Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS SUAP DPRD
Divonis 4 Tahun Penjara, Eks Gubernur Sumut Pasrah
Jumat, 10 Maret 2017 - 20:04 WIB > Dibaca 378 kali Print | Komentar
Divonis 4 Tahun Penjara, Eks Gubernur Sumut Pasrah
Gatot Pujo Nugroho. (JPNN)
MEDAN (RIAUPOS.CO) - Kamis (9/3/2017), mantan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho terlihat pasrah ketika divonis 4 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Medan. Gatot dinyatakan terbukti bersalah menyuap pimpinan dan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 terkait penggagalan interpelasi dan pengesahan APBD serta penerimaan Laporan Pertanggungjawaban. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU) KPK menuntut Gatot selama tiga tahun kurungan.

Namun, Kamis (9/3/2017) sore, Majelis hakim yang diketuai Didik Setyo Handono memutuskan hukuman empat tahun kurungan badan dan wajib membayar denda Rp250 juta. Bila tak dibayar, diganti dengan hukuman kurangan enam bulan penjara. “Terdakwa Gatot Pujo Nugroho terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwaan melakukan penyuapan terhadap Pimpinan dan Anggota DPRD Sumut. Dengan ini, menjatuhkan hukuman penjara selama 4 tahun penjara,” kata Didik Setyo Handono di ruang utama di Pengadilan Negeri (PN) Medan, seperti diberitakan Sumut Pos (Jawa Pos Group), Jumat (10/3/2017).

Majelis menyatakan Gatot terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Penyuapan) sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana dengan melakukan penyuapan terhadap anggota DPRD periode 29-2014 dan 2014-2019 untuk tujuh item suap dengan total Rp 61,8 miliar lebih.

Hakim Didik didampingi empat hakim lainnya yakni, Rosmina, Irwan Effendi, dan dua hakim ad hoc, Yusra dan Rodslowny L Tobing, dalam amar putusan tersebut menyebutkan tidak ada fakta persidangan yang dapat meringankan hukuman Gatot, sementara itu pembelaan penasihat hukum Gatot juga dinilai kurang tepat. “Pembelaan penasihat hukum terdakwa yang menyebutkan terdakwa terpaksa mengabulkan keinginan anggota DPRD karena tertekan tidak beralasan. Pada kenyataannya terdakwa tidak tertekan karena mampu menjelaskan pemberian uang tersebut.," tuturnya.

“Pemberian dana aspirasi juga tidak ada nomenklaturnya, lantaran penghasilan anggota DPRD sudah cukup banyak macamnya. Majelis hakim sepakat dengan penuntut umum,” lanjutnya.

Dalam amar putusannya, hakim meminta kepada KPK agar kasus tersebut tidak berhenti pada Gatot saja, tetapi pemberi dan penerima suap yang lain untuk diproses hukum. Dengan ini, meminta penyidik KPK untuk membuka dan melanjuti proses penyidikan kasus penyuapan ini.(gus/ril)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
LIMBAH SAMPAH PLASTIK
Teknologi Jalan Sampah Hemat Biaya
Minggu, 26 Maret 2017 - 11:56 wib
Tantangan UNBK
Ratusan Siswa Antusias Tryout CNBT
Minggu, 26 Maret 2017 - 11:40 wib
POLSEK BANGKINANG BARAT
Lima Tersangka Pencabulan Diringkus
Minggu, 26 Maret 2017 - 11:37 wib
Media Expo dan SPS Riau Award 2017
Deklarasi Pers Profesional Anti Hoax
Minggu, 26 Maret 2017 - 11:21 wib
Posisi Tawar Indonesia
Dana Asian Games Rp4,6 T
Minggu, 26 Maret 2017 - 11:17 wib
dr Herman Darmawan SpP
TB Paru Bisa Disembuhkan
Minggu, 26 Maret 2017 - 11:10 wib
MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Anies Baswedan Ikut Program OK OCE
Minggu, 26 Maret 2017 - 10:57 wib
Ciplukan Tanaman Liar dengan Beragam Manfaat
Dulu Dipandang Sebelah Mata
Minggu, 26 Maret 2017 - 10:54 wib

Hati-hati, Pola Makan Seperti Ini Bisa Picu Bau Mulut
Minggu, 26 Maret 2017 - 10:52 wib
Coffee Shop Sri Indrayani
Bergaya Klasik, Kopi Kualitas Wahid
Minggu, 26 Maret 2017 - 10:46 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Andi Narogong Bisa Seret Nama Besar

Sabtu, 25 Maret 2017 - 11:18 WIB

PP Muhammadiyah Tak Ingin KPK Dilemahkan dengan Rencana Revisi UU
MK Diminta Lakukan Investigasi Terkait Hilangnya Berkas Pilkada
KPK Isyaratkan Tetapkan Tersangka Baru Kasus E-KTP

Jumat, 24 Maret 2017 - 20:16 WIB

Inilah Kronologis Pencurian Berkas Perkara Pilkada oleh Sekuriti MK
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us