Wonderful Indonesia
KINI MENJADI KENYATAAN
Kader Golkar Sempat Khawatirkan Novanto saat Munaslub Bali
Jumat, 17 Maret 2017 - 17:35 WIB > Dibaca 334 kali Print | Komentar
Kader Golkar Sempat Khawatirkan Novanto saat Munaslub Bali
Ketua Umum Golkar Setya Novanto (tengah). (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketika pemilihan ketua umum Partai Golkar di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Bali, Mei 2016, Ahmad Doli Kurnia mengaku sempat memiliki kekhawatiran. Dia menyebut, kekhawatirannya itu kini terbukti.

Kader muda Partai Golkar ini menyatakan, saat itu, kriteria mutlak calon ketum partai berlambang beringin haruslah orang yang tidak punya potensi tersandung hukum. Akan tetapi, nama Ketum Golkar Setya Novanto dan sejumlah kader lainnya kini terseret dugaan korupsi proyek e-KTP.

Perkara yang telah bergulir di pengadilan tersebut, kata dia, berdampak kepada citra dan nama baik partainya. "Jadinya kan (Golkar) tersandera. Saya juga pernah mengatakan tidak perlu Setya Novanto kembali jadi ketua DPR, karena tidak baik untuk partai dan DPR," katanya, seperti diberitakan JPNN.com, Jumat (17/3/2017).

Dia menambahkan, untuk lembaga legislatif, terseretnya nama Novanto dalam kasus e-KTP pasti merusak citra DPR. Pasalnya, hampir setiap hari nama ketuanya menghiasi media massa. "Bagaimana kewibawaan DPR. Kemarin karena Papa Minta Saham (mundur), dipaksa naik lagi. Sekarang kalau terbukti lagi? Opini sudah terbangun bahwa keterlibatannya agak susah dibantah, tentu akan mengganggu citra DPR," jelasnya.

Oleh sebab itu, mantan ketua PPK Kosgoro ini menyerahkan keputusan kelembagaan dewan menyikapi persoalan yang dihadapi ketua DPR kepada fraksi-fraksi di Parlemen. Utamanya, kepada pihak-pihak yang mendukung Setya Novanto kembali memimpin legislatif. (fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Habib Rizieq Sebut Perang Hukum Telah Dimulai
Selasa, 29 Mei 2017 - 21:00 wib
TERBUKTI LAKUKAN UJARAN KEBENCIAN
Penulis Buku Jokowi Undercover Divonis 3 Tahun Penjara
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:50 wib
SOAL MASA KEPEMIMPINAN
Darmayanti Sebut Polemik DPD Dibuat-Buat agar Gaduh
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:45 wib
SEBUT HUKUMNYA WAJIB
Kampanyekan Bayar Zakat, Ketua MPR Kunjungi Baznas
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:35 wib
TERKAIT PEMBERIAN PREDIKAT WTP
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Kemendes
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:25 wib
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Kuasa Hukum Habib Rizieq Bentuk Tim Pembela Ulama
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:13 wib
SIDAK DI MAPOLRES JAKTIM
Saling Kenal, Fahri Bertemu Auditor BPK Terjerat OTT KPK
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:08 wib
KOMENTARI UNGGAHAN DIVISI MABES POLRI
Hina Kapolri di Instagram, Pria Madura Diciduk Polisi
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:03 wib
PERCEPAT REVISI UU
Presiden Ingin TNI Ikut Berantas Terorisme
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:58 wib
TERKAIT PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LEBARAN
CCTV Pelabuhan Harus Terintegrasi dengan Posko Dirjen Perhubungan Laut
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:53 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Darmayanti Sebut Polemik DPD Dibuat-Buat agar Gaduh
Presiden Ingin TNI Ikut Berantas Terorisme

Senin, 29 Mei 2017 - 19:58 WIB

Para Pendamping Jokowi di 2019 versi Charta Politika
Usul Kursi Pimpinan Wakil Rakyat Membengkak

Senin, 29 Mei 2017 - 10:44 WIB

KAHMI Jatim Ngabuburit Bareng Dahlan

Senin, 29 Mei 2017 - 10:04 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini