Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Soal Transfer Duit YKUS Bachtiar Nasir ke Turki, Ternyata Sebenarnya...
Jumat, 24 Februari 2017 - 19:23 WIB > Dibaca 1781 kali Print | Komentar
Soal Transfer Duit YKUS Bachtiar Nasir ke Turki, Ternyata Sebenarnya...
Bachtiar Nasir. (JPNN)
Berita Terkait

Ternyata, Segini Jumlah Dana yang Dikantongi GNPF-MUI



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Aliran dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) ke Turki hingga saat ini masih dalam pengusutan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Polisi bahkan mengaku sudah memegang bukti transfer yang diduga melibatkan ketua GNPF Ustaz Bachtiar Nasir (UBN). Menurut Kuasa hukum UBN, Kapitra Ampera, kepanikan Kapolri itu berlebihan.

Sebab, transfer itu tak terkait tindak pidana. "Ya ada aliran dana ke Turki. Nah makanya saya ingin luruskan, karena informasi yang didapat Pak Tito kurang akurat," katanya, seperti dikutip dari JPNN, Jumat (24/2/2017).

Di sisi lain, dia menyebut bahwa aliran uang dari YKUS ke Turki ditujukan ke sebuah yayasan bernama IHH Humanitarian Relief Foundation. Uang tersebut dikirim oleh Islahuddin Akbar, pegawai bank yang telah menjadi tersangka kasus dugaan TPPU. "Uangnya memang dari yayasan tapi dikirim melalui rekening Islahuddin. Uang tersebut berasal dari yayasan untuk disumbangkan ke yayasan IHH, NGO yang bergerak di bidang kemanusiaan untuk Suriah," tuturnya.

Di samping itu, pria yang juga pengacara Islahuddin ini menegaskan bahwa transfer ke IHH tersebut dilakukan pada Juni 2016. Artinya aliran dana tersebut jauh sebelum dibentuknya GNPF dan aksi 411 pada November serta 212 di bulan Desember. "Itu udah lama sekali, sekitar bulan Juni. GNPF-MUI itu baru ada bulan Oktober. Sementara donasi aksi GNPF baru muncul awal November. Jadi, gak ada hubungan dengan UBN. UBN tidak pernah kirim uang ke Turki," jelasnya.

Karena itu, dia menyayangkan pernyataan Kapolri di hadapan anggota Komisi III DPR kemarin (23/2/2017) yang menyebutkan bahwa UBN terlibat dalam aliran dana ke Turki. "Jadi, sumbangannya berasal dari rekening pribadi Islahudin dan uangnya murni dari pengurus YKUS. Jadi saya sangat menyayangkan bahwa itu dikaitkan dengan UBN," tandasnya. (mg5)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Polri Minta Pendapat Ahli soal Istilah "Pribumi" di Pidato Anies
Divonis 4 Tahun, Keluarga Terdakwa Maki Hakim

Kamis, 19 Oktober 2017 - 11:49 WIB

Berkas Lengkap, Agus Saputra Diserahkan ke Jaksa Dugaan Korupsi ADD
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us