Wonderful Indonesia
TERKAIT STATUS TERDAKWA
Kata Fahri, Secara Etis Ahok Seharusnya Berhenti
Jumat, 17 Februari 2017 - 20:15 WIB > Dibaca 782 kali Print | Komentar
Kata Fahri, Secara Etis Ahok Seharusnya Berhenti
Ahok. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat akan bertarung dengan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Akan tetapi, perdebatan penonaktifan atau tidaknya Ahok yang sudah berstatus terdakwa masih bergulir.

Dikhawatirkan Ahok yang kini aktif lagi menjadi gubernur, menggunakan fasilitas negara untuk meraih dukungan. Menurut Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, jika Ahok punya etika, harusnya dia berhenti sebagai gubernur DKI Jakarta karena sudah berstatus terdakwa.

Fahri memandang, secara hukum Ahok seharusnya sudah dinonaktifkan sebagai gubernur. "Karena Undang-undang mengatur demikian. Sebenarnya, kalau Ahok punya etika, secara etis dia harus berhenti," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Selain diberhentikan sementara, katanya lagi, Ahok juga seharusnya tidak menggunakan fasilitas negara. Fahri menduga, sekarang, Ahok sudah mengkondisikan camat, lurah yang punya akses ke RT maupun RW. Bahkan, setiap hari Ahok ngantor di Balai Kota dengan pengawalan aparatur negara, pakai mobil, ajudan, staf dari negara.

"Itu tidak fair bagi satu kompetisi dan tidak baik bagi dia juga karena dia dalam status sebagai terdakwa," sebutnya.

Dia menuturkan, harusnya semua itu Ahok lepas supaya pertandingan ini menjadi fair. Selain itu juga agar menjadi etis bagi Ahok sebagai seorang terdakwa untuk tidak memegang jabatan pemerintahan yang strategis. "DPRD (DKI Jakarta) juga sudah boikot, DPR ada (proses pengusulan) angket. Seharusnya dia (Ahok) sadari sebagai suatu persoalan etika di tingkat dia," tuturnya.

Proses usulan hak angket, imbuhnya, sudah sampai di tingkat rapat pimpinan. Dia menyebut, rapat pimpinan sudah menyetujui usulan dibawa ke badan musyawarah (bamus) DPR. Dikatakannya, jika tidak ada halangan maka Senin 20 Februari atau Selasa 21 Februari bamus akan membahas tindaklanjut usulan itu untuk dijadwalkan dibacakan di paripurna. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Jakarta Diguncang Gempa Kuat
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:58 wib
BIDAN PTT DAN DOKTER DIANGKAT JADI CPNS
Honorer K2: Sakitnya Tuh di Sini Pak Menteri...
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:58 wib

Rusak Warnet, Warga Tenayan Raya Ditahan
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:50 wib
PAKAI TREN LAMA
Pasha Ungu, Penampilanmu...
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:43 wib

Usulkan Ongkos Haji Rp35 Juta
Selasa, 23 Januari 2018 - 13:33 wib
Sidang Pelanggaran Administrasi
KPU dan Panwaslu Pekanbaru Dihadirkan
Selasa, 23 Januari 2018 - 12:29 wib

Polsek Limapuluh Tingkatkan Patroli Antisipasi Begal
Selasa, 23 Januari 2018 - 12:23 wib

Rekrutmen CPNS Maksimal 200 Ribu
Selasa, 23 Januari 2018 - 11:42 wib
Kasus Penggelapan
Divonis Bersalah, Syahrani dan Ridwan Masih Berkeliaran
Selasa, 23 Januari 2018 - 11:36 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
KPU dan Panwaslu Pekanbaru Dihadirkan

Selasa, 23 Januari 2018 - 12:29 WIB

Gubri Harus Eksekusi Sanksi M Noer

Selasa, 23 Januari 2018 - 10:50 WIB

Kader Gerindra Jadi Korban Brimob Koboi, Ini Pernyataan Tegas PDI P
Bela Zulkifli Hasan soal LGBT, Begini Tanggapan PAN

Senin, 22 Januari 2018 - 20:45 WIB

Percayalah, LGBT Tidak Didukung Satu pun Fraksi di DPR, Ini Alasannya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us