Wonderful Indonesia
POLITIK
Golkar Belum Perlu Munaslub
Selasa, 21 Maret 2017 - 10:29 WIB > Dibaca 242 kali Print | Komentar
Golkar Belum Perlu Munaslub
Muladi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto diduga ikut terlibat dalam korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau KTP-el. Sehingga beredar informasi ada beberapa kader Partai Golkar ingin adanya Munaslub untuk mengantikan Setya Novanto dari jabatan ketua umum.

Politisi senior Partai Golkar Muladi menegaskan terlalu cepat jika partai berlogo pohon beringin itu menyelenggarakan Munaslub. Pasalnya Setya Novanto belum terbukti ikut menerima uang dari korupsi itu.

‘’Itu terlalu cepat. Kan kita baca pengumuman KPK saja masih binggung. Penyidikan saja belum,’’ ujar Muladi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (20/3).

Oleh sebab itu, mantan Ketua Mahkamah Partai Golkar tersebut mengaku, KPK harus menjelaskan benar atau tidaknya Setya Novanto menerima uang yang telah merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun itu. Terlebih membeberkan bukti-bukti yang ada.

‘’Harus ada kejelasan dulu siapa terdakwa, dan buktinya jelas. Baru partai harus mengambil langkah-langkah yang sangat bijaksana,’’ katanya.

Sekadar informasi, dalam persidangan KTP-el, nama Novanto disebut bersama-sama melakukan korupsi, dengan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) sekaligus pejabat pembuat komitmen, Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemedagri, Irman.

Di mana ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU), peran Novanto adalah merayu fraksi-fraksi di DPR agar mendukung proyek pengadaan KTP-el tersbut. Dalam kasus ini dugaan korupsi telah merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun.(cr2/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Tidak Ingin Asal Pecat Pegawai
PTN Ungkap Jumlah Dosen HTI
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:21 wib
OTOMOTIF
Agung Toyota SM Amin Promo Diskon hingga 50 Persen
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:18 wib
PEKANBARU
Wako-Sekko Akui Keracunan
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:15 wib
PEKANBARU
Rekomendasi Belum Keluar, Kim Teng Tidak Boleh Buka
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:10 wib

PT Hutahaean Sebut karena Okupasi
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:06 wib
KAB INDRAGIRI HULU
Perusahaan Harus Ikut Peduli Untuk Pencegahan Karhutla
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:00 wib
POLITIK
Pengembalian SMA/SMK ke Pemko/Pemkab Kandas
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:59 wib
EKONOMI BISNIS
Redenominasi Dorong Daya Beli
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:55 wib
Perbarindo Riau Gelar Musda V
Pertumbuhan Bank Perkreditan Rakyat Tetap Dua Digit
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:53 wib

IKA Unand Targetkan Ribuan Alumni Hadiri Silatnas
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:52 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Penyadapan Wajib Izin Pengadilan

Kamis, 27 Juli 2017 - 11:04 WIB

Pengembalian SMA/SMK ke Pemko/Pemkab Kandas

Kamis, 27 Juli 2017 - 10:59 WIB

Jika PAN Gabung Poros PD-Gerindra-PKS, Pilpres 2019 Dipastikan...
Desak Setnov Mundur, Dua Kalder Golkar Ini Segera Disanksi
Fahri Sarankan Pengakuan Yulianis soal KPK Ditindaklanjuti
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us