Wonderful Indonesia
SEMPAT NAIK TINGGI BEBERAPA WAKTU LALU
Kritik Balik Kementan terhadap Pengamat Terkait Turunnya Harga Cabai
Senin, 20 Maret 2017 - 15:33 WIB > Dibaca 368 kali Print | Komentar
Kritik Balik Kementan terhadap Pengamat Terkait Turunnya Harga Cabai
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komoditas padi dan cabai mengalami penurunan yang signifikan. Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Hasil inspeksi Mentan Amran Sulaiman di Pulau Jawa, harga gabah petani berkisar Rp2.900 hingga Rp3.200/kg atau di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yang dipatok Rp3.700/kg.  Hal yang sama terjadi untuk komoditas cabai.

Adapun harga cabai rawit yang tinggi beberapa bulan lalu di semua pasar saat ini menurun. Di Pasar Induk Banyuwangi, harga tertinggi cabai rawit sebelumnya yang mencapai angka Rp135 ribu/kg, kini menjadi Rp110 kilogram. Demikian juga di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, harga cabai rawit merah mulai menunjukkan penurunan, yakni dari Rp 130.000/kg turun menjadi Rp 80.000/kg.

Menurut Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kemetan, Agung Hendriadi, penurunan harga ini sekaligus untuk membalikan kritik kepada para pengamat. Dikatakannya, mereka hanya fokus mengkritisi seputar data produksi dan harga yang melonjak. “Faktanya, ketika harga beras dan cabai naik, Kementan dihujani kritik ‘pedas’ dari para pengamat. Beberapa minggu lalu, harga beras di Jabodetabek dituding meningkat tajam, yakni Rp13.000 per kilogram,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Terkait harga beras, jelasnya, Kementan bersama dengan Kemendag dan Bulog selalu memonitor perkembangan harga beras di Pasar Induk Cipinang, per tanggal 6 Pebruari 2017, harga beras medium kualitas 3 varietas IR 64 di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Rp.7.500/kg. "Harga ini lebih murah dibandingkan dengan harga yang sama pada tahun sebelumnya," tuturnya.

Dia menerangkan, pasokan beras di PIBC cukup tersedia sehingga mampu mensuplai kebutuhan atau permintaan pasar-pasar yang ada di wilayah Jabodetabek. Sementara itu, harga beras saat ini sangat normal antara Rp7.500–Rp7.800/kg untuk kelas medium. "Berdasarkan kenyataan tersebut di atas, terlihat jelas pasokan dan harga beras di tingkat produsen sangat terkendali. Jadi harga Rp.13.000/kg tidak tepat karena tolok ukur harga untuk jabodetabek ada di PIBC," urainya.

“Sangat mengherankan, ketika saat ini harga gabah petani turun dan harga cabai anjlok, pengamat tidak hadir seolah tidak peduli. Tentunya ini tidak adil ketika yang dikritik hanya persoalan data terkait produksi dan harga naik. Harusnya pengamat hadir juga memberikan pendapat terkait harga gabah petani anjlok agar diserap sesuai HPP,” tuntasnya.(mam)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Tidak Ingin Asal Pecat Pegawai
PTN Ungkap Jumlah Dosen HTI
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:21 wib
OTOMOTIF
Agung Toyota SM Amin Promo Diskon hingga 50 Persen
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:18 wib
PEKANBARU
Wako-Sekko Akui Keracunan
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:15 wib
PEKANBARU
Rekomendasi Belum Keluar, Kim Teng Tidak Boleh Buka
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:10 wib

PT Hutahaean Sebut karena Okupasi
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:06 wib
KAB INDRAGIRI HULU
Perusahaan Harus Ikut Peduli Untuk Pencegahan Karhutla
Kamis, 27 Juli 2017 - 11:00 wib
POLITIK
Pengembalian SMA/SMK ke Pemko/Pemkab Kandas
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:59 wib
EKONOMI BISNIS
Redenominasi Dorong Daya Beli
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:55 wib
Perbarindo Riau Gelar Musda V
Pertumbuhan Bank Perkreditan Rakyat Tetap Dua Digit
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:53 wib

IKA Unand Targetkan Ribuan Alumni Hadiri Silatnas
Kamis, 27 Juli 2017 - 10:52 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Agung Toyota SM Amin Promo Diskon hingga 50 Persen
Redenominasi Dorong Daya Beli

Kamis, 27 Juli 2017 - 10:55 WIB

Pertumbuhan Bank Perkreditan Rakyat Tetap Dua Digit
Pemerintah Pastikan Izin Freeport Belum Diperpanjang
2030, Penyederhanaan Nilai Mata Uang Diterapkan Penuh
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us