Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIMINTA KEPADA SEJUMLAH PNS
Jaksa Sebut Aliran Dana Korupsi Alkes Juga Diterima Anak Ratu Atut
Rabu, 08 Maret 2017 - 19:15 WIB > Dibaca 401 kali Print | Komentar
Jaksa Sebut Aliran Dana Korupsi Alkes Juga Diterima Anak Ratu Atut
Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terkait pengadaan alat kesehatan tahun 2012, anak mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Andik Hazrumy disebut meminta uang kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Banten.

Dia disebut meminta sejumlah kepala dinas untuk mengalokasikan dana taktis atau operasional untuk kepentingan pribadinya dan Atut. Hal itu tercantum dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ratu Atut yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Menurut Jaksa Budi Nugraha, saat proses pelaksanaan lelang alkes RS Rujukan Provinsi Banten sedang berjalan, Atut memanggil Kadis Kesehatan Provinsi Banten Djaja Buddy Suhardja untuk bertemu di Hotel Crown Plaza, Jakarta. Atut juga memanggil beberapa kadis lainnya. "Dalam pertemuan tersebut hadir juga Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan dan Andika Hazrumy yang merupakan anak terdakwa," ujarnya saat membacakan surat dakwaan.

Atut saat itu menyampaikan keluhan tentang adanya kebutuhan operasional atau dana taktis yang diperlukan Atut dan anaknya selaku anggota DPD RI.

Selain itu, Atut menanyakan kepada para kepala dinas yang hadir mengenai progres pekerjaan dalam lelang pengadaan pada masing-masing dinas dan meminta untuk mengalokasikan dana taktis. "Untuk memenuhi permintaan  terdakwa, selanjutnya Wawan meminta Dadang Prijatna menemui Djaja Buddy Suhardja di kantor Dinkes Provinsi Banten untuk menyerahkan list proyek seluruh pengadaan beserta prosentase alokasi anggaran sebagai pegangan atau bahan kontrol pengeluaran uang yang akan diberikan kepada terdakwa sebesar 2,5 persen dari total proyek yang dikerjakan oleh Wawan untuk memenuhi kepentingan dana taktis dan operasional terdakwa," teragnya.

Kemudian, sebagaimana permintaan Atut, antara Oktober hingga Desember 2012 Atut menerima uang sebesar Rp3,859 miliar dari Wawan secara bertahap di rumahnya. Uang itu diberikan melalui orang kepercayaan Wawan, Yuni Astuti. (Put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PERTIMBANGKAN HASIL SIDANG MK
Ini Kata Agus Rahardjo soal Perpanjangan Masa Kerja Pansus Angket KPK
Selasa, 26 September 2017 - 17:50 wib
SAAT INGIN SALAT SUBUH
Kabiro Hukum KPK Nyaris Jadi Korban Pencurian, Begini Kronologisnya
Selasa, 26 September 2017 - 17:40 wib
RAPAT PARIPURNA DPR
Pansus Angket KPK Diperpanjang, Ini Alasan DPR
Selasa, 26 September 2017 - 17:30 wib
SESUAI PENGAKUAN SANG ISTRI
Bos Nikahsirri.com Terindikasi Gangguan Jiwa? Ini Jawaban Polisi
Selasa, 26 September 2017 - 17:20 wib
TERKAIT PANSUS ANGKET KPK
Walkout saat Paripurna, Ini Alasan 4 Fraksi DPR
Selasa, 26 September 2017 - 17:10 wib
HADIRKAN SEJUMLAH BIG MATCH
Matchday 2 Liga Champions 2017-2018, Ini Jadwal Lengkapnya
Selasa, 26 September 2017 - 16:45 wib
SULIT DIAKSES
KPK Bantah Tudingan Kubu Setnov soal SOP Penyidikan
Selasa, 26 September 2017 - 16:30 wib
DIDUGA BERUNSUR PORNOGRAFI
Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama
Selasa, 26 September 2017 - 16:15 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Bos Nikahsirri.com Terindikasi Gangguan Jiwa? Ini Jawaban Polisi
Cari Bukti Perdagangan Orang, Polisi Datangi Rumah Pemilik Situs Nikahsirri.com
KPK Bantah Tudingan Kubu Setnov soal SOP Penyidikan

Selasa, 26 September 2017 - 16:30 WIB

Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama

Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB

Dugaan Korupsi Pajak Kendaraan Bermotor Belum Ada Tersangka
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us