Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Polisikan Andi Narogong, Mekeng: Bentuk Orangnya Saja Gak Tahu
Senin, 20 Maret 2017 - 17:39 WIB > Dibaca 339 kali Print | Komentar
Polisikan Andi Narogong, Mekeng: Bentuk Orangnya Saja Gak Tahu
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Uang korupsi e-KTP sebanyak USD 1,4 juta disebut ikut diterima anggota Komisi XI DPR, Melchias Marcus Mekeng.

Hal itu terkuak dari dakwaan Komisi Pemberantasan Korupsi yang disebutkan oleh Andi Narogong. Merasa difitnah, Mekeng pun memilih menempuh jalur hukum dengan mempolisikan Andi ke Bareskrim Polri.

Sebab, Mekeng mengaku sama sekali tak mengenal Andi Narogong, apalagi menerima uangnya. "Bentuk hidung dan kepalanya saja saya engga tahu. Bentuk orangnya saja gak tau," katanya di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Karena itu, dia menyatakan bahwa dirinya tidak menerima uang sebesar USD 1,4 juta seperti yang disebutkan di dalam surat dakwaan milik dua terdakwa korupsi e-KTP, yakni bekas pejabat pembuat komitmen e-KTP, Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman. "Narogong bilang kasih uang ke saya, tapi kan saya tidak terima. Pasti duitnya ada di Narogong, dia kasih ke siapa? Itu yang harus diungkap oleh penyidik di pengadilan nanti," tuturnya.

Mantan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR periode 2009-2014 melampirkan sejumlah alat bukti, yakni foto kopi surat dakwaan dan dua majakah yang memuat pemberitaan mengenai mega korupsi e-KTP. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
WAKILI ASPIRASI WARGA
Usul Bentuk Fraksi di DPR, MUI Klaim Tak Berpolitik
Kamis, 26 April 2017 - 20:41 wib
TERUS DIGESA, TERJUNKAN TIM KHUSUS
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:32 wib
BERBEDA DENGAN KESAKSIAN ANAK BUAH
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Kamis, 26 April 2017 - 20:25 wib
TERKAIT PENYIRAMAN AIR KERAS
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:19 wib
KASUS SATELIT MONITORING
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Kamis, 26 April 2017 - 20:15 wib
PERNAH DIGUNAKAN SAAT TETAPKAN CALON KAPOLRI
Fahri: Usulan Hak Angket Bukan karena Kasus e-KTP
Kamis, 26 April 2017 - 20:05 wib
PILGUB DKI 2017
Anies Kenang Risma saat Syukuran Kemenangan
Kamis, 26 April 2017 - 20:01 wib
TERUS BERDATANGAN SEJAK KEMARIN
Kebanjiran Karangan Bunga, Ahok: Saya Foto Aja
Kamis, 26 April 2017 - 19:56 wib
LEWAT JALUR LAUT
Polisi Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba dari Cina
Kamis, 26 April 2017 - 19:47 wib
TERKAIT INPRES ERA MEGAWATI
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
Kamis, 26 April 2017 - 19:41 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini