Ditanya Dana Bos, Kasek Dihantui Ketakutan
Jumat, 03 Maret 2017 - 09:50 WIB > Dibaca 755 kali Print | Komentar
Berita Terkait



PELALAWAN (RIAUPOS.CO) - SEJUMLAH sekolah yang ada di Kabupaten Pelalawan khususnya di Kecamatan Pangkalankerinci mengaku resah atas ulah oknum dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memakai nama institusi lembaga tertinggi di Indonesia yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Padahal LSM KPK dan LSM BPKP tersebut merupakan singkatan dari LSM Komunitas Pemberantas Korupsi dan LSM Badan Pemantau Korupsi Penyelenggara Negara Kesatuan Republik Indonesia (BPKP NKRI). Dengan menggunakan nama lembaga tertinggi ini, maka kedua LSM ini mendatangi sejumlah sekolah dan memaksa pihak sekolah untuk menyerahkan laporan keuangan program pemerintah yakni dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk dilakukan pemeriksaan, layaknya seperti tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Mendengar nama KPK ini, sebagian dari sejumlah sekolah dihantui ketakutan dan sempat menyerahkan berkas dokumen yang mereka minta. Tidak ayal, kondisi inilah dimanfaatkan oleh oknum LSM mengintrogasi pihak sekolah. Introgasi yang mereka lakukan bahkan melebihi dari penyidik dari kepolisian.

Seperti yang dialami oleh salah seorang Kepala SDN di Pangkalankerinci yang minta identitasnya tidak disebutkan mengaku, bahwa dirinya telah didatangi oleh tiga orang pria dan seorang wanita yang mengaku dari KPK dan BPKP RI. Di mana kedatangan oknum LSM KPK ini, dengan tujuan untuk meminta laporan penggunaan Dana BOS kepada pihak sekolah. Bahkan, salah satu oknum LSM KPK ini, menakuti dirinya jika tidak memberikan laporan penggunaan dana BOS tersebut, akan dilakukan penahanan.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
GELAR PENYAMPAIAN ASPIRASI
PP Muhammadiyah Tak Ingin KPK Dilemahkan dengan Rencana Revisi UU
Jumat, 24 Maret 2017 - 20:32 wib
PILGUB DKI 2017
Tak Pakai Peci di Surat Suara Baru, Ahok Kemukakan Alasan Ini
Jumat, 24 Maret 2017 - 20:27 wib
DIDUGA DICURI OLEH OKNUM PEGAWAI
MK Diminta Lakukan Investigasi Terkait Hilangnya Berkas Pilkada
Jumat, 24 Maret 2017 - 20:23 wib
TERUS DALAMI BUKTI
KPK Isyaratkan Tetapkan Tersangka Baru Kasus E-KTP
Jumat, 24 Maret 2017 - 20:16 wib
PILGUB DKI 2017
Ahok Bantah Tudingan Anies Terkait Program OK OTrip
Jumat, 24 Maret 2017 - 20:12 wib
DIPERINTAHKAN OLEH SEORANG KASUBAG
Inilah Kronologis Pencurian Berkas Perkara Pilkada oleh Sekuriti MK
Jumat, 24 Maret 2017 - 20:03 wib
JIKA SETYA NOVANTO TERSANGKA
Dampak Kasus E-KTP, Golkar Harus Segera Adakan Munaslub
Jumat, 24 Maret 2017 - 19:52 wib
DISEBUT-SEBUT DIAMANKAN OLEH BNN
Adik Mendiang Olga Syahputra Bantah Tertangkap karena Kasus Narkoba
Jumat, 24 Maret 2017 - 19:47 wib
PILGUB DKI 2017
Guru Honorer Dapat Undangan dari Timses Ahok-Djarot, Ini Isinya
Jumat, 24 Maret 2017 - 19:43 wib
LIBATKAN EMPAT PETUGAS
Kasus Pencurian Berkas MK Ternyata Tak Hanya Menimpa Pilkada Dogiyai
Jumat, 24 Maret 2017 - 19:40 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Sakit Hati Berujung Maut

Jumat, 24 Maret 2017 - 11:13 WIB

Ditangkap Saat Transaksi di Hotel

Jumat, 24 Maret 2017 - 10:43 WIB

Spesialis Bongkar Rumah Disergap Polisi

Jumat, 24 Maret 2017 - 10:41 WIB

 Aniaya Siswa, Kasek SMAN Siak Hulu Dipolisikan

Jumat, 24 Maret 2017 - 10:25 WIB

Empat Komplotan Pencuri Mobil Dibekuk

Jumat, 24 Maret 2017 - 10:18 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us