Wonderful Indonesia
Proses Pambuatan Paspor Diperketat Imigrasi
Kamis, 09 Maret 2017 - 10:53 WIB > Dibaca 5342 kali Print | Komentar
Proses Pambuatan Paspor Diperketat Imigrasi
Pria Wibawa
Berita Terkait



PEKANBARU(RIAUPOS.CO) - Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru akan melakukan pengetatan dalam menerima permohonan pembuatan paspor. Hal ini dilakukan untuk mengatisipasi modus pengiriman tenaga kerja ke luar negeri secara non prosedural. Selain itu juga untuk mengantisipasi bergabungnya WNI dengan ISIS yang menggunakan modus umrah dan menjadi TKI di luar negeri.

Bagi pemohon paspor baru, nantinya kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru Pria Wibawa akan dikenakan sejumlah persyaratan sesuai dengan keperluannya membuat paspor. Misalnya bagi mereka yang mengajukan permohonan pembuatan paspor untuk keperluan Umrah dan Haji, harus menyertakan rekomendasi dari Kanwil Kemenag, BPIH setempat dan kantor Tour and Travel yang akan memberangkatkan mereka. Sedangkan bagi pemohon yang akan berangkat menjadi TKI harus menyertakan surat dari Kemenakertrans dan BNP2TKI.

Sementara untuk mereka yang mengajukan pembuatan paspor untuk tujuan wisata,atau kunjungan lainnya yang dicurigai menjadi TKI non prosedural wajib menyertakan fotocopy buku tabungan dengan nominal saldo minimal Rp25 juta. Hal ini dilaksanakan sesuai surat Direktorat jenderal imigrasi untuk memberantas TKI non prosedural. Selanjutnya untuk Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Sultan Syarif Kasim  II apabila ditemukan penumpang yang dicurigai akan berangkat sebagai calon TKI non prosedural dilakukan penolakan berangkat dengan mencabut paspor yang bersangkutan. Ini berlaku di seluruh Indonesia.

“Pengetatan ini berlaku di seluruh Indonesia, jadi bagi pemohon paspor baru harus melengkapi persyaratan sesuai dengan tujuan mereka apa? Kalau umrah harus ada surat dari Kemenag setempat, dan juga kantor tour dan travel. Kalau tujuan untuk menjadi TKI juga demikian harus ada dari Kemenakertrans dan BNP2TKI. Tujuannya kita lakukan ini supaya tidak ada penyalahgunaan paspor untuk menjadi TKI non prosedural,” ujarnya, Rabu (8/3).(dik/ifr)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Habib Rizieq Sebut Perang Hukum Telah Dimulai
Selasa, 29 Mei 2017 - 21:00 wib
TERBUKTI LAKUKAN UJARAN KEBENCIAN
Penulis Buku Jokowi Undercover Divonis 3 Tahun Penjara
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:50 wib
SOAL MASA KEPEMIMPINAN
Darmayanti Sebut Polemik DPD Dibuat-Buat agar Gaduh
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:45 wib
SEBUT HUKUMNYA WAJIB
Kampanyekan Bayar Zakat, Ketua MPR Kunjungi Baznas
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:35 wib
TERKAIT PEMBERIAN PREDIKAT WTP
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Kemendes
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:25 wib
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Kuasa Hukum Habib Rizieq Bentuk Tim Pembela Ulama
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:13 wib
SIDAK DI MAPOLRES JAKTIM
Saling Kenal, Fahri Bertemu Auditor BPK Terjerat OTT KPK
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:08 wib
KOMENTARI UNGGAHAN DIVISI MABES POLRI
Hina Kapolri di Instagram, Pria Madura Diciduk Polisi
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:03 wib
PERCEPAT REVISI UU
Presiden Ingin TNI Ikut Berantas Terorisme
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:58 wib
TERKAIT PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LEBARAN
CCTV Pelabuhan Harus Terintegrasi dengan Posko Dirjen Perhubungan Laut
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:53 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Tiga Heli Tambahan Antisipasi Karhutla

Senin, 29 Mei 2017 - 15:12 WIB

Swadaya Ummah Sebar Gerai di Pusat Keramaian

Sabtu, 27 Mei 2017 - 12:02 WIB

Pemberhentian Sementara Tiga Lurah Diproses

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:03 WIB

Perketat Pengawasan Makanan Siap Saji

Sabtu, 27 Mei 2017 - 11:01 WIB

Dua Pramugara Bus TMP Kembali Dipecat

Sabtu, 27 Mei 2017 - 10:57 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini