Wonderful Indonesia
Konsep Marque Player Murni Ide Exco PSSI
Sabtu, 18 Maret 2017 - 11:32 WIB > Dibaca 593 kali Print | Komentar
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Keputusan penggunaan pemain marque player di Liga 1 musim baru nanti terkesan mendadak. Sebab, sebelumnya PSSI tidak memiliki rencana untuk menggunakan konsep penggunaan satu pemain bintang dunia dalam kompetisi kasta tertinggi itu. Terlebih lagi, konsep tersebut muncul setelah Persib Bandung resmi menggaet Michael Essien, mantan bintang Chelsea.

Tak pelak, sejumlah wacana liar pun berkembang bahwa, kebijakan penggunaan marque player itu hanya strategi dari para elit Persib untuk menguntungkan mereka. Apalagi, di operator PT Liga Indonesia Baru saat ini, sejumlah elit Maung Bandung, julukan Persib seperti Glenn Sugita mendapat posisi penting sebagai komisaris utama.

Namun, belakang, wacana liar tersebut mendapat bantahan dari para elit PSSI sendiri. Yunus Nusi, Ketua Executive Committe (Exco) PSSI mengatakan, konsep penggunaan marque player tersebut bersumber dari mereka. “Dan, kami sudah memutuskannya dalam rapat Exco sebelum Michael Essien bergabung dengan Persib,” kata Nusi.

Alasan pria yang juga Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur itu, kebijakan penggunaan marque player tersebut semata-mata bertujuan untuk meningkatkan market sepakbola Tanah Air. “Karena dari hasil kajian kami, dengan adanya para mantan pemain dunia di kompetisi tanah air, maka secara otomatis juga akan meningkatkan kualitas kompetisi Tanah Air,” ujar dia.

Namun, lanjut Nusi, indikator seorang pemain bisa disebut sebagai marque player tersebut, tidak seperti yang berkembang belakangan ini. Memang, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi sebelumnya menyebutkan bahwa, syarat seorang pemain mendapat status marque player tersebut adalah pernah tampil di Piala Dunia tiga kali terakhir.

Nah, menurut Nusi, Syarat marque player versi Exco PSSI, adalah seorang pemain minimal pernah tampil di Piala Dunia. “Artinya, tidak perlu sampai tiga kali tampil, apalagi sampai harus tiga kali beruntun dalam piala dunia terakhir. Karena tidak banyak pemain di dunia ini yang bisa memenuhi syarat tiga kali turun di Piala Dunia,” ujar Nusi.(ben/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Kontrak Pelatih Timnas U-16 Resmi Diperpanjang PSSI

Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:50 WIB

Hasil Liga Champions Grup A hingga D, PSG Sempurna

Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:40 WIB

Satu Lagi, Kampanye Honda untuk Kawula Muda

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:18 WIB

Jonatan Christie ke Babak Kedua

Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:01 WIB

Liverpool Ukir Rekor

Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini