Tak Replanting, Produksi Turun
Senin, 20 Maret 2017 - 09:45 WIB > Dibaca 180 kali Print | Komentar
Berita Terkait



MEMPURA (RIAUPOS.CO)- Kondisi perkebunan kelapa sawit masyarakat jadi kekhawatiran pemkab. Betapa tidak, kondisinya dari empat kecamatan, Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Koto Gasib dan Dayun, terdapat 14 ribu hektare yang harus diremajakan.

“Kalau tak diremajakan, maka produktivitasnya menurun terus,” kata Bupati Siak Syamsuar, baru-baru ini.

Sementara kalau diremajakan, petani khawatir akan kehilangan pendapatan. Dalam berbagai kesempatan, ia sendiri telah meyakinkan warga akan usaha sampingan, seperti ternak, maupun pertanian.  Namun, lagi-lagi keraguan menyelimuti petani, sebab mereka akan terlilit utang dan bunga pinjaman yang terkadang tak sesuai dengn pendapatan.  Selain itu, perusahaan yang hendak bermitra dengan petani dan membantu petani saat peremajaan menolak untuk menjadi avalis. Sebab tak sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Lebih baik mereka membeli buah dari petani,” katanya.

Dalam kondisi ini, Syamsuar mengakui hal ini jadi kecemsaan, di mana suatu saat nanti hasil produksi menurun.  Dampak akhirnya, yang jadi kekhawatiran, petani  mengambil jalan pintas, dengan menjual  lahan. Kalau sudah begini, tentu aset sudah berpaling ke orang lain. Lahan sumber pendapatan tak ada lagi, dampaknya muncul kemiskinan baru.

“Ini yang tak kami kehendaki,” katanya.

Tentunya dari sekarang semua kita harus mempersiapkan diri. Petani yang ada jangan mengandalkan satu komoditi.  Saat ini sawit  memang jadi tren, nanti kalau sewaktu-waktu harganya anjlok, bisa-bisa berdampak serius bagi petani.  Kemampuan kita bertani tak kalah dengan petani lain. Orang bisa kenapa kita tidak. Intinya tadi adalah kemauan. Kita sudah diberikan akal, kemampuan fisik tentunya harus mensyukuri dan memanfaatkan. Tinggal lagi kemauan dan kerja keras.

“Karena itu, dari sekarang, mulailah pemaanfaatan terhadap lahan-lahan telantar berbuat seperti hadapi peremajaan sawit,” katanya.(aal)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
AKIBAT MELAWAN PETUGAS
Densus 88 Tembak Mati Teroris di Cilegon, Ternyata Perannya...
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:42 wib
ENGLISH PREMIER LEAGUE
Wenger Pergi, Arsenal Kehilangan Identitas
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:37 wib
WARGA SALING MENOLONG USAI KEJADIAN
Saksi Teror London: Orang-orang Terbang di Udara setelah Ditabrak
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:32 wib
MELAWAN SAAT PENANGKAPAN
Dua Bandar Narkoba Ditembak Mati Bareskrim dan Polda Sumut
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:25 wib
KASUS PENCEMARAN NAMA BAIK
Terkait Kasus Sandiaga, Polisi Sebut Masyarakat Boleh Saling Lapor
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:18 wib
TERKAIT BANTAHAN DARI MIRYAM
Kubu Terdakwa E-KTP Minta Saksi Dikonfrontir soal Penerimaan Uang
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:06 wib
RUU MASIH DALAM PEMBAHASAN
Saran Fadli Zon Terkait Masa Jabatan Anggota KPU dan Bawaslu saat Ini
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:02 wib
PILGUB DKI 2017
Bantah Gelar Kampanye, Ahok Sebut Jenguk Timses
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:57 wib
JELANG PUTARAN KEDUA
Tito Bandingkan Polisi Belanda dan Indonesia Terkait Pilgub DKI
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:52 wib
TERKAIT NAMANYA YANG DISEBUT DI PERSIDANGAN
Fahri Hamzah Sebut KPK Langgar UU Pajak
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:48 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Global Bangunan Diskon Hingga 70 Persen dan Hadiah Langsung
Takut Ditertibkan, Pedagang Tinggalkan Pasar Bintang
Petani Tiga Kabupaten Siap Kembangkan Jenis Jambu Madu dan Kristal
Duta Eka Hospital Edukasi Cuci Tangan

Kamis, 23 Maret 2017 - 09:53 WIB

Honda CMX500 Rebel Ekspresi Gaya Hidup

Kamis, 23 Maret 2017 - 09:49 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us