Wonderful Indonesia
TERSANGKUT KASUS E-KTP
Proyek Andi Narogong Dibatalkan Polri, Ini Kata IPW
Sabtu, 18 Maret 2017 - 17:15 WIB > Dibaca 782 kali Print | Komentar
Proyek Andi Narogong Dibatalkan Polri, Ini Kata IPW
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mabes Polri sudah membatalkan semua keterlibatan pengusaha Andi Narogong dalam proyek Polri. Hal itu mendapat apresiasi dari Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Pengusaha yang terlibat dalam kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) saat ini tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). IPW menilai, sebelum dibatalkan, Andi mendapatkan enam proyek besar di Polri.

Jumlahnya, Rp600 miliar. Salah satunya adalah proyek mobile automated multimodal biometric identification system (Mambis), yakni teknologi pengungkapan identitas melalui sidik jari di 13 provinsi. Akan tetapi, lantaran Andi Narogong terlibat kasus korupsi e-KTP yang tengah ditangani KPK, Polri pun langsung membatalkannya. “Pembatalan semua proyek yang akan ditangani Andi Narogong itu disampaikan Wakapolri Komjen Syafruddin kepada IPW melalui telepon,” ujarnya, Sabtu (18/3/2017).

Menurut Neta, keputusan pembatalan itu karena terjadi kontroversial, mengingat keterlibatan Andi Narogong dalam kasus dugaan e-KTP yang tengah ditangani KPK. IPW memberi apresiasi pada sikap cepat dan tanggap pimpinan Polri dalam membatalkan proyek pengadaan yang melibatkan Andi Narogong ini. Ke depan, Polri diharapkan bersikap selektif dalam proyek pengadaannya.

Pasalnya, sebagian besar proyek pengadaan di Polri berdimensi strategis. Ke depan, Polri memang harus memperkuat institusinya dengan teknologi baru agar bisa mendukung kinerja aparaturnya di lapangan dengan maksimal. Hal itu karena rasio kepolisian yang membandingkan jumlah polisi dengan jumlah masyarakat semata, sudah tidak rasional lagi dan harus ditambah serta didukung dengan keberadaan teknologi tinggi yang dimiliki kepolisian. “Sehingga Polri bisa maksimal dalam menjaga keamanan masyarakat,” tuturnya.

Dikatakannya, keberadaan teknologi Mambis atau memperbanyak CCTV di kota-kota besar, dan call center adalah kebutuhan mendesak agar Polri bisa menerapkan quick respon dalam melakukan deteksi dan antisipasi dini. “Namun dalam pengadaan teknologi tinggi ini Polri jangan melibatkan pengusaha bermasalah, seperti Andi Narogong yang sedang berurusan dengan KPK,” tutupnya. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Nazaruddin Benarkan Ancaman Gamawan Fauzi kepada Andi Narogong
Senin, 20 November 2017 - 20:45 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan
Senin, 20 November 2017 - 20:30 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 20:20 wib
RESMI DITAHAN KPK
Golkar Tarik Setya Novanto dari Kursi Ketua DPR di Rapat Pleno
Senin, 20 November 2017 - 20:10 wib
AKUI KETERLIBATAN DALAM PROYEK E-KTP
Bersiaplah! Jika Setnov "Bernyanyi", Jagat Politik Nasional Berguncang
Senin, 20 November 2017 - 20:00 wib
SEBELUM DITAHAN KPK
Bicara dengan Idrus, Setya Novanto Siap Lepaskan Semua Jabatan
Senin, 20 November 2017 - 19:40 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Begini Jawaban Nazaruddin saat Ditanya soal Pembagian Uang Korupsi e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 19:30 wib
RESMI DITAHAN KPK
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:20 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ternyata, Ini Alasan KPK Berani Jebloskan Setnov ke Tahanan
Senin, 20 November 2017 - 19:10 wib
HILMAN LUPA KECEPATAN MOBIL
Polisi Minta Keterangan Toyota untuk Usut Kecelakaan Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Polisi Minta Keterangan Toyota untuk Usut Kecelakaan Setya Novanto
Bebaskan Sandera KKB, TNI-Polri Tuai Pujian Jokowi

Senin, 20 November 2017 - 17:30 WIB

Soal Perlindungan, Jokowi Minta Setnov Jalani Proses Hukum
Kata Kalpolri, Syarat untuk Kuasai Dunia Bukan Militer, melainkan...
Sempat Ingin Menghadap Presiden

Senin, 20 November 2017 - 11:59 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us