Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS LOLY CANDY’S
DPR Minta Jaksa Beri Tuntutan Maksimal kepada Para Pelaku Pedofil
Senin, 20 Maret 2017 - 15:08 WIB > Dibaca 226 kali Print | Komentar
DPR Minta Jaksa Beri Tuntutan Maksimal kepada Para Pelaku Pedofil
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) geram terhadap praktik paedofil yang dilakukan melalui online grup Facebook Loly Candy’s yang menyasar korban anak-anak di usia 2-8 tahun.

Terkait hal itu, anggota Komisi X DPR, Reni Marlinawati meminta aparat penegak hukum menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yakni dengan Undang-undang tentang Pornografi dan Undang-undang tentang Perlindungan Anak. "Negara harus tegas dan tidak boleh lembek dalam melawan kejahatan ini," kata Reni lewat pesan singkat, Senin (20/3/2017).

Kemudian, dia juga mendorong secara khusus kepada jaksa agar membuat tuntutan maksimal kepada para pelaku pedofil. Hal yang sama juga kepada hakim, untuk memutus perkara ini dengan putusan yang adil dan berpihak pada korban. Reni memandang, hal Itu sesuai dengan komitmen pemerintah yang serius memberantas kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak.

"Dengan langkah ini, negara memberi pesan penting dalam melawan kejahatan ini," jelas Ketua Fraksi PPP itu.

Di sisi lain, dia berharap aparat penegak hukum beserta aparatur pemerintah, khususnya Menteri Komunikasi dan Informatika untuk mengawasi secara ketat media sosial. Terutama terkait aktivitas prostitusi maupun pornografi. Menurutnya, kesigapan pemerintah dalam memblokir terhadap media-media online yang dianggap menyebar paham radikal, semestinya juga berlaku terhadap terkait ini.

Sebab, pornografi dan prostitusi merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Di samping itu, kepada orang tua, pihak sekolah, serta lingkungan sekitar, kata dia, harus menjadi benteng paling ampuh untuk mengedukasi dan memroteksi anak-anak dari ancaman kejahatan seksual dan pornografi.

"Ketiga pilar tersebut memiliki peran penting dan mendasar untuk melawan kejahatan seksual khususnya kepada anak-anak," tandas legislator asal Jawa Barat ini. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
WAKILI ASPIRASI WARGA
Usul Bentuk Fraksi di DPR, MUI Klaim Tak Berpolitik
Kamis, 26 April 2017 - 20:41 wib
TERUS DIGESA, TERJUNKAN TIM KHUSUS
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:32 wib
BERBEDA DENGAN KESAKSIAN ANAK BUAH
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Kamis, 26 April 2017 - 20:25 wib
TERKAIT PENYIRAMAN AIR KERAS
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:19 wib
KASUS SATELIT MONITORING
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Kamis, 26 April 2017 - 20:15 wib
PERNAH DIGUNAKAN SAAT TETAPKAN CALON KAPOLRI
Fahri: Usulan Hak Angket Bukan karena Kasus e-KTP
Kamis, 26 April 2017 - 20:05 wib
PILGUB DKI 2017
Anies Kenang Risma saat Syukuran Kemenangan
Kamis, 26 April 2017 - 20:01 wib
TERUS BERDATANGAN SEJAK KEMARIN
Kebanjiran Karangan Bunga, Ahok: Saya Foto Aja
Kamis, 26 April 2017 - 19:56 wib
LEWAT JALUR LAUT
Polisi Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba dari Cina
Kamis, 26 April 2017 - 19:47 wib
TERKAIT INPRES ERA MEGAWATI
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
Kamis, 26 April 2017 - 19:41 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini