Wonderful Indonesia
Proses Pambuatan Paspor Diperketat Imigrasi
Kamis, 09 Maret 2017 - 10:53 WIB > Dibaca 5396 kali Print | Komentar
Proses Pambuatan Paspor Diperketat Imigrasi
Pria Wibawa
Berita Terkait



PEKANBARU(RIAUPOS.CO) - Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru akan melakukan pengetatan dalam menerima permohonan pembuatan paspor. Hal ini dilakukan untuk mengatisipasi modus pengiriman tenaga kerja ke luar negeri secara non prosedural. Selain itu juga untuk mengantisipasi bergabungnya WNI dengan ISIS yang menggunakan modus umrah dan menjadi TKI di luar negeri.

Bagi pemohon paspor baru, nantinya kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru Pria Wibawa akan dikenakan sejumlah persyaratan sesuai dengan keperluannya membuat paspor. Misalnya bagi mereka yang mengajukan permohonan pembuatan paspor untuk keperluan Umrah dan Haji, harus menyertakan rekomendasi dari Kanwil Kemenag, BPIH setempat dan kantor Tour and Travel yang akan memberangkatkan mereka. Sedangkan bagi pemohon yang akan berangkat menjadi TKI harus menyertakan surat dari Kemenakertrans dan BNP2TKI.

Sementara untuk mereka yang mengajukan pembuatan paspor untuk tujuan wisata,atau kunjungan lainnya yang dicurigai menjadi TKI non prosedural wajib menyertakan fotocopy buku tabungan dengan nominal saldo minimal Rp25 juta. Hal ini dilaksanakan sesuai surat Direktorat jenderal imigrasi untuk memberantas TKI non prosedural. Selanjutnya untuk Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Sultan Syarif Kasim  II apabila ditemukan penumpang yang dicurigai akan berangkat sebagai calon TKI non prosedural dilakukan penolakan berangkat dengan mencabut paspor yang bersangkutan. Ini berlaku di seluruh Indonesia.

“Pengetatan ini berlaku di seluruh Indonesia, jadi bagi pemohon paspor baru harus melengkapi persyaratan sesuai dengan tujuan mereka apa? Kalau umrah harus ada surat dari Kemenag setempat, dan juga kantor tour dan travel. Kalau tujuan untuk menjadi TKI juga demikian harus ada dari Kemenakertrans dan BNP2TKI. Tujuannya kita lakukan ini supaya tidak ada penyalahgunaan paspor untuk menjadi TKI non prosedural,” ujarnya, Rabu (8/3).(dik/ifr)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BAHAS KORUPSI LINTAS NEGARA
Lembaga Antikorupsi Malaysia Perkuat Kerja Sama dengan KPK
Rabu, 26 Juli 2017 - 21:00 wib
TERKAIT PT 20 PERSEN
Jika PAN Gabung Poros PD-Gerindra-PKS, Pilpres 2019 Dipastikan...
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:45 wib
RUMOR BURSA TRANSFER
City Akan Salip Madrid untuk Dapatkan Mbappe
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:17 wib
PERKARA DUGAAN SUAP
Saipul Jamil Tuding Panitera PN Jakarta Utara Tipu Pengacaranya
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:14 wib
BINA HUBUNGAN BAIK
Laporkan Perkembangan, PSSI Sambangi Kemenpora
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:10 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Simak! Inilah Pesan Novel Baswedan untuk Kapolri
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:59 wib
AJUKAN PERMOHONAN PENGUJIAN
Datangi MK, Persis Gugat Perppu Ormas
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:56 wib
BERAKHIR PADA 2021
Pemerintah Pastikan Izin Freeport Belum Diperpanjang
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:52 wib
PSSI KOORDINASI DENGAN PEMERINTAH
AFC Tunjuk Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala AFC U-19
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:47 wib
KANTORNYA DISEBUT JADI TEMPAT TRANSAKSI SUAP
Bantah Tudingan Yulianis, Elza Syarif Minta Dipanggil DPR
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:34 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Kami Patuh

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:45 WIB

MTQ Diikuti 293 Peserta

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:03 WIB

15 Tower Terancam Dibongkar Paksa

Rabu, 26 Juli 2017 - 10:56 WIB

DPRD Minta Diskes Segera Atasi Krisis Obat Anak

Rabu, 26 Juli 2017 - 10:52 WIB

Siswa SMA Mengadu ke Wali Kota

Rabu, 26 Juli 2017 - 10:49 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us