Wonderful Indonesia
SEKALIGUS JADI PUSAT PEMERINTAHAN
Jokowi Ingin Pindahkan Ibukota, Beginilah Tanggapan PNS Kementerian
Jumat, 17 Maret 2017 - 16:44 WIB > Dibaca 1316 kali Print | Komentar
Jokowi Ingin Pindahkan Ibukota, Beginilah Tanggapan PNS Kementerian
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ibukota Negara dikabarkan bakal pindah ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Hal itu sebagaimana keinginan dari Presiden Joko Widodo. Pusat pemerintahan negara pun nantinya terpusat di sana.

Termasuk kantor-kantor kementerian yang menjadi penunjang kerja kepala negara. Lantas, bagaimanakah reaksi pegawai negeri sipil (PNS) di kantor kementerian mendengar kabar tersebut? Siapkah mereka pindah lokasi kerja ke tempat dan suasana baru, jauh dari hiruk pikuk Jakarta?

Berikut wawancara JawaPos.com dengan beberapa PNS Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut Staff Humas Kementerian BUMN Binjai Edison, dirinya sangat siap jika tempat kerjanya di ibukota dipindahkan ke Palangkaraya. "Siap, kalau saya siap," katanya saat ditemui di kompleks Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017).

Palangkaraya, dalam pandangannya, merupakan daerah yang strategis, tidak rawan gempa dan bencana. Dia bahkan mengatakan, teman-temannya sejawat juga tak keberatan dengan rencana tersebut. "Teman-teman juga pada mau (kerja) ke sana," tuturnya.

Meski begitu, dia berharap agar pemerintah menyediakan tempat tinggal selepas meninggalkan Jakarta. "Ya, berharap dibangun perumahan untuk pegawai Kementerian BUMN. Dan yang pasti tempat tinggal dengan tempat kerja jangan jauh," ucapnya.

"Saya sudah beberapa kali ke Palangkaraya. Enak kok kotanya. Kalau pribadi setuju sih," tandasnya.

Berbeda dari Edison, seorang PNS yang terlihat berusia sekira 50 tahun-an mengaku enggan untuk pindah lokasi kerja di Palangkaraya. Alasannya, sudah memiliki kediaman yang layak dan keluarga di Jakarta. "Ya enggak siaplah. Rumahnya di sini. Cucu cicit semua di sini," tutur ibu yang tak ingin menyebutkan namanya tersebut.

Keengganan pindah itu pun dilandasi alasan lain, yakni kurangnya ketersediaan air bersih di Palangkaraya. "Enggak siaplah jauh begitu. Panas di sana. Di sana airnya juga ada kalaknya (belerang). Di sini sudah bagus. Ngapain jauh-jauh," jelasnya. (uya)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BAHAS KORUPSI LINTAS NEGARA
Lembaga Antikorupsi Malaysia Perkuat Kerja Sama dengan KPK
Rabu, 26 Juli 2017 - 21:00 wib
TERKAIT PT 20 PERSEN
Jika PAN Gabung Poros PD-Gerindra-PKS, Pilpres 2019 Dipastikan...
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:45 wib
RUMOR BURSA TRANSFER
City Akan Salip Madrid untuk Dapatkan Mbappe
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:17 wib
PERKARA DUGAAN SUAP
Saipul Jamil Tuding Panitera PN Jakarta Utara Tipu Pengacaranya
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:14 wib
BINA HUBUNGAN BAIK
Laporkan Perkembangan, PSSI Sambangi Kemenpora
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:10 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Simak! Inilah Pesan Novel Baswedan untuk Kapolri
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:59 wib
AJUKAN PERMOHONAN PENGUJIAN
Datangi MK, Persis Gugat Perppu Ormas
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:56 wib
BERAKHIR PADA 2021
Pemerintah Pastikan Izin Freeport Belum Diperpanjang
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:52 wib
PSSI KOORDINASI DENGAN PEMERINTAH
AFC Tunjuk Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala AFC U-19
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:47 wib
KANTORNYA DISEBUT JADI TEMPAT TRANSAKSI SUAP
Bantah Tudingan Yulianis, Elza Syarif Minta Dipanggil DPR
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:34 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Fadli Zon Tulis Puisi "Sajak Diktator Kecil", Begini Tanggapan Istana
Israel Larang Warga Palestina Salat, Ini Kata PBNU
Yakin IR64 Beras Subsidi, Ini Alasan Menteri Pertanian
Kemendagri: Tidak Ada Paksaan bagi Warga Ahmadiyah
Kapolri: Idham Azis Orang Lama

Rabu, 26 Juli 2017 - 16:36 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us