Wonderful Indonesia
DIMINTA TIDAK MENGADILI SELISIH SUARA
Terkait Sidang Pilkada, PAN: Jangan MK Dibawa-bawa di Luar Aturan
Senin, 20 Maret 2017 - 16:56 WIB > Dibaca 286 kali Print | Komentar
Terkait Sidang Pilkada, PAN: Jangan MK Dibawa-bawa di Luar Aturan
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menurut anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Yandri Susanto, sebaiknya jangan sampai ada pihak-pihak yang mendorong Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai lembaga yang menyidangkan sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) bertindak di luar undang-undang. Saat ini, kata dia, banyak pihak termasuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang mendorong MK supaya tidak hanya mengadili selisih suara.

Namun, memeriksa persoalan lagi terkait pilkada. “Menurut kami jangan MK dibawa-bawa di luar aturan,” ujarnya kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Di dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, imbuhnya, ditegaskan bahwa tugas MK adalah mengadili persoalan selisih suara hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

Dia menyebut, pasal 158 UU 10/2016 juga mengatur soal permohonan pembatalan penetapan hasil penghitungan suara dengan mengajukan gugatan di MK. “Kami tidak ingin ada yang menarik tugas MK dengan memberikan saran untuk mengadili pidana pilkada lain,” tuturnya.

Di sisi lain, dia pun meyakini MK akan menggunakan UU 10/2016 sebagai acuan. Selain itu, ada pula peraturan MK. “Karena undang-undang disahkan DPR dan pemerintah maka tugas pidana pemilu sudah dialihkan ke polisi dan kejaksaan. Kita hormati MK dan biarkan MK bekerja sesuai prosedur yang ada,” tutup politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
WAKILI ASPIRASI WARGA
Usul Bentuk Fraksi di DPR, MUI Klaim Tak Berpolitik
Kamis, 26 April 2017 - 20:41 wib
TERUS DIGESA, TERJUNKAN TIM KHUSUS
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:32 wib
BERBEDA DENGAN KESAKSIAN ANAK BUAH
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Kamis, 26 April 2017 - 20:25 wib
TERKAIT PENYIRAMAN AIR KERAS
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:19 wib
KASUS SATELIT MONITORING
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Kamis, 26 April 2017 - 20:15 wib
PERNAH DIGUNAKAN SAAT TETAPKAN CALON KAPOLRI
Fahri: Usulan Hak Angket Bukan karena Kasus e-KTP
Kamis, 26 April 2017 - 20:05 wib
PILGUB DKI 2017
Anies Kenang Risma saat Syukuran Kemenangan
Kamis, 26 April 2017 - 20:01 wib
TERUS BERDATANGAN SEJAK KEMARIN
Kebanjiran Karangan Bunga, Ahok: Saya Foto Aja
Kamis, 26 April 2017 - 19:56 wib
LEWAT JALUR LAUT
Polisi Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba dari Cina
Kamis, 26 April 2017 - 19:47 wib
TERKAIT INPRES ERA MEGAWATI
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
Kamis, 26 April 2017 - 19:41 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Fahri: Usulan Hak Angket Bukan karena Kasus e-KTP

Rabu, 26 April 2017 - 20:05 WIB

Anies Kenang Risma saat Syukuran Kemenangan

Rabu, 26 April 2017 - 20:01 WIB

Sebelum Pencoblosan, Anies Dapat Informasi soal Kekalahan
Din Syamsuddin: Parpol Harus Bela Kepentingan Umat Islam
Bantah Hoax, Buni Yani Tegaskan Dirinya Tak Pernah Ditahan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini