Wonderful Indonesia
POLITIK
Golkar Belum Perlu Munaslub
Selasa, 21 Maret 2017 - 10:29 WIB > Dibaca 213 kali Print | Komentar
Golkar Belum Perlu Munaslub
Muladi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto diduga ikut terlibat dalam korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau KTP-el. Sehingga beredar informasi ada beberapa kader Partai Golkar ingin adanya Munaslub untuk mengantikan Setya Novanto dari jabatan ketua umum.

Politisi senior Partai Golkar Muladi menegaskan terlalu cepat jika partai berlogo pohon beringin itu menyelenggarakan Munaslub. Pasalnya Setya Novanto belum terbukti ikut menerima uang dari korupsi itu.

‘’Itu terlalu cepat. Kan kita baca pengumuman KPK saja masih binggung. Penyidikan saja belum,’’ ujar Muladi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (20/3).

Oleh sebab itu, mantan Ketua Mahkamah Partai Golkar tersebut mengaku, KPK harus menjelaskan benar atau tidaknya Setya Novanto menerima uang yang telah merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun itu. Terlebih membeberkan bukti-bukti yang ada.

‘’Harus ada kejelasan dulu siapa terdakwa, dan buktinya jelas. Baru partai harus mengambil langkah-langkah yang sangat bijaksana,’’ katanya.

Sekadar informasi, dalam persidangan KTP-el, nama Novanto disebut bersama-sama melakukan korupsi, dengan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) sekaligus pejabat pembuat komitmen, Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemedagri, Irman.

Di mana ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU), peran Novanto adalah merayu fraksi-fraksi di DPR agar mendukung proyek pengadaan KTP-el tersbut. Dalam kasus ini dugaan korupsi telah merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun.(cr2/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KASUS CHAT MESUM
Habib Rizieq Dinilai Hambat Penyidikan karena Tak Kunjung Kembali
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:30 wib
MENJADI INCARAN NOMOR SATU
Bertahan di Chelsea, Conte Tolak Pinangan Inter
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:00 wib
MENGAKALI PENYUSUNAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN
Segini Jumlah Uang Hasil OTT KPK terhadap Irjen Kemendes dan Auditor BPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:45 wib
DIYAKINI BAKAL KEMBALI MAJU
CSIS Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi 2019
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:30 wib
MENCAPAI RP150 RIBU/KILOGRAM
Harga Kembali Naik, DPR: Bawang Putih Selalu Bermasalah
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:15 wib
DIBENRTUK PT DKI JAKARTA
Banding Perkara Ahok Akan Dipimpin Majelis Hakim Imam Sungundi
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:55 wib
HARUS PUNYA ANGGOTA DPD
Kecuali Kaltara, Nasdem Sarankan Penambahan Jumlah Anggota DPR Ditunda
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:52 wib
TERKAIT PENYEGELAN RUANG
Anak Buah Terjaring OTT, Menteri Desa Tunggu Keterangan Resmi KPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:48 wib
BESUK KORBAN DI RS
Bom Kampung Melayu, Irjen Arief: Harus Sabar dan Yakin
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:32 wib
TERKAIT PENEMUAN PASPOR
Dugaan Adanya WNI dalam Pemberontakan ISIS di Filipina
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:27 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
CSIS Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi 2019
Kecuali Kaltara, Nasdem Sarankan Penambahan Jumlah Anggota DPR Ditunda
Pansus Targetkan Tuntas Pekan Depan

Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:00 WIB

Forum Partisipasi Pemilih Dibentuk di Provinsi

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:57 WIB

Gerindra dan Golkar Dukung Hak Angket

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:54 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us