Wonderful Indonesia
SEPAKTAKRAW RIAU
Terlecut Kegagalan Tahun 2013
Minggu, 12 Maret 2017 - 01:03 WIB > Dibaca 857 kali Print | Komentar
Terlecut Kegagalan Tahun 2013
Pernah gagal memperkuat Indonesia di SEA Games Myanmar 2013, kini asa Sutini kembali ke timnas terbuka lebar.  Bersama pesepaktakraw putri Riau lainnya, Florensia Cristy, dia dipanggil masuk Pelatnas SEA Games Kuala Lumpur 2017.

Oleh Hary B Koriun, Pekanbaru

TAHUN 2013, ketika persiapan menuju SEA Games Myamar, Sutini tak bisa menyembungikan kekecewaannya. Setelah sekitar tiga bulan digembleng di Pelatnas, Sutini gagal masuk dalam tim sepaktakraw Indonesia di multiiven Asia Tenggara itu karena ada pengurangan kuota pemain yang diberangkatkan oleh Satlak Prima. Dari 12 pemain menjadi 9.

Namun, kekecewaan itu melecut semangatnya untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik lagi. Meski setelah itu dia menolak waktu dipanggil kembali setelah SEA Games Myanmar karena harus menyelesaikan kuliahnya di Jurusan Penjaskes Unri (selesai tahun 2014), kini dia sudah sangat siap kembali membela timnas.

“Saya kecewa ketika itu. Tetapi itu melecut saya untuk terus lebih baik lagi,” ujar Sutini saat dihubungi Sabtu (11/3/2017).

Pada 6 Maret lalu, PB PSTI memanggil dua pesepaktakraw putri Riau, Sutini dan Florensia Cristy, untuk dipersiapkan ke SEA Games Kuala Lumpur 2017. Ini termasuk prestasi bagi PSTI Riau karena PB PSTI dan Satlak Prima hanya memanggil 6 pemain putri dan 6 putra untuk Pelatnas yang akan dimulai 15 Maret mendatang di Mako Brimob Polda Jambi. Empat pemain lainnya, 2 dari Jawa Barat, dan masing-masing satu dari Jawa Tengah dan Lampung.

Meski gagal meraih emas di di PON 2016 Jabar, namun pemain-pemain Riau tampil luar biasa dengan masuk di final (perak) dua nomor, tim dan double event, dan mendapat perunggu di nomor double event beregu.

Bagi Tini, membela timnas di iven internasional, adalah sebuah kebanggaan. Meski pernah membela Indonesia di iven Asian Beach Games (ABG) di Oman (mendapat perunggu) tahun 2010 dan meraih perunggu di Kings Cup Thailand di tahun yang sama, bisa turun di SEA Games adalah kebanggaan lainnya. Untuk itu, dia akan berusaha maksimal saat Pelatnas nanti.

“Saya selalu ingin kembali ke timnas. Itu yang melecut saya untuk terus bekerja keras selama ini,” ujar anak ke-8 dari 9 bersaudara pasangan Seni (almarhum) dan Jami ini.

Perjalanan Tini di olahraga yang perlu fisik prima ini tak terlepas dari peran keluarganya, terutama sang kakak, Siti Maisyarah. Sang kakak adalah salah satu pemain putri terbaik yang pernah dimiliki Riau dengan segudang prestasi, termasuk medali emas PON Kaltim 2008, yang merupakan emas terakhir yang diraih tim putri Riau di PON.

Sejak kecil, Tini sudah melupakan masa-masa indah sebagai anak-anak dan remaja karena hanya fokus berlatih. Sejak SD, ia  digembleng oleh Nuryanto, salah satu pelatih lokal yang cukup disegani  asal Bantan, Bengkalis. Tahun 2007, saat masuk kelas 2 SMA, Tini masuk PPLP Dispora Riau. Di sana, dia dilatih sangat keras oleh Supardi Hutabarat. Supardi dikenal bertangan dingin melahirkan banyak pemain takraw di Riau.

Tini mengaku sangat berterima kasih kepada keluarganya dan para pelatihnya yang membuatnya menjadi salah satu pemain penting bagi Riau saat ini. “Tanpa mereka, mungkin saya tak akan pernah menjadi seperti sekarang,” ujar gadis kelahiran Bantan (Bengkalis)  11 Maret 1991 ini.

Sekadar menyebut beberapa orang, para pelatih yang berperan besar bagi perjalanan karirnya di sepaktakraw selain Nuryanto dan Supardi adalah Edi Isnanto, Iskandar, Cahyadi Thamrin, M Syukur, Rio Affandi, dan beberapa nama lainnya.

“Mereka yang selalu memberi saya motivasi untuk terus berkembang,” jelas CPNS di Kemenpora ini.

Selama bergelut di sepaktakraw, banyak prestasi yang telah diraih Tini.  Prestasi itu antara lain emas Porwil Sumut tahun 2007, perak Kejurnas PPLP 2008 Jakarta, emas PON Kaltim 2008, Perunggu Kings Cup 2010 Thailand, perunggu Asian Beach Game 2010 Oman, emas Kejurnas PPLP 2011 Surabaya,  emas Porprov Inhil 2011, perak PON Riau 2012, emas Porprov Inhu 2014, emas Kartini Cup Jakarta 2015, emas Porwil Babel 2015, perak PON 2016 Jabar, dan masih banyak lagi.

Di Pelatnas kali ini, untuk posisi pengumpan (feeder), Tini akan bersaing dengan salah satu feeder terbaik Indonesia asal Jateng, Dini Mita Sari, yang memang sudah langganan timnas. Di SEA Games Kuala Lumpur 2017 nanti, Indonesia akan turun di tiga nomor, yakni beregu, double event, dan 4 lawan 4 yang merupakan nomor baru yang dipertandingkan. Dengan komposisi begitu, hampir dipastikan seluruh pemain yang dipanggil akan berperan penting dalam tim.

Di usianya yang kini sudah 26 tahun, Tini sadar harus berpikir tentang masa depannya. Soal pekerjaan, dia sudah mendapatkannya. Yang lainnya, dia ingin menjadi pelatih dan melahirkan pemain-pemain muda di masa depan.

“Jika sudah tak bermain lagi, saya ingin menjadi pelatih. Saya tak bisa jauh dari sepaktakraw. Sepaktakraw Riau harus terus melahirkan pemain-pemain baru dan berprestasi tinggi lagi,” ungkap gadis yang juga bergabung dalam beberapa lembaga bantuan untuk kemanusiaan di Riau ini.***











Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TUAI KRITIK MASYARAKAT INTERNASIONAL
"Muslim Ban" Berakhir, Daftar Negara yang Dilarang Masuk AS Bertambah
Selasa, 26 September 2017 - 18:00 wib
PERTIMBANGKAN HASIL SIDANG MK
Ini Kata Agus Rahardjo soal Perpanjangan Masa Kerja Pansus Angket KPK
Selasa, 26 September 2017 - 17:50 wib
SAAT INGIN SALAT SUBUH
Kabiro Hukum KPK Nyaris Jadi Korban Pencurian, Begini Kronologisnya
Selasa, 26 September 2017 - 17:40 wib
RAPAT PARIPURNA DPR
Pansus Angket KPK Diperpanjang, Ini Alasan DPR
Selasa, 26 September 2017 - 17:30 wib
SESUAI PENGAKUAN SANG ISTRI
Bos Nikahsirri.com Terindikasi Gangguan Jiwa? Ini Jawaban Polisi
Selasa, 26 September 2017 - 17:20 wib
DIDUGA BERKONTEN PORNOGRAFI
Cari Bukti Perdagangan Orang, Polisi Datangi Rumah Pemilik Situs Nikahsirri.com
Selasa, 26 September 2017 - 17:00 wib
HADIRKAN SEJUMLAH BIG MATCH
Matchday 2 Liga Champions 2017-2018, Ini Jadwal Lengkapnya
Selasa, 26 September 2017 - 16:45 wib
SULIT DIAKSES
KPK Bantah Tudingan Kubu Setnov soal SOP Penyidikan
Selasa, 26 September 2017 - 16:30 wib
DIDUGA BERUNSUR PORNOGRAFI
Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama
Selasa, 26 September 2017 - 16:15 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Matchday 2 Liga Champions 2017-2018, Ini Jadwal Lengkapnya

Selasa, 26 September 2017 - 16:45 WIB

Siswa SMAN 11 Pekanbaru Raih Medali Emas dalam Kejurnas dan Popnas XIV Tahun 2017
Junjung Tinggi Sportivitas, Tingkat SMP Se-Riau Ikut Darma Yudha Cup IV
SMAN 12 Lakukan Persiapan Penuh

Selasa, 26 September 2017 - 11:53 WIB

Dihentikan Mantan

Senin, 25 September 2017 - 15:22 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us