Wonderful Indonesia
EKONOMI BISNIS
Return Investasi Indonesia Masih Menarik
Senin, 13 Maret 2017 - 09:38 WIB > Dibaca 212 kali Print | Komentar
Return Investasi Indonesia Masih Menarik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rencana bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan pada pertengahan Maret semakin menguat. Namun, pasar keuangan diyakini tetap stabil karena sinyal kenaikan sudah diberikan sejak akhir tahun lalu.

 Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menilai, pelaku pasar sudah mengantisipasi rencana kenaikan Fed fund rate. Buktinya, pergerakan indeks sampai saat ini masih stabil. ”Jadi kelihatan betul kalau diantisipasi,” kata Nurhaida pada akhir pekan lalu.

 Meski demikian, Nurhaida tak menampik bahwa tetap ada peluang aliran dana yang akan keluar (capital outflow) karena investor tertarik untuk menempatkan uang di AS. Namun, dengan imbal balik investasi di Indonesia yang masih menjanjikan, Nurhaida yakin investor tetap berinvestasi di Indonesia.

 ”Jadi bergantung pilihan dari investor sebetulnya. Mereka mau melihat manfaat kenaikan rate. Katakanlah 25 basis point jika dibandingkan dengan di Indonesia yang kita juga punya return yang masih tinggi, jadi masih menarik,” katanya.

Untuk mempertahankan minat investasi di Indonesia, Nurhaida menilai pentingnya pemerintah dan otoritas menjaga kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Prospek cerah ekonomi Indonesia juga disampaikan Menko Perekonomian Darmin Nasution. Dia menilai, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun ini akan lebih bagus dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Pertumbuhan ekonomi pada tiga bulan pertama 2017 diprediksi bisa mencapai 5 persen, atau lebih baik dibanding pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2016 4,92 persen. ”Enggak jelek lah kuartal I. Masih lebih baik daripada kuartal I tahun lalu. Kayaknya kalau sekarang itu bisa 5 persen,” ujar Darmin. (dee/noe/kom)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KASUS CHAT MESUM
Habib Rizieq Dinilai Hambat Penyidikan karena Tak Kunjung Kembali
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:30 wib
MENJADI INCARAN NOMOR SATU
Bertahan di Chelsea, Conte Tolak Pinangan Inter
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:00 wib
MENGAKALI PENYUSUNAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN
Segini Jumlah Uang Hasil OTT KPK terhadap Irjen Kemendes dan Auditor BPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:45 wib
DIYAKINI BAKAL KEMBALI MAJU
CSIS Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi 2019
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:30 wib
MENCAPAI RP150 RIBU/KILOGRAM
Harga Kembali Naik, DPR: Bawang Putih Selalu Bermasalah
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:15 wib
DIBENRTUK PT DKI JAKARTA
Banding Perkara Ahok Akan Dipimpin Majelis Hakim Imam Sungundi
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:55 wib
HARUS PUNYA ANGGOTA DPD
Kecuali Kaltara, Nasdem Sarankan Penambahan Jumlah Anggota DPR Ditunda
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:52 wib
TERKAIT PENYEGELAN RUANG
Anak Buah Terjaring OTT, Menteri Desa Tunggu Keterangan Resmi KPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:48 wib
BESUK KORBAN DI RS
Bom Kampung Melayu, Irjen Arief: Harus Sabar dan Yakin
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:32 wib
TERKAIT PENEMUAN PASPOR
Dugaan Adanya WNI dalam Pemberontakan ISIS di Filipina
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:27 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Harga Kembali Naik, DPR: Bawang Putih Selalu Bermasalah
Promo Bukavaganza di Hotel Dafam

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:52 WIB

Jonan Lantik 14 Pejabat BPH Migas

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:47 WIB

BI Prediksi Inflasi Mei Sebesar 0,37 Persen

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:44 WIB

Kepulauan Meranti Berpotensi Penyebaran Agen BNI 46
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us