Wonderful Indonesia
DENGAN WARGA PUN SANG PEMBUNUH KERAP BERTENGKAR
Tolak Rujuk, Cekcok, Istri Dibunuh
Jumat, 10 Maret 2017 - 15:19 WIB > Dibaca 1093 kali Print | Komentar
Tolak Rujuk, Cekcok, Istri Dibunuh
SICINCIN (RIAUPOS.CO) – Ternyata inilah salah satu pangkal bala terjadinya pembunuhan sadis di Sicincin dua hari lalu. Sang suami yang pulang setelah dua bulan menghilang, mengajak sang istri bersatu lagi.

Namun ajakannya ditolak sang istri. Keduanya bertengkar hebat, di saat anak-anaknya hendak berangkat sekolah. Sepeninggal anak-anaknya inilah, nyawa sang istri dihabisi di kamar mandi, menggunakan samurai.

”Motif pembunuhan ini karena cekcok keluarga. Pisah ranjang. Yang laki-laki ingin rujuk, tapi wanita gak mau malah mengusir pelaku,” ujar Kapolres Padangpariaman, AKBP Roedy Yoelianto yang dikonfirmasi via SMS kepada Padang Ekspres (grup riaupos.co), kemarin.

Menurut Kapolres, kasus pembunuhan itu terjadi karena tersangka Eri sudah tidak lagi memiliki hubungan harmonis dengan korban.

Seperti diberitakan kemarin, kasus pembunuhan keji ini terjadi Rabu (8/3)  pukul 08.30 pagi. Pelakunya bernama Eri, warga Korong Pasalaban, Nagari Sicincin, Kecamatan 2X11 Enamlingkung, Kabupaten Padangpariaman, Sumbar. Ia menghabisi nyawa istrinya Aprida Leli, 48.

Sabetan samurainya menimbulkan  luka tusukan di bagian dada dan punggung.

Pelaku sendiri,  telah dua bulan tidak pulang ke rumah istrinya, Aprida Leli alias Upiak tiba-tiba datang ke rumah sekitar pukul 07.00, Rabu lalu. Kehadirannya memicu  pertengkaran.

Saat itu, tiga anak korban hendak berangkat ke sekolah masing-masing. Namun, tiga anaknya sempat melihat percekcokan ibu dan ayahnya pada pagi itu. Mereka tetap berangkat sekolah karena ibunya meminta.

Kepada ibunya yang sehari-hari penjual telur asin dan pisang rebus di sekitar Pasar Sicincin, mereka memesankan agar hati-hati di rumah.Keluarga ini memiliki tiga anak yakni anak pertama bernama Mozi, 17 kelas II SMA, Fitri, 13, kelas VI SD dan Deva, 7, masih Taman Kanak-Kanak ditambah satu anak tiri dari Eri bernama Rio.

Sepeninggal anak-anak,  Aprida Leli yang  bosan cekcok dengan suaminya langsung masuk ke dalam kamar mandi. Pelaku lalu menyusul. Tiba-tiba, tanpa ba-bi- bu, pelaku menusukan sebilah samurai ke arah bagian dada korban hingga berulang kali. Tak pelak lagi, darah segar mengucur dari tubuh korban.

Meski begitu, korban yang telah banyak mengalami luka tusukan masih sempat lari ke luar rumah. Namun, sesampai di teras rumah, Upiak terkapar berlumuran darah, dan akhirnya tidak bergerak lagi.  

Suka Bertengkar

Eri, 46, sang pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri, dikenal warga setempat bertemperamen kurang baik. Pria supir angkutan umum itu sering bertengkar mulut dengan istrinya di luar rumah dan disaksikan banyak orang. Bahkan, dia tidak segan ribut dengan warga lainnya.

”Dia orangnya memang tidak baik. Sebab, sering berbicara kasar dengan istrinya. Bahkan saat dia bertengkar dengan warga sekitar sini, juga sering berbicara kotor hingga mengancam,” ujar ipar almarhum Aprida yang enggan menyebutkan namanya kepada Padang Ekspres (grup riaupos.co), kemarin.

Selain itu, tambah dia, Eri juga jarang pulang ke rumah. Bahkan, sudah sekitar dua bulan belakang Eri tidak pernah singgah melihat kondisi keluarganya. ”Dia (Eri, red) juga sudah berulang kali bertengkar dengan orang di terminal,” ujarnya.

Afrianto, 44, adik kandung Afrida mengaku tidak terlalu banyak mengetahui soal suami kakaknya itu. Sebab, almarhum kakaknya tidak pernah menceritakan soal masalah keluarganya kepada saudara-saudaranya.

”Beliau (Afrida, red), biasa saja selama ini. Mungkin beliau merasa bisa menyelesaikan permasalahan keluarganya selama ini, makanya tidak bercerita kepada kami,” ujarnya.

Kendati demikian, Afrianto tetap dapat menilai bahwa suami kakaknya itu tidak baik dalam bersikap. Bahkan setiap kali Eri pulang ke rumah, anak sulung korban kerap memilih pergi ke rumah Afrianto. ”Yang pasti, kalau Eri pulang anak kakak saya yang paling tua, memilih datang ke rumah saya,” ujarnya.(*)


Sumber: Padang Ekspres
Editor: Amzar
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KASUS CHAT MESUM
Habib Rizieq Dinilai Hambat Penyidikan karena Tak Kunjung Kembali
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:30 wib
MENJADI INCARAN NOMOR SATU
Bertahan di Chelsea, Conte Tolak Pinangan Inter
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:00 wib
MENGAKALI PENYUSUNAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN
Segini Jumlah Uang Hasil OTT KPK terhadap Irjen Kemendes dan Auditor BPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:45 wib
DIYAKINI BAKAL KEMBALI MAJU
CSIS Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi 2019
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:30 wib
MENCAPAI RP150 RIBU/KILOGRAM
Harga Kembali Naik, DPR: Bawang Putih Selalu Bermasalah
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:15 wib
DIBENRTUK PT DKI JAKARTA
Banding Perkara Ahok Akan Dipimpin Majelis Hakim Imam Sungundi
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:55 wib
HARUS PUNYA ANGGOTA DPD
Kecuali Kaltara, Nasdem Sarankan Penambahan Jumlah Anggota DPR Ditunda
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:52 wib
TERKAIT PENYEGELAN RUANG
Anak Buah Terjaring OTT, Menteri Desa Tunggu Keterangan Resmi KPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:48 wib
BESUK KORBAN DI RS
Bom Kampung Melayu, Irjen Arief: Harus Sabar dan Yakin
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:32 wib
TERKAIT PENEMUAN PASPOR
Dugaan Adanya WNI dalam Pemberontakan ISIS di Filipina
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:27 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Jadi Kurir Narkoba, Pasutri  Dibekuk Polisi

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:45 WIB

Pulang Sekolah, Bocah SD Menghilang

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:07 WIB

Kontraktor Tertipu PL Proyek  Merugi Rp 95 juta

Sabtu, 27 Mei 2017 - 10:18 WIB

Jambret Nyaris Diamuk Warga‎

Sabtu, 27 Mei 2017 - 10:15 WIB

Sabu Rp 19 Juta Diamankan

Sabtu, 27 Mei 2017 - 10:13 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us