Tamasya Al Maidah untuk Pantau Adanya Kecurangan
Jumat, 23 Maret 2017 - 20:02 wib
TERMASUK KEJAHATAN LUAR BIASA
MUI Minta Pemerintah Hukum Berat Pelaku Pedofilia
Jumat, 23 Maret 2017 - 19:45 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Satu Lagi Putra Riau Jadi Jenderal

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:28 WIB

MUI Minta Pemerintah Hukum Berat Pelaku Pedofilia

Kamis, 23 Maret 2017 - 19:45 WIB

DPR Diminta Lebih Progresif Manfaatkan Hubungan Indonesia-Saudi
Kapolri Promosikan 52 Kombes Jadi Brigjen

Kamis, 23 Maret 2017 - 16:47 WIB

Ojek Online Sering Terlibat Bentrok, Ini Peringatan dari Kapolri
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us