Wonderful Indonesia
Di Riau Berjalan Aman dan Lancar
Soal USBN Bocor lewat Aplikasi WA
Selasa, 21 Maret 2017 - 10:38 WIB > Dibaca 865 kali Print | Komentar
Soal USBN Bocor lewat Aplikasi WA
SERIUS: Sejumlah siswa SMAN 1 Manado serius mengikuti ujian sekolah berstandar nasional (USBN) yang digelar serentak di Indonesia, Senin (20/3/2017). Di Riau, pelaksanaan USBN hari pertama berjalan lancar dan aman.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ujian sekolah berstandar nasional (USBN) di­mulai Senin (20/3). Hari pertama pelaksanaan USBN sempat diwarnai indikasi kecurangan. Di Kudus, sekolah dihebohkan dengan beredarnya soal ujian berformat PDF yang beredar me­lalui pesan di aplikasi WhatsApp (WA). Menanggapi hal itu, Kepala Pusat Penelitian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam mengatakan bahwa itu menjadi tanggung jawab sekolah.

”Sekolah menjadi penanggung jawab utama ujian sekolah. Mulai dari penyusunan soal, penyelenggaraan, hingga pemeriksaan,” katanya kemarin.

Nizam menambahkan, pemerintah hanya memberikan 20-25 persen soal sebagai acuan, memberikan pelatihan penulisan soal, dan bantuan hibah bagi musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) untuk membahas soal USBN. Selebihnya, pemerintah menyerahkannya ke sekolah. Sementara untuk pembinaan langsung berada di tangan dinas kabupaten/kota dan provinsi.

”Arahan Pak Menteri berikan kepercayaan 100 persen pada guru dan kepala sekolah. Insya Allah mereka amanah dan dapat dipercaya,” terangnya.

Terkait dengan bocornya soal USBN, Nizam mengatakan, semua kembali lagi kepada siapa yang bertanggung jawab dalam membuat soal tersebut. Yakni ma­sing-masing sekolah. Jika memang benar terjadi kebocoran, tentu saja sekolah tersebut yang harus bertanggung jawab.

”Kalau sampai ada soal USBN yang bocor, sanksinya ya sesuai dengan aturan di daerah masing-masing,” tuturnya.

Hal senada dilontarkan oleh Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhammad. Hamid mengatakan, sanksi terhadap kebocoran tersebut pasti ada. Untuk teguran dan asesmen akan dilakukan langsung oleh Irjen yang bertugas mengawasi. Hamid mengaku menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Menurutnya, tujuan pemerintah memberikan kepercayaan 100 persen kepada guru di sekolah adalah untuk mengurangi kebocoran soal.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DUKUNGAN UNTUK EKOSISTEM DIGITAL YANG POSITIF
Family Protect, Layanan Internet Aman dari Telkomsel
Selasa, 16 Oktober 2017 - 17:45 wib

Menghadirkan Busana Muslimah Berfashion
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:48 wib
PEKANBARU CLEAN
Desain Indah, Agar Warga Cintai Lingkungan
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:32 wib

Mesin Sensor Internet Rp194 M
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:30 wib

Dinilai Tidak Akan Efektif
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:07 wib

Urban View + Yoga = Positive Vibes
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:30 wib
Kabupaten Rokan Hilir
Bupati Apresiasi Peran Mahasiswa
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:21 wib

Benturan Keras, Kiper Persela Meninggal
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:12 wib
Pekanbaru, riau
MAN 2 Pekanbaru Juara Olimpiade Science
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:10 wib
Pekanbaru, riau
BEI Riau Ajak Menabung Saham
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:08 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mesin Sensor Internet Rp194 M

Senin, 16 Oktober 2017 - 13:30 WIB

Dinilai Tidak Akan Efektif

Senin, 16 Oktober 2017 - 13:07 WIB

Benturan Keras, Kiper Persela Meninggal

Senin, 16 Oktober 2017 - 12:12 WIB

Pertanyakan Dasar Hukum Densus Tipikor

Senin, 16 Oktober 2017 - 12:05 WIB

Vaksin MR Belum Halal

Senin, 16 Oktober 2017 - 11:51 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini