Wonderful Indonesia
SELAMA SEPEKAN TERAKHIR
2.000 Orang Ditahan Pemerintah Turki Terkait Kudeta
Senin, 20 Maret 2017 - 19:45 WIB > Dibaca 427 kali Print | Komentar
2.000 Orang Ditahan Pemerintah Turki Terkait Kudeta
Presiden Turki, Recep Tayyip Edrogan. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebanyak lebih dari 2.000 orang selama seminggu ini ditahan oleh pemerintah Turki. Hal itu karena adanya dugaan terkait dengan upaya kudeta gagal tahun lalu. Keterangan dari Kementerian Dalam Negeri Turki awal pekan ini menyatakan, mereka yang ditangkap terkait dengan kelompok-kelompok militan.

Misalnya saja PKK yang dilarang atau terlibat dalam kudeta. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian dalam Negeri mengatakan ada 2.063 orang telah ditahan untuk diinterogasi dalam seminggu terakhir. Sebanyak 999 orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan PKK yang telah melakukan pemberontakan tiga dasawarsa terhadap pemerintah.

Mereka dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, Turki dan Eropa. Adapun 966 orang lainnya ditahan karena diduga terkait dengan ulama Turki yang berbasis di Amerika Serikat Fethullah Gulen.

Ankara kerap menuding bahwa ia mendalangi kudeta pada bulan Juli. Gulen membantah keterlibatan apapun dan mengutuk kudeta. Tujuh puluh orang yang ditahan diduga terkait dengan ISIS sedangkan 28 lainnya ditahan karena memiliki hubungan dengan kelompok teroris sayap kiri. Dalam pernyataan yang sama, pihak kementerian juga mengatakan bahwa 24 militan telah "dinetralkan" dalam operasi selama seminggu terakhir, dan dari orang-orang, 13 tewas. Tidak ada rincian lebih lanjut soal hal ini. (mel)

Sumber: RMOL
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KASUS CHAT MESUM
Habib Rizieq Dinilai Hambat Penyidikan karena Tak Kunjung Kembali
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:30 wib
MENJADI INCARAN NOMOR SATU
Bertahan di Chelsea, Conte Tolak Pinangan Inter
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:00 wib
MENGAKALI PENYUSUNAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN
Segini Jumlah Uang Hasil OTT KPK terhadap Irjen Kemendes dan Auditor BPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:45 wib
DIYAKINI BAKAL KEMBALI MAJU
CSIS Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi 2019
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:30 wib
MENCAPAI RP150 RIBU/KILOGRAM
Harga Kembali Naik, DPR: Bawang Putih Selalu Bermasalah
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:15 wib
DIBENRTUK PT DKI JAKARTA
Banding Perkara Ahok Akan Dipimpin Majelis Hakim Imam Sungundi
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:55 wib
HARUS PUNYA ANGGOTA DPD
Kecuali Kaltara, Nasdem Sarankan Penambahan Jumlah Anggota DPR Ditunda
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:52 wib
TERKAIT PENYEGELAN RUANG
Anak Buah Terjaring OTT, Menteri Desa Tunggu Keterangan Resmi KPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:48 wib
BESUK KORBAN DI RS
Bom Kampung Melayu, Irjen Arief: Harus Sabar dan Yakin
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:32 wib
TERKAIT PENEMUAN PASPOR
Dugaan Adanya WNI dalam Pemberontakan ISIS di Filipina
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:27 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Dugaan Adanya WNI dalam Pemberontakan ISIS di Filipina
Begini Nasib WNI di Tengah Gentingnya Situasi Filipina
Aisyah Minta Doa Keluarga Jelang Sidang Ketiga

Jumat, 26 Mei 2017 - 17:35 WIB

Bom Kampung Melayu, ISIS Klaim Bertanggung Jawab

Jumat, 26 Mei 2017 - 16:09 WIB

Rupa-Rupa Pemberitaan Media Internasional Terkait Bom Kampung Melayu
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us