Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Soal Transfer Duit YKUS Bachtiar Nasir ke Turki, Ternyata Sebenarnya...
Jumat, 24 Februari 2017 - 19:23 WIB > Dibaca 1639 kali Print | Komentar
Soal Transfer Duit YKUS Bachtiar Nasir ke Turki, Ternyata Sebenarnya...
Bachtiar Nasir. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Aliran dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) ke Turki hingga saat ini masih dalam pengusutan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Polisi bahkan mengaku sudah memegang bukti transfer yang diduga melibatkan ketua GNPF Ustaz Bachtiar Nasir (UBN). Menurut Kuasa hukum UBN, Kapitra Ampera, kepanikan Kapolri itu berlebihan.

Sebab, transfer itu tak terkait tindak pidana. "Ya ada aliran dana ke Turki. Nah makanya saya ingin luruskan, karena informasi yang didapat Pak Tito kurang akurat," katanya, seperti dikutip dari JPNN, Jumat (24/2/2017).

Di sisi lain, dia menyebut bahwa aliran uang dari YKUS ke Turki ditujukan ke sebuah yayasan bernama IHH Humanitarian Relief Foundation. Uang tersebut dikirim oleh Islahuddin Akbar, pegawai bank yang telah menjadi tersangka kasus dugaan TPPU. "Uangnya memang dari yayasan tapi dikirim melalui rekening Islahuddin. Uang tersebut berasal dari yayasan untuk disumbangkan ke yayasan IHH, NGO yang bergerak di bidang kemanusiaan untuk Suriah," tuturnya.

Di samping itu, pria yang juga pengacara Islahuddin ini menegaskan bahwa transfer ke IHH tersebut dilakukan pada Juni 2016. Artinya aliran dana tersebut jauh sebelum dibentuknya GNPF dan aksi 411 pada November serta 212 di bulan Desember. "Itu udah lama sekali, sekitar bulan Juni. GNPF-MUI itu baru ada bulan Oktober. Sementara donasi aksi GNPF baru muncul awal November. Jadi, gak ada hubungan dengan UBN. UBN tidak pernah kirim uang ke Turki," jelasnya.

Karena itu, dia menyayangkan pernyataan Kapolri di hadapan anggota Komisi III DPR kemarin (23/2/2017) yang menyebutkan bahwa UBN terlibat dalam aliran dana ke Turki. "Jadi, sumbangannya berasal dari rekening pribadi Islahudin dan uangnya murni dari pengurus YKUS. Jadi saya sangat menyayangkan bahwa itu dikaitkan dengan UBN," tandasnya. (mg5)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IDUL FITRI 1438 H
Kapolda Salat Ied Bersama Gubri di Masjid Annur
Senin, 25 Juni 2017 - 20:56 wib
 Polda Riau Siapkan 2 Kompi Personil Siaga 24 Jam
ANTISIPASI AKSI TEROR
Polda Riau Siapkan 2 Kompi Personil Siaga 24 Jam
Senin, 25 Juni 2017 - 20:20 wib
Dentuman Meriam Buluh Semarakkan Malam Takbir di Siak
IDUL FITRI 1438 H
Dentuman Meriam Buluh Semarakkan Malam Takbir di Siak
Senin, 25 Juni 2017 - 09:45 wib
DITEMBAK KARENA MENCOBA LARI
Provokator Kabur Massal Tahanan Rutan Sialang Bungkuk Dibekuk
Senin, 25 Juni 2017 - 01:11 wib

Barack Obama Start Liburan di Bali
Senin, 24 Juni 2017 - 16:32 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Jelang lebaran, Sat Sabhara Gencar Lakukan Patroli Premanisme
Jaksa Sebut Pencabutan BAP Miryam Tanpa Alasan yang Logis
Kasus Terorisme, Polisi Sudah Tangkap 36 Tersangka
Bamsoet Akui Bersyukur dengan Pernyataan Miryam

Kamis, 22 Juni 2017 - 20:10 WIB

Jaksa KPK: Ada Aliran Dana ke Marzuki Alie dan Banggar DPR
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini