Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BERDASAR NOTA DINAS
Sidang Kasus Suap Pajak Tiba-tiba Dikejutkan Nama Syahrini
Senin, 20 Maret 2017 - 20:05 WIB > Dibaca 733 kali Print | Komentar
Sidang Kasus Suap Pajak Tiba-tiba Dikejutkan Nama Syahrini
Syahrini. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sidang kasus suap pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia dengan terdakwa Ramapanicker Rajamohanan Nair tiba-tiba mengejutkan. Hal itu setelah nama penyanyi cantik Syahrini ikut disebut-sebut dalam persidangan. Berdasar nota dinas Kasubdit Bukti Permulaan Ditjen Pajak Kemenkeu Handang Soekarno, Syahrini diduga memiliki permasalahan pajak.

Karena itu, Jaksa KPK Asri Irawan memperlihatkan nota dinas Nomor ND 136 TA/PJ.051/2016 yang sifatnya sangat segera. Adapun nota itu berisi pemberitahuan informasi mengenai jumlah pajak yang tidak atau kurang dibayar.

Juga, yang tidak seharusnya dibayarkan, salah satunya tercantum nama Fatimah Syahrini Jaelani. Namanya hampir mirip dengan mantan pacar Anang Hermansyah itu, yaitu Rini Fatimah Jaelani. "Ini di tas saudara. Bisa jelaskan terkait apa? Ada nodis (Nota Dinas). Di sini atas pemeriksaan bukti permulaan Syahrini?," tanya Jaksa KPK Asri Irawan kepada Handang saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/3/2017).

"Ini Syahrini yang artis," kata Handang. Berkas itu ditemukan penyidik KPK saat menggeledah kediaman Handang Soekarno usai operasi tangkap tangan (OTT) 2016 lalu.

Dikonfirmasi usai sidang, Jaksa Asri mengatakan bahwa pihaknya akan mendalami hal itu. Sebab, berkas itu menunjukkan adanya dugaan pajak Syahrini bermasalah. "Iya nanti akan didalami di kasus Handang," tuturnya. (Put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
WAKILI ASPIRASI WARGA
Usul Bentuk Fraksi di DPR, MUI Klaim Tak Berpolitik
Kamis, 26 April 2017 - 20:41 wib
TERUS DIGESA, TERJUNKAN TIM KHUSUS
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:32 wib
BERBEDA DENGAN KESAKSIAN ANAK BUAH
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Kamis, 26 April 2017 - 20:25 wib
TERKAIT PENYIRAMAN AIR KERAS
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:19 wib
KASUS SATELIT MONITORING
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Kamis, 26 April 2017 - 20:15 wib
PERNAH DIGUNAKAN SAAT TETAPKAN CALON KAPOLRI
Fahri: Usulan Hak Angket Bukan karena Kasus e-KTP
Kamis, 26 April 2017 - 20:05 wib
PILGUB DKI 2017
Anies Kenang Risma saat Syukuran Kemenangan
Kamis, 26 April 2017 - 20:01 wib
TERUS BERDATANGAN SEJAK KEMARIN
Kebanjiran Karangan Bunga, Ahok: Saya Foto Aja
Kamis, 26 April 2017 - 19:56 wib
LEWAT JALUR LAUT
Polisi Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba dari Cina
Kamis, 26 April 2017 - 19:47 wib
TERKAIT INPRES ERA MEGAWATI
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
Kamis, 26 April 2017 - 19:41 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini