Wonderful Indonesia
SEBAGAI IBUKOTA REPUBLIK INDONESIA
Palangkaraya Dinilai Cocok Gantikan Jakarta, Ini Alasannya
Jumat, 17 Maret 2017 - 16:39 WIB > Dibaca 617 kali Print | Komentar
Palangkaraya Dinilai Cocok Gantikan Jakarta, Ini Alasannya
Suasana kota Palangkaraya. (DISPAREKRAF PALANGKARAYA)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kota yang dianggap paling tepat untuk menggantikan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara Republik Indonesia saat ini adalah Palangkaraya. Hal itu karena kota yang berada di Kalimantan Tengah itu memenuhi aspek untuk dijadikan pusat pemerintahan. Menurut anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan, dilihat dari aspek geografis, Palangkaraya yang merupakan hamparan datar, boleh dikatakan tanpa gunung dan perbukitan.

Kondisi itu, terangnya, sangat ideal untuk wilayah pengembangan dan penataan ruang. Di Palangkaraya, negara bisa sepenuhnya hadir untuk menjadikan pilot project tata ruang yang berkeindonesiaan. "Tuangkan ide, cita dan gagasan dalam membangun ruang daratan, bawah tanah, maupun udara yang akan menjadi blue print sekaligus contoh tata ruang Indonesia," katanya, seperti diberitakan JawaPos.com, Jumat (17/3/2017).

Dia menambahkan, di samping itu, Kota Palangkaraya berada di Pulau Tua yang tidak terkena ring of fire, tidak memiliki gunung api aktif, dan bukan daerah gempa. Karena itu, menurutnya, dapat dikatakan kota tersebut miskin ancaman kebencanaan, termasuk juga pengaruh kenaikan muka air laut, akibat pemanasan global. "Berbeda dengan Jakarta, sebaik apapun kita mengelola Jaarta, siapapun gubernurnya, akan menghadapi fenomena alam yang maha dahsyat," tuturnya.

Politikus PDIP itu menilai, dari aspek pertahanan, Palangkaraya memiliki daratan yang sangat luas. Hal itu ideal dan bagus sekali untuk menjadi buffer atau benteng pertahanan. Sementara itu, dari aspek Nawacita, yakni dengan membangun Indonesia dari pinggiran, Palangkaraya sangat cocok sekali untuk membumikan cita-cita pemerintahan Jokowi itu.

Arteria mengakui, lokasi daerah itu dekat dengan wilayah perbatasan darat Indonesia-Malaysia sehingga dapat menjadikan program pengembangan wilayah perbatasan menjadi optimal. Dia yakin apabila ibukota pindah ke Palangkaraya, seluruh garis batas dan titik terluar wilayah Indonesia akan menjadi etalase dan serambi muka sehingga tidak hanya entikong, semua titik akan menjadi pos lintas batas negara.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Melihat Aktivitas Bus Damri
Hari Pertama Satu Penumpang
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:18 wib
KAB INDRAGIRI HULU
Bersama Cegah Karhutla
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:15 wib
KAB INDRAGIRI HULU
12 Perusahaan Belum Tergabung dalam FP3I
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:13 wib
HUKUM & KRIMINAL
Sabu Sempat Dibuang ke Saluran Air
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:11 wib
KAB KEPULAUAN MERANTI
Membangun hingga Pelosok Desa Minta Dukungan Masyarakat
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:09 wib
KAB SELATPANJANG
Pencarian Warga Diterkam Buaya Dihentikan
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:03 wib
Jamaah Tertua Usia 85 Tahun
Syamsuar Lepas 252 JCH
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:01 wib
Dinilai Berhasil Tangani Karhutla
Menlu Singapura Apresiasi Riau
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:01 wib
SIAK
Pertama, Siak Terapkan e-Puskesmas
Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 wib
MANDAU
Paten on The Road Inovasi Sungai Mandau
Rabu, 26 Juli 2017 - 11:57 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Wabah Kolera di Yaman Membuat Waspada

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:43 WIB

Lengkapi Polantas–Sabhara dengan Senpi

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:41 WIB

Dorong Pengembangan Kendaraan Listrik Nasional
Soal HTI, Yusril: Sudah Bubar Kok Masih Disuruh Pilih
Yusril: Ketimbang Perppu Ormas, Lebih Baik Perppu Utang
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us