Wonderful Indonesia
UJICOBA SEPAKTAKRAW
Timnas Malaysia Dapat Pelajaran Berharga di Riau
Minggu, 05 Maret 2017 - 01:07 WIB > Dibaca 1117 kali Print | Komentar
Timnas Malaysia Dapat Pelajaran Berharga di Riau
Pemain Riau, Florensia Cristy, melakukan smes saat menghadapi Timnas Malaysia dalam pertandingan ujicoba di Hall A Rumbai Sport Center, Kamis (2/3/2016). Dalam persiapan untuk SEA Games 2017, Timnas Malaysia melakukan pemusatan latihan dan lima kali ujicoba di Riau. (HARY B KORIUN/RIAUPOS.CO)
Laporan Hary B Koriun, Pekanbaru

TIMNAS sepaktakraw putri  Malaysia yang dipersiapkan untuk  SEA Games 2017 di Kualalumpur, puas dengan hasil training center (TC) dan ujicoba dengan tim PON Riau di Jawa Barat (Jabar) 2016.  Tim yang dilatih  Mohd Fikri Bin Mohammed Noor dan  Nurdin Sabaruddin ini melakukan TC selama 10 hari  di Pekanbaru  sejak 22 Februari lalu dan berakhir Sabtu (4/3) kemarin.

Selama TC mereka melakukan lima kali ujicoba dengan Tim PON Riau 2016. Dalam lima kali pertandingan tersebut, di tiga pertandingan awal yang dimainkan di GOR Sepaktakraw Purna MTQ, tim Riau memperlihatkan dominasinya di nomor tim yang mempertandingkan empat regu. Namun di dua pertandingan terakhir, termasuk kemarin, Malaysia mulai memperlihatkan grafik naik.
 
Saat bertanding di Hall A Sport Center Rumbai, Kamis (2/3) yang memainkan nomor baru yang akan dipertandingkan di SEA Games  2017, yakni 4 lawan 4, Malaysia menang di dua regunya. Sedangkan untuk nomor double event, kedudukan imbang 1-1. Sedangkan saat bermain di nomor tim lagi yang merupakan ujicoba terakhir kemarin di GOR Sepaktakraw Purna MTQ, Malaysia menang dua regu pertama, seri di regu ketiga, dan kalah di regu keempat.

“Kami mendapatkan pelajaran berharga selama di Riau. Kami mendapatkan lawan yang kuat dan sepadan. Saya sengaja memilih melawan tim Riau karena Riau salah satu tim kuat di Indonesia. Riau punya beberapa pemain yang memperkuat timnas seperti Florensia Cristy dan yang lainnya,” ujar Mohd Fikri.

Dia mengakui, meski gagal meraih emas di PON 2016 lalu, tidak mudah anak-anak asuhannya mengalahkan tim putri Riau. Buktinya dalam lima kali pertandingan timnya harus bekerja keras.

“Tapi intinya kami tak mencari kemenangan di ujicoba ini. Kami sedang mematangkan tim.
Alhamdulillah, dalam lima kali ujicoba grafiknya meningkat,” jelas mantan pemain timnas Malaysia ini.

Saat TC di Pekanbaru, Malaysia membawa 14 pemain yang hampir pasti menghuni tim untuk SEA Games 2014. Para pemain yang dibawa tersebut adalah Asumalin Rajtama Som Chok, Kamisah Khamis, Nurul Aqirah Mat Tahir, Siti Nor Suhaida Jafri, Nurrashidah Abdul Rashid, Nor Farhana Ismail, Emilia Eva Matasha Sandia, Nurul Izzatul Hikmah Mod Zulkifli, Nurliyana Ismali, Alice Harun, Norazida Nasuha, dan Erma Nurfarqah Mohd Omar.

Setelah dari Riau, timnas Malaysia akan mengikuti beberapa kejuaraan, termasuk Queen Cup di Thailand, dan beberapa turnamen lainnya.

 “Setelah ini kami akan ke Chiang Mai untuk ikut Queen Cup,” jelas Fikri lagi.

Terpisah, pelatih Riau, Supardi Hutabarat, menjelaskan, secara kualitas kedua tim ada perimbangan. Dia menilai, tim Malaysia memiliki grafik naik selama berlatih dan ujicoba di Riau. Itu terlihat di lima pertadingan. Supardi juga menjelaskan, di tiga pertandingan awal Riau unggul. Namun di dua pertandingan terakhir, banyak pemain yang sakit dan kurang fit.

“Di pertandingan keempat saat memainkan 4 lawan 4, para pemain Riau masih asing karena hanya latihan pagi, dan sorenya bertanding di nomor itu. Namun perolehan angkanya ketat di dua regu itu dan kami selalu kalah dengan skor tipis. Di pertandingan terakhir, beberapa pemain seperti Florensia Cristy, Sutini, Syofriyanti dan beberapa lainnya sedang sakit dan ada yang tak fit saat bermain,” jelas Supardi.

Menurut Supardi, sepulang PON Jabar, para pemain tetap latihan seperti biasa, meski kurang maksimal. Ujicoba lawan Malaysia ini juga sebagai persiapan jika nanti turun di Kartini Cup, yang biasanya dilangsungkan di bulan April. Meski hingga kini iven itu belum jelas karena sedang ada pergantian Pengurus Besar (PB) Persatuan Sepaktakraw Seluruh Indonesia (PSTI), lanjutnya, namun ujicoba lawan timnas Malaysia tetap menjadi pengalaman berharga bagi para pemain.***


    

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Nazaruddin Benarkan Ancaman Gamawan Fauzi kepada Andi Narogong
Senin, 20 November 2017 - 20:45 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan
Senin, 20 November 2017 - 20:30 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 20:20 wib
RESMI DITAHAN KPK
Golkar Tarik Setya Novanto dari Kursi Ketua DPR di Rapat Pleno
Senin, 20 November 2017 - 20:10 wib
AKUI KETERLIBATAN DALAM PROYEK E-KTP
Bersiaplah! Jika Setnov "Bernyanyi", Jagat Politik Nasional Berguncang
Senin, 20 November 2017 - 20:00 wib
SEBELUM DITAHAN KPK
Bicara dengan Idrus, Setya Novanto Siap Lepaskan Semua Jabatan
Senin, 20 November 2017 - 19:40 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Begini Jawaban Nazaruddin saat Ditanya soal Pembagian Uang Korupsi e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 19:30 wib
RESMI DITAHAN KPK
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:20 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ternyata, Ini Alasan KPK Berani Jebloskan Setnov ke Tahanan
Senin, 20 November 2017 - 19:10 wib
HILMAN LUPA KECEPATAN MOBIL
Polisi Minta Keterangan Toyota untuk Usut Kecelakaan Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Lupakan Kekalahan, Rebut Tiket Tersisa

Senin, 20 November 2017 - 11:52 WIB

Madrid Makin Jauh Ditinggalkan Barcelona

Minggu, 19 November 2017 - 17:48 WIB

Nainggolan Itu Bukan Manusia... Mengapa?

Minggu, 19 November 2017 - 17:31 WIB

Kevin/Marcus Berjaya di Cina

Minggu, 19 November 2017 - 17:11 WIB

Masih Bingung Hitung Kerugian

Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us