Wonderful Indonesia
SEBAGAI PENGGANTI JAKARTA
Studi Kelayakan Palangkaraya Jadi Ibukota Negara Akan Dibuka Kembali
Senin, 20 Maret 2017 - 15:44 WIB > Dibaca 632 kali Print | Komentar
Studi Kelayakan Palangkaraya Jadi Ibukota Negara Akan Dibuka Kembali
Kota Palangkaraya. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah menanggapi serius menghangatnya wacana memindahkan ibu kota negara ke Palangkaraya. Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, hal itu bisa membuka kembali studi yang telah dilakukan terkait kelayakan Palangkaraya sebagai pengganti Jakarta.

Jika benar-benar layak, bukan tidak mungkin pemindahan ibu kota dilaksanakan. Kepada JawaPos.com di kantor Kemenko Polhukam, Senin (20/3/2017), dia mengaku sedang mencari hasil hasil kajian yang dilakukan oleh tim ahli mengenai wacana itu.

Dia perlu mendapatkan dokumen itu karena wacana pemindahan ibu kota kembali menghangat. ’’Kami akan membuka lagi studi-studi mengenai itu. Akan kami pelajari,’’ katanya.

Dia menyebut, dulu sebenarnya sudah ada studi terkait rencana tersebut. Akan tetapi, dia meminta waktu untuk mencari karena saat ini belum ditemukan. ’’Masih kami cari. Karena sudah diperdebatkan, mau kami cari sekarang,’’ tuturnya.

Adapun Palangkaraya disebut-sebut layak menjadi pengganti Jakarta karena minim potensi bahaya, di antaranya jauh dari kawasan ring of fire yang melewati Jawa. Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengaku telah menyiapkan lahan seluas 500 ribu hektare (ha) untuk memfasilitasi wacana pemindahan ibu kota Jakarta.

Menurutnya, lahan itu tersebar di tiga wilayah meliputi Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas. Sebagai informasi tambahan, sejarah negeri ini juga mencatat bahwa Presiden pertama Soekarno pada 1950-an sudah mewacanakan pemindahan kegiatan ibu kota ke Palangkaraya.

Kala itu, Bung Karno memperhitungkan jumlah penduduk Jakarta akan tumbuh tak terkendali, sehingga perlu alternatif pemindahan kegiatan pemerintahan pusat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Palangkaraya sendiri berasal dari kata Palangka dan Raya. Palangka artinya tempat suci, kudus, tempat berdoa. Sedangkan Raya berarti besar dan megah.

Jadi Palangkaraya dapat diartikan sebagai sebuah kota atau tempat suci yang mulia dan besar. Kota itu diresmikan pada 17 Juli 1957 yang ditandai dengan peresmian monumen ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah di Pahandut. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PENYIDIK ULANG PERTANYAAN LAMA
Kasus e-KTP, Akom Bersaksi untuk Dua Tersangka Sekaligus
Rabu, 22 November 2017 - 17:45 wib
ACARA NGUNDUH MANTU PUTRI PRESIDEN RI
Telkom Group Antisipasi Lonjakan Trafik Telekomunikasi
Rabu, 22 November 2017 - 17:35 wib
KIRIM SURAT TULISAN TANGAN
Novanto Minta Tak Dicopot dari Ketua DPR, Begini Kata Ketua MKD
Rabu, 22 November 2017 - 17:30 wib
TERKAIT REVISI
UU Ormas Belum Miliki Nomor Registrasi, Komitmen Pemerintah Dipertanyakan
Rabu, 22 November 2017 - 17:15 wib
TERKAIT PENISTAAN AGAMA
Simak! Begini Kata MUI soal Penghentian Kasus Viktor Laiksodat
Rabu, 22 November 2017 - 17:00 wib
TERKAIT MASALAH MEDIS
Ini Komentar PSSI soal Kematian Pesepakbola Amatir di Sumsel
Rabu, 22 November 2017 - 16:40 wib
PUBLIK MERESPONS NEGATIF
Setnov Tersangka e-KTP, Golkar: Hormati Proses Hukum
Rabu, 22 November 2017 - 16:30 wib
KESAKSIAN DOKTER RSKO
Sejak SMP, Ello Ternyata Sudah Kecanduan Ganja
Rabu, 22 November 2017 - 16:20 wib
HASIL PLENO DPP
GMPG Sebut Setya Novanto Kembali Menang atas Partai Golkar
Rabu, 22 November 2017 - 16:10 wib
KONTRAK TIDAK DIPERPANJANG
Tugas di Timnas U-19 Berakhir, Indra Sjafri: Selamat Berjuang
Rabu, 22 November 2017 - 16:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Saling Kenal dengan Terduga di Riau

Rabu, 22 November 2017 - 10:03 WIB

Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...

Selasa, 21 November 2017 - 21:00 WIB

Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Presiden Joko Widodo Pun Jadi Marga Siregar

Selasa, 21 November 2017 - 17:44 WIB

Resmi Sandang Marga Siregar, Ini Nama Terbaru Putri Jokowi
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us