Wonderful Indonesia
PASCA-KEKALAHAN DI BEKASI
Popularitas Dhani Tak Berefek bagi Masyarakat Pemilih Rasional
Jumat, 17 Februari 2017 - 19:32 WIB > Dibaca 529 kali Print | Komentar
Popularitas Dhani Tak Berefek bagi Masyarakat Pemilih Rasional
Ahmad Dhani. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Untuk menjadi kepala daerah, modal dikenal masyarakat sangat penting. Misalnya saja Ahmad Dhani yang selama ini dikenal karena profesinya sebagai musikus. Akan tetapi, mesti diingat bahwa penyebab orang dikenal ada dua jenis.

Apakah karena kebaikan, atau dikenal karena keburukannya. Demikian dikatakan oleh Direktur Eksekutif Vox Populi Center Pangi Syarwi Chaniago. "Kalau dikenal karena prestasinya, okelah. Tapi dikenal saja tidak cukup. Karena dikenal belum tentu disukai," katanya, seperti dikutip dari JPNN, Jumat (17/2/2017).

Kondisi inilah, kata Pangi, kemungkinan yang terjadi terhadap Ahmad Dhani sehingga meski cukup dikenal secara luas, tetapi bersama pasangannya calon Bupati Bekasi Saaduddin, belum mampu meraih kepercayaan mayoritas masyarakat Bekasi. Paling tidak hal tersebut terlihat berdasarkan hasil hitung sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi.

Data formulir C1 dari tempat pemungutan suara (TPS) yang masuk ke laman KPU menyatakan bahwa pasangan Saadddin-Ahmad Dhani hanya mengantongi 200.924 suara atau 24,62 persen. Sementara pasangan petahana yang unggul dari empat pasangan calon lain, Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja, mengantongi 338.260 suara (41.45 persen).

Hasil perhitungan tersebut berdasarkan suara yang sudah masuk dari 2.711 TPS ke laman KPU, Jumat (17/2/2017). Untuk Pilkada Kabupaten Bekasi, tercatat terdapat 3.958 TPS. "Jadi, untuk menjadi pemimpin itu, yang lebih keren setelah dikenal, juga disukai karena pengalaman, kinerja dan prestasinya. Artis belum ada jaminan bisa melayani rakyat," katanya lagi.

Selama ini, imbuhnya, yang terkesan di tengah masyarakat, artis justru dilayani. Bukan melayani kepentingan masyarakat. Karena itu, bagi masyarakat yang merupakan pemilih rasional, selalu terlebih dahulu mencari tahu figur calon pemimpin, sebelum menentukan pilihan. "Enggak ngefek yang namanya popularitas bagi masyarakat pemilih rasional. Bagi masyarakat, yang terpenting itu apakah calon kepala daerah itu bisa bekerja melayani rakyat atau tidak," tutupnya. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
USAI LAKUKAN PENYIDIKAN
Polisi Sudah Kantongi Identitas 2 Pelaku Pengeboman Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 21:00 wib
DINILAI SEBAGAI BENTUK KRIMINALISASI
Alumni 212 Desak Pemerintah Bebaskan Al Khaththath
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:42 wib
MENCAPAI Rp119 M
Tak Hanya Messi, Ronaldo Juga Tersandung Kasus Pajak
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:37 wib
SEBAGAI BENTUK BELASUNGKAWA
Datangi Lokasi Ledakan Bom Kampung Melayu, Relawan Jokowi Tabur Bunga
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:35 wib
TEWASKAN LIMA ORANG
Alasan Terjadinya Teror Kampung Melayu versi Kapolda Metro
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:30 wib
PASCA-TEROR KAMPUNG MELAYU
Sambangi Kediaman Solihin, Densus Ambil DNA Orangtua
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:22 wib
Kepala Desa Mengeluh Pembangunan Desa
Septina Komit Sediakan Anggaran Rp1 Triliun untuk Desa
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:04 wib
KUNJUNGI EMPAT KORBAN LUKA
Kemarahan Anies terhadap Teror Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:56 wib
SUDAH BERADA DI RS POLRI
Ini Kata Polisi soal Identitas 2 Pelaku Bom Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:50 wib
TERHENTI SEBELUM PEREMPATFINAL
Indonesia Gagal di Piala Sudirman, Begini Komentar Susy Susanti
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:40 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Alumni 212 Desak Pemerintah Bebaskan Al Khaththath
Septina Komit Sediakan Anggaran Rp1 Triliun untuk Desa
171 Kesbangpol Harus Perkuat Tim Deteksi Dini

Kamis, 25 Mei 2017 - 11:43 WIB

Nama-nama Tim Seleksi Bawaslu Riau Sudah Dipilih

Kamis, 25 Mei 2017 - 11:41 WIB

Akbar Sebut Panglima TNI Layak Maju Cawapres

Kamis, 25 Mei 2017 - 11:39 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini