Wonderful Indonesia
WUJUD KOMITMEN TURUT TINGKATKAN SDM
Telkomsel Luncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pendidikan
Senin, 20 Maret 2017 - 12:13 WIB > Dibaca 588 kali Print | Komentar
Telkomsel Luncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pendidikan
Staf Ahli Bidang Ekonmi, Keuangan dan Pembangunan Ir Choiria Pandarita MM bersama Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan ke Booth TCASH Telkomsel diacara launching Aplikasi Sistem Informasi Pendidikan (SISKA)
JAMBI (RIAUPOS.CO) - Telkomsel mendukung penuh peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui penerapan layanan digital pada siswa sekolah. Tingginya pengguna layanan digital pada kalangan siswa mendorong Telkomsel untuk memanfaatkan aplikasi mobile digital untuk menunjang pendidikan.

Salah satunya adalah melalui penandatanganan kerjasama penerapan aplikasi digital antara Telkomsel dengan SMA Kebangsaan Kalianda dan juga SMA Negeri 10 Jambi. Kerjasama ini akan memberikan pelayanan akademis bagi siswa dengan berbasis aplikasi. Penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pendidikan (SISKA) akan digunakan pada siswa pada lingkungan sekolah.

Executive Vice President Area Sumatera Telkomsel Paulus Djatmiko mengatakan,”Kerjasama ini merupakan salah satu wujud dari komitmen Telkomsel untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia melalui penerapan teknologi digital. Sehingga diharapkan dengan hadirnya system informasi berbasis aplikasi dapat membantu orang tua dan guru untuk lebih mudah dalam memantau aktivitas siswa pada lingkungan sekolah”.

Banyak sekali fitur yang tersedia pada aplikasi SISKA mulai dari absensi kehadiran siswa menggunakan TAP TCASH. Siswa cukup melakukan TAP menggunakan ponsel yang sudah memiliki stiker TCASH TAP pada mesin absensi dan informasi kehadiran siswa akan tercatat di sistem serta akan terkirim ke orang tua dan guru.

Selain itu para siswa juga dapat memperoleh beragam informasi pendidikan mulai dari jadwal ujian, nilai ujian, kegiatan sekolah, hingga informasi tentang mata pelajaran. Selain itu aplikasi SISKA juga sudah dilengkapi dengan panic button.  Fitur ini dapat digunakan siswa untuk memberikan informasi darurat kepada guru dan orang tua saat anak mengalami tindakan kekerasan atau bullying di sekolah.

Diharapkan dengan kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi para siswa untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan akademis di SMA Kebangsaan Kalianda dan SMA Negeri 10 Jambi.

Sebagai informasi saat ini jumlah pelanggan Telkomsel di region Sumbagsel mencapai lebih dari 15 juta pelanggan dimana lebih dari 40 persennya merupakan pelanggan data. Pelanggan tersebut dilayani oleh lebih dari 10 ribu BTS dimana lebih dari 30 persennya merupakan BTS 3G/4G.(fas)

 

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Launching Perisai
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
 BPJS TK Launching Perisai

Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:49 WIB

Promo Besar-besaran

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:34 WIB

PT Agung Toyota Automall Berikan Paket Hoki

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:10 WIB

Asnidar Raih Mobil dari Telkomsel

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:03 WIB

Indomaret Berbagi untuk Korban Kebakaran

Sabtu, 24 Februari 2018 - 10:55 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us