PILGUB DKI 2017
PKB Gunakan Pendekatan Istikharah untuk Tentukan Pilihan
Jumat, 17 Februari 2017 - 01:30 WIB > Dibaca 1103 kali Print | Komentar
PKB Gunakan Pendekatan Istikharah untuk Tentukan Pilihan
Ketua DPP PKB Lukman Edy. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Untuk menentukan pasangan calon gubernur mana yang bakal didukung pada putaran kedua Pilkada DKI, Partai Kebagkitan Bangsa (PKB) akan meminta petunjuk dengan salat istikharah. Hal itu terkait apakah akan memberi dukungan ke pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat atau Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Menurut Ketua DPP PKB Lukman Edy, semua menjadi bahan pertimbangan.

Memilih untuk bersama PDIP sebagai bagian partai pendukung pemerintah atau mempertimbankan kekompakan koalisi Jakarta ketika mengusung Agus Harimurti Yudhoyono. "Makanya kemudian PKB begitu ada dua pilihan ragu, maka minta petunjuk pada yang maha kuasa. PKB pasti pendekatannya istikharah. Apalagi tinggal dua calon, wajib kita istikharah," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Yang akan menentukan bakal kemana suara PKB melalui salat istikharah itu, imbuhnya, adalah ketua umumnya, Muhaimin Iskandar. "Cuma siapa yang ditugaskan PKB untuk istikharah, ketua umum yang menentukan. Mekanisme PKB juga nanti mengajak beberapa kiai yang dianggap selama ini kita pakai untuk acara seperti ini," jelasnya.

Dikatakannya, pertimbangan PKB tak hanya sebatas hubungan antar partai, tetapi juga para konstituennya, terutama warga Nahdlatul Ulama. Meski begitu, yang pasti, suara yang akan diberikan PKB nantinya akan mempengaruhi kemenangan paslon tersebut. "PKB ini posisi penting, ke mana PKB akan bergerak di situ kemenangan," tegasnya.

Tim dari dua pasangan calon yang mendapatkan suara terbanyak, aku Lukman, sejauh ini sudah mengubungi PKB. "Dua-duanya mengajak kita karena PKB menentukan. Kemana PKB bergeser, itu yang menang," sebutnya.

Namun, wakil ketua komisi II DPR itu mengaku pihaknya tetap menunggu pengumuman resmi hasil suara dari KPU DKI karena hitung cepat dinilai tidak bisa dijadikan dasar. "Kami akan menunggu itu sampai datanya resmi dan itu diyakini kebenarannya. Kemudian PKB pasti akan istikharah untuk menentukan pilihan," tuntasnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MOTOGP 2017
Rossi Pakai KTP Palsu? Bagaimana Ceritanya?
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:23 wib
Polri Tembak Mati Bandar Eks Penegak Hukum
Bandar Narkotika Internasional Makin Liar
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:20 wib
PRA PIALA DUNIA 2018
Jepang dan Australia Menang, Zona Asia Makin Seru
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00 wib
KEGIATAN KEBERSAMAAN
Toyota Brotherhood Community Promo Wisata Sambil Bakti Sosial
Rabu, 28 Maret 2017 - 20:55 wib
SPS RIAU
SPS Persembahkan "Integrity Award"
Rabu, 28 Maret 2017 - 17:04 wib
NASIONAL
Jerat Pemilik Restoran Pencuri Data Kartu Kredit
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:58 wib
TEMBILHAN
Komit Bangun Pendidikan dan Sejahterakan Guru
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:51 wib
POLITIK
Keluarkan Perppu Perpanjang Masa Aktif Pimpinan KPU
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:43 wib
POLITIK
Kepala Daerah Boleh Ikut Kampanye di Pilkada DKI
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:41 wib
POLITIK
Intsiawati Ayus Geser Pesaing
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:39 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Keluarkan Perppu Perpanjang Masa Aktif Pimpinan KPU

Selasa, 28 Maret 2017 - 16:43 WIB

Kepala Daerah Boleh Ikut Kampanye di Pilkada DKI

Selasa, 28 Maret 2017 - 16:41 WIB

Intsiawati Ayus Geser Pesaing

Selasa, 28 Maret 2017 - 16:39 WIB

Resmi Diluncurkan, Inilah Dua Situs Anies-Sandi untuk Tangkal Hoax
Kubu Ahok-Djarot Tak Permasalahkan Pelaporan Inul

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:08 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us