Wonderful Indonesia
DIREKAM MENJELANG KEMATIAN
Live di Facebook, Begini Kisah Sedih dari Pria yang Gantung Diri di Jagakarsa
Sabtu, 18 Maret 2017 - 16:53 WIB > Dibaca 1389 kali Print | Komentar
Live di Facebook, Begini Kisah Sedih dari Pria yang Gantung Diri di Jagakarsa
Indra bunuh diri live di Facebook. (POJOK SATU)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kehebohan lahir pada akhir Oktober 2016 lalu saat seorang pria bernama Roengkhetkan Saharat asal Thailand nekat mengakhiri hidup dengan menembak kepala sendiri. Pria 22 tahun itu menyiarkan aksinya itu secara live di Facebook.

Tak berselang lama, aksi serupa terjadi di Jakarta. Jumat (17/3/2017), aksi bunuh diri itu dilakukan Pahinggar Indrawan (36) yang tinggal di Jalan Kemenyan Nomor 5, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dua video merekam saat-saat menjelang bunuh diri itu.

Kedua video itu berisi curhat tentang kondisi rumah tangganya. Total durasi video 1 jam 45 menit 5 detik. Menurut Kapolsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kompol Prayitno, Pahinggar nekat mengakhiri hidup karena terbakar api cemburu kepada istrinya, Dina Febriyanti (33).  Diduga, si istri dekat dengan seorang pria.

Prahara rumah tangga pria kelahiran Kota Solo, Jawa Tengah, itu sempat memicu cekcok pada Jumat dinihari. "Sekitar pukul 04.00, keduanya sempat bertengkar," katanya, kemarin (17/3/2017).

Sekitar pukul 08.00, keduanya memutuskan mencari solusi dengan mendatangi Muhammad Shidiq, ketua RT setempat. Shidiq mengatakan, amarah Pahinggar dan Dina bisa diredam pagi itu. Akan tetapi, rupanya Pahinggar masih menyimpan perselisihan tersebut di dalam hati.

Pukul 13.00, anak kedua Pahinggar, Adinda Ayu Zahra, 15, mendatangi rumah Shidiq. Adinda menceritakan kondisi ayahnya yang terus murung. Keduanya lantas kembali ke rumah. Namun, sesampai di rumah, Shidiq dan Adinda dikejutkan dengan kondisi Pahinggar yang telah menggantung.

Dia berada di ruang tamu. Saat kejadian, sang istri tidak ada di rumah. Hanya ada Adinda dan korban. "Pak RT dan si anak langsung melapor ke Polsek Jagakarsa," ujarnya.

Lantas, Pahinggar dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan. Prayitno menambahkan, berdasar penyelidikan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. "Namun, nanti didalami kembali dalam penyidikan. Kami akan segera memeriksa saksi-saksi," tuturnya.

Dari TKP, polisi mengamankan tambang biru dengan panjang sekitar 10 meter serta handphone (HP) merek Oppo tipe A 37F warna gold. Diduga, HP tersebut digunakan untuk merekam detik-detik sebelum Pahinggar mengembuskan nyawa terakhir. Video bunuh diri itu kemarin langsung viral dan menyebar luas di masyarakat, termasuk di YouTube.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan meminta publik untuk tidak menyebarkan video aksi tersebut. "Konten seperti itu tidak boleh disebar," tegasnya. (sam/c10/owi)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Kabupaten Indragiri Hilir
Tingkatkan Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah
Selasa, 26 September 2017 - 12:26 wib

RTRW Disahkan, Investor Silakan Masuk
Selasa, 26 September 2017 - 12:22 wib

Gubri Dorong UMKM Penopang Ekonomi Masyarakat
Selasa, 26 September 2017 - 12:18 wib

Meteran BBM SPBU Data Besaran Pajak Progresif
Selasa, 26 September 2017 - 12:17 wib
ASTARI ASLAM
Tambah Ilmu dengan Baca Buku
Selasa, 26 September 2017 - 12:12 wib

Selasa, 26 September 2017 - 12:02 wib

Korupsi Penerangan Jalan, Kejati Tetapkan 4 Tersangka
Selasa, 26 September 2017 - 11:59 wib
DBL Riau Series 2017
SMAN 12 Lakukan Persiapan Penuh
Selasa, 26 September 2017 - 11:53 wib

Rawat bak Anak Sendiri
Selasa, 26 September 2017 - 11:44 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru

Selasa, 26 September 2017 - 12:02 WIB

Soal Pembubaran Seminar di LBH, Ini Aspirasi dari Perwakilan Ormas
Ini Klarifikasi MUI soal Pesan Berantai 70 Ustaz yang Perlu Diwaspadai
Penayangan Film G30S/PKI Terancam Batal jika Simpatisan PKI Bergerak
BIN Tak Perlu Izin Presiden Terkait Pembelian Senjata, Ini Alasan Polri
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us