Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS SUAP PROYEK SATELIT MONITORING
Deputi Bakamla Akui Minta Fee ke Perusahaan Suami Inneke Koesherawati
Senin, 20 Maret 2017 - 19:34 WIB > Dibaca 874 kali Print | Komentar
Deputi Bakamla Akui Minta Fee ke Perusahaan Suami Inneke Koesherawati
Fahmi Darmawansyah. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terkait pemenangan tender satelit monitoring di  Badan Keamanan Laut (Bakamla), Deputi Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla, Eko Susilo Hadi, mengaku pernah diperintah Kepala Bakamla, Laksamana Madya Arie Sudewo untuk meminta keuntungan alias fee sebesar 2 persen kepada PT Tenchnofo Melati Indonesia (MTI)/

Eko mengatakan hal itu saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara suap proyek monitoring satelit Bakamla di Pengadilan Tipikor Jakarta,Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017). Dia menambahkan, bukan hanya itu saja yang diperintahkan Arie Sudewo kepadanya.

Setelah mendapatkan fee, Arie meminta Eko untuk membagi-bagikan kepada Bambang Udoyo selaku Direktur Data dan Informasi Deputi Bidang Informasi, Hukum dan Kerja Sama Bakamla dan Nofel Hasan selaku Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla. "Pak Bambang Udoyo Rp1 miliar, Novel Rp1 miliar. Itu yang saya alami," katanya.

Adapun 2 persen yang diterima Eko merupakan separuh dari fee yang diminta Arie kepada PT MTI selaku pemenang tender proyek satelit monitor. Arie meminta jatah 7,5 persen dari nilai proyek sebesar Rp222,4 miliar agar perusahaan milik Fahmi Darmawansyah, yakni PT Melati Technofo Indonesia, dimenangkan dalam kegiatan pengadaan monitoring satelit di Bakamla.

Diketahui, keikutsertaan perusahaan milik suami Inneke Koesherawati itu diawali kedatangan politisi PDI Perjuangan Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi dan Kepala Bakamla Arie Soedewo ke Kantor PT Merial Esa di Jalan Imam Bonjol, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Ali Fahmi menawarkan Fahmi Darmawansyah yang juga Direktur Utama PT Merial Esa untuk bermain proyek di Bakamla. Namun, Fahmi diminta untuk mengikuti arahan Ali Fahmi, dan memberikan fee sebesar 15 persen dari nilai pengadaan. Belakangan diketahui, Ali Fahmi merupakan staf khusus Arie Soedewo yang membidangi tentang perencanaan dan keuangan.(san)

Sumber: RMOL
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Ruben Onsu
Kembali Tuai Pujian
Selasa, 17 Oktober 2017 - 11:03 wib

Pemko Gerah Pasar Kaget Marak
Selasa, 17 Oktober 2017 - 11:00 wib

Berjuang Jadi Janda
Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:55 wib

Sampah Rajawali Tak Ada Solusi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:52 wib

Menjaga Jalur Hijau
Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:48 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Korban Banjir Terbantu dengan Perhatian Pemkab
Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:44 wib

SKTM Digunakan untuk Memperoleh Bantuan
Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:40 wib

IRT Dihipnotis Dua Pria
Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:37 wib
perawang
Pemcam Tualang Rakor Hadapi Pilkampung
Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:35 wib
SIAK
Bupati Lepas Keberangkatan Perwakilan Kwarcab
Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:34 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Ganti Rugi Jembatan Lubukjambi Belum Tuntas

Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:16 WIB

Deyu Minta Dikonfrontir dengan Nama-nama yang Disebutnya Aspidsus: Tersangka Ditetapkan karena Alat Bukti, Bukan Desakan
Bantu Ungkap Kejahatan, Registrasi Kartu Berbasis NIK Tuai Dukungan Polri
Densus Tipikor Ternyata Tak Miliki Kewenangan Baru

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 17:10 WIB

Pemerintah Disarakan Ambil Alih Mekanisme Ganti Rugi Korban First Travel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us