Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Senin, 20 Maret 2017 - 16:04 WIB > Dibaca 496 kali Print | Komentar
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Setya Novanto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dugaan pelanggaran etik terkait kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di DPR menjerat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto.

Diketahui, Novanto dilaporkan oleh tiga pihak pada masa reses lalu. Terakhir yang dilaporkan oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman. Akan tetapi, Novanto tetap santai.

Menurut Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), dirinya mempercayakan kepada proses perkara e-KTP yang kini tengah bergulir di pengadilan. "Ya kita kan, semuanya ada proses yang di pengadilan sedang berjalan, itu kami percayakan semuanya kepada pihak pengadilan yang semuanya sekarang ini sudah dilaksanakan," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Ditambahkannya, dirinya sangat menjunjung tinggi proses hukum. Novanto bahkan mengklaim mendukung adanya reformasi hukum. "Nah, tentu apa yang dilakukan di persidangan, semua kami harapkan tidak ada intervensi dari siapa pun dan tidak dijadikan polemik-polemik," ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, proses persidangan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Dia menghargai apa yang tengah berproses di pengadilan. Diberitakan sebelumnya, MKD menyatakan sudah menerima tiga laporan terkait dugaan pelanggaran etik Novanto berkaitan kasus e-KTP.

Semua laporan itu masuk pada masa reses kemarin. "Ada tiga laporan," ujar Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/3/2017).(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PEMAIN TERBAIK PIALA DUNIA ANTARKLUB
Modric: Ini Tahun Sempurna Madrid
Minggu, 17 Desember 2017 - 15:52 wib

Berharap Setnov “Bernyanyi”
Minggu, 17 Desember 2017 - 13:49 wib

Mega Minta Lima Persen APBN untuk Riset
Minggu, 17 Desember 2017 - 12:44 wib

Jutaan Massa Aksi Bela Palestina
Minggu, 17 Desember 2017 - 11:47 wib
10 Kabupaten Rusak Parah
Sehari, 3 Gempa Hantam Indonesia
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:53 wib

Jangan Pernah Menyerah
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:42 wib

Senja di Semenanjung Sungai Kampar
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:39 wib

Slank Banting Setir Jualan Kopi
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:37 wib
sheila majid
Boneka untuk Fans
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:36 wib
Rizal Armada
Kalau Jodoh, Mau Bagaimana?
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:35 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Berharap Setnov “Bernyanyi”

Minggu, 17 Desember 2017 - 13:49 WIB

Kasus Kondensat Masih Mentok di Kejaksaan

Minggu, 17 Desember 2017 - 10:51 WIB

Ada Politik "Belah Bambu" dalam Kasus Novanto, Ini Penjelasan Pengacara
Gawat, Status Tersangka e-KTP Mengancam Nyawa Setya Novanto
Hukuman 6 Tahun Bui Mulai Mengancam Dokter yang Hina Jokowi
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us