Wonderful Indonesia
BAGI MEREKA YANG DICURIGAI
Buat Paspor Baru Harus Deposit Rp25 Juta, Nusron: Kami Dukung
Senin, 20 Maret 2017 - 17:19 WIB > Dibaca 656 kali Print | Komentar
Buat Paspor Baru Harus Deposit Rp25 Juta, Nusron: Kami Dukung
Nusron Wahid. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mencegah TKI unprosedural atau ilegal, terutama ke Timur Tengah, mendapat dukungan dari Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid. Dia menyatakan hal itu menyikapi terbitnya Surat Edaran (SE) Bernomor IMI--0277.GR.02.06 Tahun 2017 tentang Pencegahan TKI Unprosedural yang mengatur adanya saldo tabungan minimal Rp25 juta bagi calon TKI.

"Kami mendukung keputusan dan kebijakannya Ditjen Imigrasi yang meminta deposit Rp25 juta bagi WNI yang mau urus paspor tapi dicurigai," ujarnya Nusron di Room Pers Istana Negara, Senin (20/3/2017).

Nusron menambahkan, pengertian dicurigai itu, seperti ada WNI yang mengaku mau ke luar negeri ingin menjadi turis tapi penampilannya tidak meyakinkan. "Dari tampang, yang sesungguhnya adalah mereka ngurus paspor untuk TKI. Kemudian menjadi tindak pidana perdagangan orang," jelasnya.

Terlebih, untuk negara tujuan Timur Tengah, kata dia lagi, meski sudah dilarang melalui kebijakan moratorium, tetap saja banyak yang berangkat melalui prosedur yang tidak benar. "Kan di Timur Tengah dilarang untuk menjadi TKI. Terutama menjadi pembantu rumah tangga. Tapi nyatanya masih banyak yang berangkat. Sebulan bisa sampai 1.000an," tuturnya.

Dia menyebut, kebanyakan WNI yang berangkat ke Timur Tengah untuk menjadi TKI, mengajukan visa untuk ziarah atau kunjungan. Maka, saat itulah diperlukan deposit Rp25 juta. "Ketika dia ziarah harus punya duit dong. Kami setuju dan mendukung kebijakan Ditjen Imgrasi 100 persen karena selama ini kami kesulitan mengidentifikasi antara ziarah dan yang sebetulnya bekerja secara unprosedural di sana," tuntasnya. (fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Polri Tak Mau Berangan-angan
Kamis Ini Novel Dijadwalkan Pulang, KPK Mohon Doa

Senin, 19 Februari 2018 - 17:00 WIB

4 Partai Baru Lolos Peserta Pemilu

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:45 WIB

PNS Tidak Netral Bermunculan

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:31 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini