Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Soal Transfer Duit YKUS Bachtiar Nasir ke Turki, Ternyata Sebenarnya...
Jumat, 24 Februari 2017 - 19:23 WIB > Dibaca 1713 kali Print | Komentar
Soal Transfer Duit YKUS Bachtiar Nasir ke Turki, Ternyata Sebenarnya...
Bachtiar Nasir. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Aliran dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) ke Turki hingga saat ini masih dalam pengusutan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Polisi bahkan mengaku sudah memegang bukti transfer yang diduga melibatkan ketua GNPF Ustaz Bachtiar Nasir (UBN). Menurut Kuasa hukum UBN, Kapitra Ampera, kepanikan Kapolri itu berlebihan.

Sebab, transfer itu tak terkait tindak pidana. "Ya ada aliran dana ke Turki. Nah makanya saya ingin luruskan, karena informasi yang didapat Pak Tito kurang akurat," katanya, seperti dikutip dari JPNN, Jumat (24/2/2017).

Di sisi lain, dia menyebut bahwa aliran uang dari YKUS ke Turki ditujukan ke sebuah yayasan bernama IHH Humanitarian Relief Foundation. Uang tersebut dikirim oleh Islahuddin Akbar, pegawai bank yang telah menjadi tersangka kasus dugaan TPPU. "Uangnya memang dari yayasan tapi dikirim melalui rekening Islahuddin. Uang tersebut berasal dari yayasan untuk disumbangkan ke yayasan IHH, NGO yang bergerak di bidang kemanusiaan untuk Suriah," tuturnya.

Di samping itu, pria yang juga pengacara Islahuddin ini menegaskan bahwa transfer ke IHH tersebut dilakukan pada Juni 2016. Artinya aliran dana tersebut jauh sebelum dibentuknya GNPF dan aksi 411 pada November serta 212 di bulan Desember. "Itu udah lama sekali, sekitar bulan Juni. GNPF-MUI itu baru ada bulan Oktober. Sementara donasi aksi GNPF baru muncul awal November. Jadi, gak ada hubungan dengan UBN. UBN tidak pernah kirim uang ke Turki," jelasnya.

Karena itu, dia menyayangkan pernyataan Kapolri di hadapan anggota Komisi III DPR kemarin (23/2/2017) yang menyebutkan bahwa UBN terlibat dalam aliran dana ke Turki. "Jadi, sumbangannya berasal dari rekening pribadi Islahudin dan uangnya murni dari pengurus YKUS. Jadi saya sangat menyayangkan bahwa itu dikaitkan dengan UBN," tandasnya. (mg5)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BUNTUT INSIDEN BENDERA TERBALIK
Viral Lagi, Lagu Rapper Saykoji Sindir Malaysia
Rabu, 23 Agustus 2017 - 01:38 wib
HASI SIDANG ISBAT
Kemenag Tetapkan 10 Dzulhijah Jatuh pada 1 September
Rabu, 23 Agustus 2017 - 01:24 wib
TERUS KOORDINASI DENGAN OCA
Baru 35 Persen, JK Optimistis Dana Sponsor Asian Games Capai Target
Rabu, 23 Agustus 2017 - 01:17 wib
PARTAI PENGUSUNG BELUM DIKETAHUI
Ini Tanggapan PSSI soal Ketum Maju di Pilkada Sumut
Rabu, 23 Agustus 2017 - 01:00 wib
LIGUE 1 PRANCIS
Klub-klub Ligue 1 Kecam Rencana PSG Beli Mbappe
Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:54 wib
SEA GAMES 2017
Begini Imbauan Menhan kepada Masyarakat Terkait Insiden Bendera Terbalik
Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:36 wib
KIAN DEKAT KE HARI H
Raisa dan Hamish Daud Sudah Sebar Undangan Pernikahan?
Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:29 wib
MA KELUARKAN SK
Panitera Tersangka Penerima Suap Pengurusan Perkara Dinonaktifkan Sementara
Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:17 wib
TERKAIT KASUS CHAT PORNO
Lakukan Pengawasan ke Sekolah Penabur, Ini Beberapa Catatan KPAI
Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:00 wib
PERTIMBANGKAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Maskapai Penerbangan Vietnam Segera Buka Rute di Indonesia
Rabu, 22 Agustus 2017 - 21:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Panitera Tersangka Penerima Suap Pengurusan Perkara Dinonaktifkan Sementara
Lakukan Pengawasan ke Sekolah Penabur, Ini Beberapa Catatan KPAI
Dua Sandi Ini Jadi Kode Suap ke Panitera PN Jaksel

Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:30 WIB

KPAI Datangi Sekolah Penabur Terkait Kasus Chat Porno Guru kepada Siswi
KPK OTT Panitera dan Empat Pihak Lain di PN Jaksel, Begini Kronologinya
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us