Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIMINTA KEPADA SEJUMLAH PNS
Jaksa Sebut Aliran Dana Korupsi Alkes Juga Diterima Anak Ratu Atut
Rabu, 08 Maret 2017 - 19:15 WIB > Dibaca 373 kali Print | Komentar
Jaksa Sebut Aliran Dana Korupsi Alkes Juga Diterima Anak Ratu Atut
Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terkait pengadaan alat kesehatan tahun 2012, anak mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Andik Hazrumy disebut meminta uang kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Banten.

Dia disebut meminta sejumlah kepala dinas untuk mengalokasikan dana taktis atau operasional untuk kepentingan pribadinya dan Atut. Hal itu tercantum dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ratu Atut yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Menurut Jaksa Budi Nugraha, saat proses pelaksanaan lelang alkes RS Rujukan Provinsi Banten sedang berjalan, Atut memanggil Kadis Kesehatan Provinsi Banten Djaja Buddy Suhardja untuk bertemu di Hotel Crown Plaza, Jakarta. Atut juga memanggil beberapa kadis lainnya. "Dalam pertemuan tersebut hadir juga Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan dan Andika Hazrumy yang merupakan anak terdakwa," ujarnya saat membacakan surat dakwaan.

Atut saat itu menyampaikan keluhan tentang adanya kebutuhan operasional atau dana taktis yang diperlukan Atut dan anaknya selaku anggota DPD RI.

Selain itu, Atut menanyakan kepada para kepala dinas yang hadir mengenai progres pekerjaan dalam lelang pengadaan pada masing-masing dinas dan meminta untuk mengalokasikan dana taktis. "Untuk memenuhi permintaan  terdakwa, selanjutnya Wawan meminta Dadang Prijatna menemui Djaja Buddy Suhardja di kantor Dinkes Provinsi Banten untuk menyerahkan list proyek seluruh pengadaan beserta prosentase alokasi anggaran sebagai pegangan atau bahan kontrol pengeluaran uang yang akan diberikan kepada terdakwa sebesar 2,5 persen dari total proyek yang dikerjakan oleh Wawan untuk memenuhi kepentingan dana taktis dan operasional terdakwa," teragnya.

Kemudian, sebagaimana permintaan Atut, antara Oktober hingga Desember 2012 Atut menerima uang sebesar Rp3,859 miliar dari Wawan secara bertahap di rumahnya. Uang itu diberikan melalui orang kepercayaan Wawan, Yuni Astuti. (Put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Melihat Aktivitas Bus Damri
Hari Pertama Satu Penumpang
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:18 wib
KAB INDRAGIRI HULU
Bersama Cegah Karhutla
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:15 wib
KAB INDRAGIRI HULU
12 Perusahaan Belum Tergabung dalam FP3I
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:13 wib
HUKUM & KRIMINAL
Sabu Sempat Dibuang ke Saluran Air
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:11 wib
KAB KEPULAUAN MERANTI
Membangun hingga Pelosok Desa Minta Dukungan Masyarakat
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:09 wib
KAB SELATPANJANG
Pencarian Warga Diterkam Buaya Dihentikan
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:03 wib
Jamaah Tertua Usia 85 Tahun
Syamsuar Lepas 252 JCH
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:01 wib
Dinilai Berhasil Tangani Karhutla
Menlu Singapura Apresiasi Riau
Rabu, 26 Juli 2017 - 12:01 wib
SIAK
Pertama, Siak Terapkan e-Puskesmas
Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 wib
MANDAU
Paten on The Road Inovasi Sungai Mandau
Rabu, 26 Juli 2017 - 11:57 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sabu Sempat Dibuang ke Saluran Air

Rabu, 26 Juli 2017 - 12:11 WIB

7 Kedai Kim Teng Tutup

Rabu, 26 Juli 2017 - 12:08 WIB

Warga Singapura Pemilik KTP Aspal Dihukum 1 Tahun
Status Kasus Ahmad Dhani Naik Jadi Penyidikan

Rabu, 26 Juli 2017 - 00:25 WIB

Polisi Belum Pastikan Langsung Periksa atau Tahan Habib Rizieq
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us