Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS SUAP PT EK PRIMA INDONESIA
Usai Diperiksa, Dirjen Pajak Akui Tak Tahu kalau Arief Adik Jokowi
Senin, 13 Maret 2017 - 18:23 WIB > Dibaca 540 kali Print | Komentar
Usai Diperiksa, Dirjen Pajak Akui Tak Tahu kalau Arief Adik Jokowi
Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pengakuan mengejutkan datang dari Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi. Pasalnya, dia tidak mengetahui bahwa pengusaha bernama Arief Budi Sulistyo yang pernah menemuinya merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo.

Ken mengakui hal itu setelah menjadi saksi dalam sidang kasus suap pajak dengan terdakwa Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/3/2017). "Enggak, orang enggak pernah nyebut dia ini siapa-siapa kok. Enggak tahu (Arief ipar Jokowi)," ujarnya di depan ruang Kusumah Atmadja I Lantai 1 Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ken pun kemudian cepat-cepat melangkah untuk memasuki mobilnya. Dia lalu meninggalkan pengadilan. Sebelumnya, dia mengaku pernah ditemui Arief dan seorang pengusaha bernama Rudi Prijambodo pada September 2016.

Akan tetapi, dia membantah Arief menemuinya untuk membahas permasalahan pajak PT  EKP. Dia menjelaskan, Arief datang sebagai pengusaha asal Jawa Tengah yang ingin menanyakan mekanisme tax amnesty.

Hanya saja, Ken enggan menyebutkan nama perusahaan yang dimiliki oleh Arief Budi Sulistyo. "Saya enggak tahu, dia enggak nyebut perusahaan. Dia tanya ke saya, ada usaha di Jawa Tengah boleh enggak tax amnesty di Jakarta. Oh, boleh," tuturnya saat ditanya Jaksa KPK Ali Fikri.

Di sisi lain, dia pun menyebut pertemuannya dengan Arief bukan pertemuan yang istimewa. Dia menilai, setiap wajib pajak dapat menemuinya untuk menanyakan tax amnesty. Dalam dakwaan Rajamohanan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap peran Arief Budi Sulistyo dalam menyelesaikan permasalahan pajak PT EKP.

Arief disebut pernah menemui Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi dan Kakanwil DJP Jakarta Khusus M Haniv untuk membicarakan masalah tersebut. Pertemuan itu dilakukan atas permintaan Rajamohanan Nair. Diketahui bahwa setelah pertemuan itu, turun Surat Keputusan (SK) mengenai permasalahan pajak PT EKP antara lain pencabutan Surat Tagihan Pajak (STP) dan pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP). (put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERMASUK SEORANG PENDETA DI BRAZIL
Disiksa, Diikat, Ditikam dan Ditembak, 9 Tewas
Senin, 24 April 2017 - 13:06 wib
KRISIS KOREA MEMANAS
Korut: Cukup Satu Serangan, Kapal Induk AS Karam
Senin, 24 April 2017 - 13:02 wib
RIAU
15 Hot Spot Terpantau Satelit
Senin, 24 April 2017 - 11:21 wib
PROVINSI RIAU
Tambah Libur, Pemotongan Tunjangan Menanti
Senin, 24 April 2017 - 11:18 wib
Dinilai Berhasil Membangun Siak
Syamsuar Bangsawan Keraton Solo
Senin, 24 April 2017 - 11:16 wib
Air Bersih Puskesmas Air Tiris Dikeluhkan
KAB KAMPAR
Air Bersih Puskesmas Air Tiris Dikeluhkan
Senin, 24 April 2017 - 11:11 wib
Wonderful Indonesia
Kota Batu Malang Gencarkan Promosi Pariwisata ke Luar Kota
Senin, 24 April 2017 - 10:37 wib
Festival (SMF) III 2017
Giliran Pulau Weh Memukau Yachtist Hari Kedua Sabang Marine Festival 2017
Senin, 24 April 2017 - 10:00 wib
KAB INDRAGIRI HILIR
Wanita Berperan dalam Pembangunan
Senin, 24 April 2017 - 09:56 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Tantang KPK, Masinton Minta Rekaman Miryam Dibuka di Persidangan
Siap Dibubarkan, Acara “Khilafah Forum” HTI Tak Kantongi Izin Kepolisian
Dua Pria Mencurigakan di Kediaman Novel Ternyata Informan Polisi
Identitas Dua Pria Mencurigakan di Kediaman Novel Baswedan Terkuak
KPK Panggil Mantan Pejabat Era Megawati Terkait Kasus BLBI
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us