Proses Pambuatan Paspor Diperketat Imigrasi
Kamis, 09 Maret 2017 - 10:53 WIB > Dibaca 5262 kali Print | Komentar
Proses Pambuatan Paspor Diperketat Imigrasi
Pria Wibawa
Berita Terkait



PEKANBARU(RIAUPOS.CO) - Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru akan melakukan pengetatan dalam menerima permohonan pembuatan paspor. Hal ini dilakukan untuk mengatisipasi modus pengiriman tenaga kerja ke luar negeri secara non prosedural. Selain itu juga untuk mengantisipasi bergabungnya WNI dengan ISIS yang menggunakan modus umrah dan menjadi TKI di luar negeri.

Bagi pemohon paspor baru, nantinya kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru Pria Wibawa akan dikenakan sejumlah persyaratan sesuai dengan keperluannya membuat paspor. Misalnya bagi mereka yang mengajukan permohonan pembuatan paspor untuk keperluan Umrah dan Haji, harus menyertakan rekomendasi dari Kanwil Kemenag, BPIH setempat dan kantor Tour and Travel yang akan memberangkatkan mereka. Sedangkan bagi pemohon yang akan berangkat menjadi TKI harus menyertakan surat dari Kemenakertrans dan BNP2TKI.

Sementara untuk mereka yang mengajukan pembuatan paspor untuk tujuan wisata,atau kunjungan lainnya yang dicurigai menjadi TKI non prosedural wajib menyertakan fotocopy buku tabungan dengan nominal saldo minimal Rp25 juta. Hal ini dilaksanakan sesuai surat Direktorat jenderal imigrasi untuk memberantas TKI non prosedural. Selanjutnya untuk Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Sultan Syarif Kasim  II apabila ditemukan penumpang yang dicurigai akan berangkat sebagai calon TKI non prosedural dilakukan penolakan berangkat dengan mencabut paspor yang bersangkutan. Ini berlaku di seluruh Indonesia.

“Pengetatan ini berlaku di seluruh Indonesia, jadi bagi pemohon paspor baru harus melengkapi persyaratan sesuai dengan tujuan mereka apa? Kalau umrah harus ada surat dari Kemenag setempat, dan juga kantor tour dan travel. Kalau tujuan untuk menjadi TKI juga demikian harus ada dari Kemenakertrans dan BNP2TKI. Tujuannya kita lakukan ini supaya tidak ada penyalahgunaan paspor untuk menjadi TKI non prosedural,” ujarnya, Rabu (8/3).(dik/ifr)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
INFORMASI DARI SUMBER PENEGAK HUKUM
Oknum Pejabat PAL Indonesia Terjaring OTT KPK
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:34 wib
MINTA PESERTA TERTIB
Begini Komentar Djarot soal Aksi 313 Besok
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:31 wib
BERKELILING KE ENAM KOTA
Surat Izin Safari Zakir Naik Belum Diterima Mabes Polri
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:27 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Novel Kantongi Bukti Percakapan Miryam dalam OTT
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:59 wib
JADI REKRUTAN TERANYAR
Carlton Cole Tak Minta Banyak Fasilitas di Persib
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:53 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Bantahan Kader PDI P Terkait Tekanan terhadap Miryam
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:42 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Hakim Tolak Permintaan Jaksa KPK untuk Menahan Miryam
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:38 wib
MINTA MASYARAKAT MELAPORKAN
Soni Sanksi Tegas PNS yang Ikut Aksi 313
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:32 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Ganjar: Saya Tidak Terima, tapi Memang Ada
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:28 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Lupa, Miryam Dapat Teguran Keras dari Majelis Hakim
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:23 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Pelayanan Kesehatan, Pendidikan, Infrastruktur Dikeluhkan
5 Aktivis Walhi Riau dan LBH Lakukan Semen Kaki

Kamis, 30 Maret 2017 - 11:21 WIB

Waspada Hujan Deras Disertai Petir

Kamis, 30 Maret 2017 - 11:16 WIB

3.500 Napi Ditargetkan Bebas Lebih Awal

Kamis, 30 Maret 2017 - 11:14 WIB

Jauhi Narkoba Perusak Masa Depan

Kamis, 30 Maret 2017 - 11:06 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us