Wonderful Indonesia
PAMERKAN BUKTI FOTO UDARA
Pentagon Bantah Membom Masjid dan Tewaskan 42 Jamaah
Sabtu, 18 Maret 2017 - 17:48 WIB > Dibaca 704 kali Print | Komentar
Pentagon Bantah Membom Masjid dan Tewaskan 42 Jamaah
ALEPPO (RIAUPOS.CO) – Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) buru-buru mengeluarkan bantahan bahwa serangan udara yang dilancarkan di Aleppo, Suriah menghantam masjid dan menewaskan puluhan jamaah yang sedang salat Isya.

Dalam rilis resminya yang dikeluarkan Jumat, Pentagon menyatakan, sebuah  serangan udara AS di Suriah utara tidak menyasar  masjid, melainkan sebuah gedung di dekatnya dengan "puluhan" anggota Al-Qaeda di dalamnya.

Pentagon juga mengatakan telah  memublikasikan foto setelah serangan itu.

Pengamat  Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris  sebelumnya mengatakan pesawat tempur sekutu telah menargetkan masjid di provinsi Aleppo saat salat Isya, menewaskan 42 orang.

"Masjid ini masih berdiri dan relatif tanpa kerusakan," kata juru bicara Pentagon Kapten Angkatan Laut Jeff Davis.

"Bangunan yang kami targetkan berdekatan dan serangan itu jelas menghantam  sasaran yang dituju," tambahnya.

Pentagon menyertakan foto udara dengan format hitam-putih yang menggambarkan apa yang tampaknya merupakan sebuah masjid dengan atap yang datar.

Davis tidak mengatakan apa tujuan serangan yang menghancurkan bangunan tersebut dan sama sekali tidak mengincar masjid yang terletak di desa Al-Jineh itu.

Pentagon sendiri juga menafikan adanya korban sipil akibat serangan udara itu, namun Davis mengatakan "beberapa teroris" tewas ketika saat itu ada pertemuan "puluhan" tokoh pimpinan Al-Qaeda di gedung  yang diserang.

Ketua Pengamat Suriah untuk HAM  yang berbasis di Inggris mengatakan bahwa selain dari 42 orang tewas, lebih dari 100 orang terluka dan banyak lagi yang terperangkap di bawah reruntuhan.

Petugas penyelamat berjuang untuk mengeluarkan  korban dari puing-puing, dan puluhan warga masih belum ditemukan, kata Pengamat.

Abu Muhammad, seorang warga desa, mengatakan kepada AFP bahwa ia "mendengar ledakan kuat ketika masjid dibom lewat serangan udara. Itu terjadi tepat setelah  usai salat, pada saat di mana ada ceramah agama untuk jamaah pria yang adai di dalam masjid. "

Seorang wartawan AFP di tempat kejadian mengatakan tim penyelamat sebelumnya meninggalkan lokasi reruntuhan tapi  harus kembali lagi ke lokasi  ketika mereka mendengar  suara mengerang yang  datang dari puing-puing bangunan yang dibom.(alarabiya/zar)    

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
WAKILI ASPIRASI WARGA
Usul Bentuk Fraksi di DPR, MUI Klaim Tak Berpolitik
Kamis, 26 April 2017 - 20:41 wib
TERUS DIGESA, TERJUNKAN TIM KHUSUS
Penjelasan Wakapolri Terkait Pengungkapan Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:32 wib
BERBEDA DENGAN KESAKSIAN ANAK BUAH
Soal Proyek Satelit Monitoring, Kepala Bakamla Bantah Minta Fee
Kamis, 26 April 2017 - 20:25 wib
TERKAIT PENYIRAMAN AIR KERAS
Polisi Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Novel Baswedan
Kamis, 26 April 2017 - 20:19 wib
KASUS SATELIT MONITORING
Akui Kenal, Kepala Bakamla Sempat Kunjungi Rumah Fahmi
Kamis, 26 April 2017 - 20:15 wib
PERNAH DIGUNAKAN SAAT TETAPKAN CALON KAPOLRI
Fahri: Usulan Hak Angket Bukan karena Kasus e-KTP
Kamis, 26 April 2017 - 20:05 wib
PILGUB DKI 2017
Anies Kenang Risma saat Syukuran Kemenangan
Kamis, 26 April 2017 - 20:01 wib
TERUS BERDATANGAN SEJAK KEMARIN
Kebanjiran Karangan Bunga, Ahok: Saya Foto Aja
Kamis, 26 April 2017 - 19:56 wib
LEWAT JALUR LAUT
Polisi Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba dari Cina
Kamis, 26 April 2017 - 19:47 wib
TERKAIT INPRES ERA MEGAWATI
Jokowi soal Kasus BLBI: Bedakan Kebijakan dan Pelaksanaan
Kamis, 26 April 2017 - 19:41 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Korut Janjikan Tentara AS Hujan Api dan Banjir Darah
 Cina Larang Nama Religius untuk Bayi Muslim

Rabu, 26 April 2017 - 17:35 WIB

Kem Diserbu, Tiga WNI, Seorang Malaysia Tewas

Rabu, 26 April 2017 - 17:33 WIB

Pakai Ponsel, Rekam Sendiri Pembedahannya

Rabu, 26 April 2017 - 17:30 WIB

 Gugus Tempur AS Latihan  Bersama AL Jepang

Rabu, 26 April 2017 - 14:19 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini