Wonderful Indonesia
DIKHAWATIRKAN MEMBAHAYAKAN ANAK
Sesalkan Bunuh Diri Live di Facebook, KPAI: Harus Ada Sistem agar...
Senin, 20 Maret 2017 - 18:33 WIB > Dibaca 371 kali Print | Komentar
Sesalkan Bunuh Diri Live di Facebook, KPAI: Harus Ada Sistem agar...
Suasana di pemakaman korban bunuh diri live di Facebook. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Seluruh netizen digegerkan oleh kasus bunuh diri yang disiarkan secara langsung di media sosial (medsos), Facebook. Aksi Pahinggar Indrawan, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan itu dikhawatirkan berdampak buruk bagi anak-anak. Menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), video yang sudah viral itu dikhawatirkan akan membahayakan bagi anak.

"KPAI menyesalkan kejadian bunuh diri dengan cara live di Facebook," ujar Wakil Ketua KPAI Susanto kepada JawaPos.com, Senin (20/3/2017).

Ditambahkannya, kejadian itu tindakan buruk sehingga jangan sampai ditiru oleh anak-anak. Pihaknya meminta Facebook dan media sosial lain untuk membangun sistem proteksi.

"Harus ada sistem agar kejadian seperti ini tak ter-record sehingga diketahui oleh publik termasuk anak," tutupnya.

Dia menyebut, meski sudah dihapus, tampaknya publik telah membagikan video ini ke banyak grup media sosial.

Menurutnya, cara ini tak mendidik. Lebih jauh, dia meminta kepada masyarakat luas agar tidak mudah membagikan informasi dan kejadian yang tak bermartabat.

"Karena dapat mereduksi semangat besar pembangunan karakter yang sedang menjadi perhatian bersama," tutupnya. (cr1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
WAKILI ASPIRASI WARGA
Usul Bentuk Fraksi di DPR, MUI Klaim Tak Berpolitik
Kamis, 26 April 2017 - 20:41 wib
TERUS DIGESA, TERJUNKAN TIM KHUSUS
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:32 wib
BERBEDA DENGAN KESAKSIAN ANAK BUAH
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Kamis, 26 April 2017 - 20:25 wib
TERKAIT PENYIRAMAN AIR KERAS
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:19 wib
KASUS SATELIT MONITORING
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Kamis, 26 April 2017 - 20:15 wib
PERNAH DIGUNAKAN SAAT TETAPKAN CALON KAPOLRI
Fahri: Usulan Hak Angket Bukan karena Kasus e-KTP
Kamis, 26 April 2017 - 20:05 wib
PILGUB DKI 2017
Anies Kenang Risma saat Syukuran Kemenangan
Kamis, 26 April 2017 - 20:01 wib
TERUS BERDATANGAN SEJAK KEMARIN
Kebanjiran Karangan Bunga, Ahok: Saya Foto Aja
Kamis, 26 April 2017 - 19:56 wib
LEWAT JALUR LAUT
Polisi Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba dari Cina
Kamis, 26 April 2017 - 19:47 wib
TERKAIT INPRES ERA MEGAWATI
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
Kamis, 26 April 2017 - 19:41 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Usul Bentuk Fraksi di DPR, MUI Klaim Tak Berpolitik
Kembali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa Habib Rizieq Cs
Kebanjiran Karangan Bunga, Ahok: Saya Foto Aja

Rabu, 26 April 2017 - 19:56 WIB

Beberapa Kriteria Pelanggaran PNS yang Berdampak Pemecatan
Lagi, Kapal Vitenam Curi Ikan di Perairan Indonesia
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini