Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIMINTA KEPADA SEJUMLAH PNS
Jaksa Sebut Aliran Dana Korupsi Alkes Juga Diterima Anak Ratu Atut
Rabu, 08 Maret 2017 - 19:15 WIB > Dibaca 449 kali Print | Komentar
Jaksa Sebut Aliran Dana Korupsi Alkes Juga Diterima Anak Ratu Atut
Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terkait pengadaan alat kesehatan tahun 2012, anak mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Andik Hazrumy disebut meminta uang kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Banten.

Dia disebut meminta sejumlah kepala dinas untuk mengalokasikan dana taktis atau operasional untuk kepentingan pribadinya dan Atut. Hal itu tercantum dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ratu Atut yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Menurut Jaksa Budi Nugraha, saat proses pelaksanaan lelang alkes RS Rujukan Provinsi Banten sedang berjalan, Atut memanggil Kadis Kesehatan Provinsi Banten Djaja Buddy Suhardja untuk bertemu di Hotel Crown Plaza, Jakarta. Atut juga memanggil beberapa kadis lainnya. "Dalam pertemuan tersebut hadir juga Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan dan Andika Hazrumy yang merupakan anak terdakwa," ujarnya saat membacakan surat dakwaan.

Atut saat itu menyampaikan keluhan tentang adanya kebutuhan operasional atau dana taktis yang diperlukan Atut dan anaknya selaku anggota DPD RI.

Selain itu, Atut menanyakan kepada para kepala dinas yang hadir mengenai progres pekerjaan dalam lelang pengadaan pada masing-masing dinas dan meminta untuk mengalokasikan dana taktis. "Untuk memenuhi permintaan  terdakwa, selanjutnya Wawan meminta Dadang Prijatna menemui Djaja Buddy Suhardja di kantor Dinkes Provinsi Banten untuk menyerahkan list proyek seluruh pengadaan beserta prosentase alokasi anggaran sebagai pegangan atau bahan kontrol pengeluaran uang yang akan diberikan kepada terdakwa sebesar 2,5 persen dari total proyek yang dikerjakan oleh Wawan untuk memenuhi kepentingan dana taktis dan operasional terdakwa," teragnya.

Kemudian, sebagaimana permintaan Atut, antara Oktober hingga Desember 2012 Atut menerima uang sebesar Rp3,859 miliar dari Wawan secara bertahap di rumahnya. Uang itu diberikan melalui orang kepercayaan Wawan, Yuni Astuti. (Put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
JAUH MELEBIHI TARGET
Toyota Expo Sukses Jual 373 Unit
Senin, 20 November 2017 - 01:13 wib
BERITA FOTO
Seventeen Tutup Kemeriahan Toyota Expo
Senin, 19 November 2017 - 21:08 wib
SETYA NOVANTO KECELAKAAN
Karangan Bunga Ini Menggelitik: #savebakpao
Senin, 19 November 2017 - 17:49 wib
DERBI MADRILENO BERAKHIR IMBANG
Madrid Makin Jauh Ditinggalkan Barcelona
Senin, 19 November 2017 - 17:48 wib
ROMA MENANGI DERBY DELLA CAPITALE
Nainggolan Itu Bukan Manusia... Mengapa?
Senin, 19 November 2017 - 17:31 wib

Januari, UMK Rp2,6 Juta Rohil Berlaku
Senin, 19 November 2017 - 14:05 wib
Kabupaten Kuansing
Waspadai Aliran Sesat
Senin, 19 November 2017 - 13:59 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Politikus Golkar Ini Sebut Setnov Sebenarnya Sudah Siap Ditahan, tapi...
Ketika Citra NTT dan DPR Tercoreng karena Sikap Setya Novanto
Sopir Setya Novanto Resmi Dibebaskan, tapi...

Sabtu, 18 November 2017 - 17:50 WIB

Pengamat: Setnov Cuma Benjol, Tak Perlu Dibawa ke Singapura
Kader Muda Golkar Sebut Setnov Dapat Sanksi Sosial dari Masyarakat
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
 Toyota Expo Sukses Jual 373 Unit