Wonderful Indonesia
Di Riau Berjalan Aman dan Lancar
Soal USBN Bocor lewat Aplikasi WA
Selasa, 21 Maret 2017 - 10:38 WIB > Dibaca 740 kali Print | Komentar
Soal USBN Bocor lewat Aplikasi WA
SERIUS: Sejumlah siswa SMAN 1 Manado serius mengikuti ujian sekolah berstandar nasional (USBN) yang digelar serentak di Indonesia, Senin (20/3/2017). Di Riau, pelaksanaan USBN hari pertama berjalan lancar dan aman.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ujian sekolah berstandar nasional (USBN) di­mulai Senin (20/3). Hari pertama pelaksanaan USBN sempat diwarnai indikasi kecurangan. Di Kudus, sekolah dihebohkan dengan beredarnya soal ujian berformat PDF yang beredar me­lalui pesan di aplikasi WhatsApp (WA). Menanggapi hal itu, Kepala Pusat Penelitian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam mengatakan bahwa itu menjadi tanggung jawab sekolah.

”Sekolah menjadi penanggung jawab utama ujian sekolah. Mulai dari penyusunan soal, penyelenggaraan, hingga pemeriksaan,” katanya kemarin.

Nizam menambahkan, pemerintah hanya memberikan 20-25 persen soal sebagai acuan, memberikan pelatihan penulisan soal, dan bantuan hibah bagi musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) untuk membahas soal USBN. Selebihnya, pemerintah menyerahkannya ke sekolah. Sementara untuk pembinaan langsung berada di tangan dinas kabupaten/kota dan provinsi.

”Arahan Pak Menteri berikan kepercayaan 100 persen pada guru dan kepala sekolah. Insya Allah mereka amanah dan dapat dipercaya,” terangnya.

Terkait dengan bocornya soal USBN, Nizam mengatakan, semua kembali lagi kepada siapa yang bertanggung jawab dalam membuat soal tersebut. Yakni ma­sing-masing sekolah. Jika memang benar terjadi kebocoran, tentu saja sekolah tersebut yang harus bertanggung jawab.

”Kalau sampai ada soal USBN yang bocor, sanksinya ya sesuai dengan aturan di daerah masing-masing,” tuturnya.

Hal senada dilontarkan oleh Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhammad. Hamid mengatakan, sanksi terhadap kebocoran tersebut pasti ada. Untuk teguran dan asesmen akan dilakukan langsung oleh Irjen yang bertugas mengawasi. Hamid mengaku menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Menurutnya, tujuan pemerintah memberikan kepercayaan 100 persen kepada guru di sekolah adalah untuk mengurangi kebocoran soal.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Tidak Ingin Asal Pecat Pegawai
PTN Ungkap Jumlah Dosen HTI
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:21 wib
OTOMOTIF
Agung Toyota SM Amin Promo Diskon hingga 50 Persen
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:18 wib
PEKANBARU
Wako-Sekko Akui Keracunan
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:15 wib
PEKANBARU
Rekomendasi Belum Keluar, Kim Teng Tidak Boleh Buka
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:10 wib

PT Hutahaean Sebut karena Okupasi
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:06 wib
KAB INDRAGIRI HULU
Perusahaan Harus Ikut Peduli Untuk Pencegahan Karhutla
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:00 wib
POLITIK
Pengembalian SMA/SMK ke Pemko/Pemkab Kandas
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:59 wib
EKONOMI BISNIS
Redenominasi Dorong Daya Beli
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:55 wib
Perbarindo Riau Gelar Musda V
Pertumbuhan Bank Perkreditan Rakyat Tetap Dua Digit
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:53 wib

IKA Unand Targetkan Ribuan Alumni Hadiri Silatnas
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:52 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
PTN Ungkap Jumlah Dosen HTI

Kamis, 27 Juli 2017 - 11:21 WIB

Jendera Tito Tunjuk Irjen Unggung Jadi Aslog Polri, Ini Alasannya
Kemendagri: Tidak Ada Paksaan bagi Warga Ahmadiyah
Yakin IR64 Beras Subsidi, Ini Alasan Menteri Pertanian
Fadli Zon Tulis Puisi "Sajak Diktator Kecil", Begini Tanggapan Istana
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us