Wonderful Indonesia
Konsep Marque Player Murni Ide Exco PSSI
Sabtu, 18 Maret 2017 - 11:32 WIB > Dibaca 482 kali Print | Komentar
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Keputusan penggunaan pemain marque player di Liga 1 musim baru nanti terkesan mendadak. Sebab, sebelumnya PSSI tidak memiliki rencana untuk menggunakan konsep penggunaan satu pemain bintang dunia dalam kompetisi kasta tertinggi itu. Terlebih lagi, konsep tersebut muncul setelah Persib Bandung resmi menggaet Michael Essien, mantan bintang Chelsea.

Tak pelak, sejumlah wacana liar pun berkembang bahwa, kebijakan penggunaan marque player itu hanya strategi dari para elit Persib untuk menguntungkan mereka. Apalagi, di operator PT Liga Indonesia Baru saat ini, sejumlah elit Maung Bandung, julukan Persib seperti Glenn Sugita mendapat posisi penting sebagai komisaris utama.

Namun, belakang, wacana liar tersebut mendapat bantahan dari para elit PSSI sendiri. Yunus Nusi, Ketua Executive Committe (Exco) PSSI mengatakan, konsep penggunaan marque player tersebut bersumber dari mereka. “Dan, kami sudah memutuskannya dalam rapat Exco sebelum Michael Essien bergabung dengan Persib,” kata Nusi.

Alasan pria yang juga Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur itu, kebijakan penggunaan marque player tersebut semata-mata bertujuan untuk meningkatkan market sepakbola Tanah Air. “Karena dari hasil kajian kami, dengan adanya para mantan pemain dunia di kompetisi tanah air, maka secara otomatis juga akan meningkatkan kualitas kompetisi Tanah Air,” ujar dia.

Namun, lanjut Nusi, indikator seorang pemain bisa disebut sebagai marque player tersebut, tidak seperti yang berkembang belakangan ini. Memang, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi sebelumnya menyebutkan bahwa, syarat seorang pemain mendapat status marque player tersebut adalah pernah tampil di Piala Dunia tiga kali terakhir.

Nah, menurut Nusi, Syarat marque player versi Exco PSSI, adalah seorang pemain minimal pernah tampil di Piala Dunia. “Artinya, tidak perlu sampai tiga kali tampil, apalagi sampai harus tiga kali beruntun dalam piala dunia terakhir. Karena tidak banyak pemain di dunia ini yang bisa memenuhi syarat tiga kali turun di Piala Dunia,” ujar Nusi.(ben/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

CSR, Whiz Hotel Santuni Panti Asuhan
Sabtu, 23 Juni 2017 - 15:38 wib
ERATKAN SILATURAHMI JELANG IDUL FITRI
Novotel Undang Warga Sekitar dan Anak Yatim Piatu Buka Puasa Bersama
Sabtu, 23 Juni 2017 - 14:49 wib
Edy Langsung Jadi Petugas Mengatur Kendaraan
Melancarkan Arus Mudik, Polisi Berjaga di Garuda Sakti
Sabtu, 23 Juni 2017 - 13:37 wib
Polresta Pekanbaru Kembali Suguhkan Opor Sahur
Jalin Kemitraan dengan Masyarakat
Sabtu, 23 Juni 2017 - 13:33 wib
Polisi Bersenjata Lengkap Berjaga di Pasar Ramayan
Jelang lebaran, Sat Sabhara Gencar Lakukan Patroli Premanisme
Sabtu, 23 Juni 2017 - 12:47 wib
TEMBILAHAN
Keberadaan Anak Yatim-Piatu Didata
Sabtu, 23 Juni 2017 - 09:08 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Tumbang di Tangan Lin Dan, Jonatan Susul Ginting

Kamis, 22 Juni 2017 - 20:35 WIB

Ketika Anthony Ginting Kalah karena Kesalahan Sendiri
Spanyol Melaju Euro U-21 2017 JAKARTA

Kamis, 22 Juni 2017 - 10:25 WIB

Torino Tertarik Datangkan Balotelli

Kamis, 22 Juni 2017 - 10:16 WIB

Bukan Pitbull Lagi, Tapi Garosky

Kamis, 22 Juni 2017 - 09:25 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini