Wonderful Indonesia
POLITIK
Golkar Belum Perlu Munaslub
Selasa, 21 Maret 2017 - 10:29 WIB > Dibaca 321 kali Print | Komentar
Golkar Belum Perlu Munaslub
Muladi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto diduga ikut terlibat dalam korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau KTP-el. Sehingga beredar informasi ada beberapa kader Partai Golkar ingin adanya Munaslub untuk mengantikan Setya Novanto dari jabatan ketua umum.

Politisi senior Partai Golkar Muladi menegaskan terlalu cepat jika partai berlogo pohon beringin itu menyelenggarakan Munaslub. Pasalnya Setya Novanto belum terbukti ikut menerima uang dari korupsi itu.

‘’Itu terlalu cepat. Kan kita baca pengumuman KPK saja masih binggung. Penyidikan saja belum,’’ ujar Muladi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (20/3).

Oleh sebab itu, mantan Ketua Mahkamah Partai Golkar tersebut mengaku, KPK harus menjelaskan benar atau tidaknya Setya Novanto menerima uang yang telah merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun itu. Terlebih membeberkan bukti-bukti yang ada.

‘’Harus ada kejelasan dulu siapa terdakwa, dan buktinya jelas. Baru partai harus mengambil langkah-langkah yang sangat bijaksana,’’ katanya.

Sekadar informasi, dalam persidangan KTP-el, nama Novanto disebut bersama-sama melakukan korupsi, dengan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) sekaligus pejabat pembuat komitmen, Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemedagri, Irman.

Di mana ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU), peran Novanto adalah merayu fraksi-fraksi di DPR agar mendukung proyek pengadaan KTP-el tersbut. Dalam kasus ini dugaan korupsi telah merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun.(cr2/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PENUHI PANGGILAN
Sambangi KPK Terkait Kasus Novanto, Ini Komentar Eks Wartawan Metro TV
Senin, 11 Desember 2017 - 20:10 wib
TERKAIT TUDINGAN SUDAH MENIKAH
Ayu Ting Ting Kaget Periasnya Disomasi Via Vallen
Senin, 11 Desember 2017 - 20:00 wib
SETNOV REKOMENDASIKAN AZIZ
Soal Pergantian Ketua DPR, Presiden Tak Mau Ikut Campur
Senin, 11 Desember 2017 - 19:50 wib
PUNCAK PERINGATAN HAKI
Kasus Korupsi Jerat 313 Kepala Daerah dalam 13 Tahun Terakhir
Senin, 11 Desember 2017 - 19:40 wib
TERKAIT TARGET PEMERINTAH
Meski Sering Dikritik, Menko Darmin Sebut Ekonomi Indonesia Baik, Alasannya
Senin, 11 Desember 2017 - 19:30 wib
SHARING DAN EDUKASI INKLUSI
Kesadaran Pajak Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi
Senin, 11 Desember 2017 - 19:14 wib
TERKAIT ADANYA PRODUK KEDALUWARSA
YLKI Imbau Konsumen Waspadai Diskon dan Cuci Gudang Akhir Tahun
Senin, 11 Desember 2017 - 19:10 wib
TERKAIT PERGANTIAN KETUA DPR
Bamus Skorsing Rapat, Nasib Aziz Syamsuddin Masih Belum Jelas
Senin, 11 Desember 2017 - 19:00 wib
SUDAH KETAHUI OKNUM YANG BERMAIN
Suka Mainkan Harga Jelang Tahun Baru, Ini Ancaman Polri untuk Mafia Pangan
Senin, 11 Desember 2017 - 18:50 wib
TUNJUK AZIZ JADI KETUA DPR
Strategi saat Terjerat "Papa Minta Saham" Kembali Dilakukan Setnov
Senin, 11 Desember 2017 - 18:40 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Soal Pergantian Ketua DPR, Presiden Tak Mau Ikut Campur

Senin, 11 Desember 2017 - 19:50 WIB

Bamus Skorsing Rapat, Nasib Aziz Syamsuddin Masih Belum Jelas
Strategi saat Terjerat "Papa Minta Saham" Kembali Dilakukan Setnov
Soal Penunjukan Aziz Jadi Ketua DPR, Aburizal Bakrie: Batalkan!
Ditolak 50 Anggota Fraksi Golkar Jabat Ketua DPR, Begini Kata Aziz Syamsuddin
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us