Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TAK BERMAKSUD MENYERANG
Fahri: Kalau Agus Rerlibat, Mengundurkan Diri Saja
Senin, 20 Maret 2017 - 16:52 WIB > Dibaca 536 kali Print | Komentar
Fahri: Kalau Agus Rerlibat, Mengundurkan Diri Saja
Ketua KPK Agus Rahardjo. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Anggapan yang menyebutnya menyerang Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo lewat pengusulan hak angket terkait pengusutan proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), ditepis oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah.

Menurutnya, dirinya hanya mendorong Agus mundur dari KPK jika memang terlibat kasus e-KTP. Hal itu demi menghindari konflik kepentingan. “Tidak menyerang (Agus). Kalau Agus terlibat ya  mengundurkan diri saja,” ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).
               
Fahri menambahkan, tugas DPR juga mengawasi KPK. Maka dari itu, dia tidak setuju jika DPR menjalankan fungsi pengawasan justru dianggap menghambat tugas KPK. Dikatakannya, belum tentu KPK benar dalam bertindak.

“Yang mengawasi siapa kalau bukan DPR? Presiden saja diawasi (DPR),”  jelasnya.

Di samping itu, dikatakannya, langkahnya mendorong hak angket e-KTP juga bukan karena untuk membela anggota DPR yang terseret-seret kasus suap proyek di Kementerian Dalam Negeri itu.

“Bagaimana mau membela, kan dasarnya audit dan rapatnya terbuka. Tidak mungkin dibela,” tegasnya.

Surat dakwaan KPK, imbunya, sudah menyebut nama-nama yang diduga kecipratan uange-KTP. Padahal, hal itu belum tentu benar karena kasusnya terjadi tujuh tahun silam sehingga harus ada investigasi secara menyeluruh. “Kan harus diinvestigasi menyeluruh. Ini kan momentum perbaikan barang dan jasa karena  proyek pengadaan barang dan jasa terbesar di Kemendagri,” tutupnya. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
WAKILI ASPIRASI WARGA
Usul Bentuk Fraksi di DPR, MUI Klaim Tak Berpolitik
Kamis, 26 April 2017 - 20:41 wib
TERUS DIGESA, TERJUNKAN TIM KHUSUS
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:32 wib
BERBEDA DENGAN KESAKSIAN ANAK BUAH
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Kamis, 26 April 2017 - 20:25 wib
TERKAIT PENYIRAMAN AIR KERAS
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:19 wib
KASUS SATELIT MONITORING
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Kamis, 26 April 2017 - 20:15 wib
PERNAH DIGUNAKAN SAAT TETAPKAN CALON KAPOLRI
Fahri: Usulan Hak Angket Bukan karena Kasus e-KTP
Kamis, 26 April 2017 - 20:05 wib
PILGUB DKI 2017
Anies Kenang Risma saat Syukuran Kemenangan
Kamis, 26 April 2017 - 20:01 wib
TERUS BERDATANGAN SEJAK KEMARIN
Kebanjiran Karangan Bunga, Ahok: Saya Foto Aja
Kamis, 26 April 2017 - 19:56 wib
LEWAT JALUR LAUT
Polisi Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba dari Cina
Kamis, 26 April 2017 - 19:47 wib
TERKAIT INPRES ERA MEGAWATI
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
Kamis, 26 April 2017 - 19:41 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini