Wonderful Indonesia
TERKAIT STATUS TERDAKWA
Kata Fahri, Secara Etis Ahok Seharusnya Berhenti
Jumat, 17 Februari 2017 - 20:15 WIB > Dibaca 659 kali Print | Komentar
Kata Fahri, Secara Etis Ahok Seharusnya Berhenti
Ahok. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat akan bertarung dengan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Akan tetapi, perdebatan penonaktifan atau tidaknya Ahok yang sudah berstatus terdakwa masih bergulir.

Dikhawatirkan Ahok yang kini aktif lagi menjadi gubernur, menggunakan fasilitas negara untuk meraih dukungan. Menurut Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, jika Ahok punya etika, harusnya dia berhenti sebagai gubernur DKI Jakarta karena sudah berstatus terdakwa.

Fahri memandang, secara hukum Ahok seharusnya sudah dinonaktifkan sebagai gubernur. "Karena Undang-undang mengatur demikian. Sebenarnya, kalau Ahok punya etika, secara etis dia harus berhenti," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Selain diberhentikan sementara, katanya lagi, Ahok juga seharusnya tidak menggunakan fasilitas negara. Fahri menduga, sekarang, Ahok sudah mengkondisikan camat, lurah yang punya akses ke RT maupun RW. Bahkan, setiap hari Ahok ngantor di Balai Kota dengan pengawalan aparatur negara, pakai mobil, ajudan, staf dari negara.

"Itu tidak fair bagi satu kompetisi dan tidak baik bagi dia juga karena dia dalam status sebagai terdakwa," sebutnya.

Dia menuturkan, harusnya semua itu Ahok lepas supaya pertandingan ini menjadi fair. Selain itu juga agar menjadi etis bagi Ahok sebagai seorang terdakwa untuk tidak memegang jabatan pemerintahan yang strategis. "DPRD (DKI Jakarta) juga sudah boikot, DPR ada (proses pengusulan) angket. Seharusnya dia (Ahok) sadari sebagai suatu persoalan etika di tingkat dia," tuturnya.

Proses usulan hak angket, imbuhnya, sudah sampai di tingkat rapat pimpinan. Dia menyebut, rapat pimpinan sudah menyetujui usulan dibawa ke badan musyawarah (bamus) DPR. Dikatakannya, jika tidak ada halangan maka Senin 20 Februari atau Selasa 21 Februari bamus akan membahas tindaklanjut usulan itu untuk dijadwalkan dibacakan di paripurna. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DUKUNGAN UNTUK EKOSISTEM DIGITAL YANG POSITIF
Family Protect, Layanan Internet Aman dari Telkomsel
Selasa, 16 Oktober 2017 - 17:45 wib

Menghadirkan Busana Muslimah Berfashion
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:48 wib
PEKANBARU CLEAN
Desain Indah, Agar Warga Cintai Lingkungan
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:32 wib

Mesin Sensor Internet Rp194 M
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:30 wib

Dinilai Tidak Akan Efektif
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:07 wib

Urban View + Yoga = Positive Vibes
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:30 wib
Kabupaten Rokan Hilir
Bupati Apresiasi Peran Mahasiswa
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:21 wib

Benturan Keras, Kiper Persela Meninggal
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:12 wib
Pekanbaru, riau
MAN 2 Pekanbaru Juara Olimpiade Science
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:10 wib
Pekanbaru, riau
BEI Riau Ajak Menabung Saham
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:08 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Panwascam Harus Pegang Amanah

Senin, 16 Oktober 2017 - 11:59 WIB

Perempuan PAN Ajak Kaum Ibu Ketahui Dunia Politik

Senin, 16 Oktober 2017 - 11:54 WIB

Partai Berkarya Berpeluang Dukung Jokowi di Pilpres 2019
Disebut Akan Jadi Mensos, Ini Komentar Djarot Saiful Hidayat
Sejumlah Kepala Daerah Kader PDI P Dipanggil ke Kediaman Megawati
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini