Wonderful Indonesia
PILGUB DKI 2017
Emrus: Agus Bukan Ksatria jika Mengarahkan Pendukungnya
Jumat, 17 Februari 2017 - 01:50 WIB > Dibaca 856 kali Print | Komentar
Emrus: Agus Bukan Ksatria jika Mengarahkan Pendukungnya
Agus Yudhoyono dalam debat Pilkada DKI. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipastikan tersingkir pada pilkada DKI putaran pertama. Sejumlah saran terkait sikap Agus dan pendukungnya ke depan pun bermunculan terkait hal itu.

Menurut pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing, Agus sebaikanya tak mengarahkan pendukungnya ke salah satu kubu.

Emrus beralasan, jika Agus mengarahkan pendukungnya ke salah satu kubu, hal itu akan menggerus citra kesatria yang sudah ditunjukkan Agus. "Kalau dia mengarahkan berarti sungguh-sungguh Agus bukan kesatria. Karena apa,  pemilih Agus ini  setia terhadap Agus yang tidak diarah-arahkan dan dimobilisasikan?" ujar Emrus, Kamis (16/2/2017).

Di samping itu, imbuhnya, bukan hal gampang bagi Agus untuk bisa mengarahkan pendukungnya ke salah satu kubu di pilkada DKI.

Emrus memperkirakan, paling hanya 5-10 persen dari pendukung Agus yang bisa diarahkan. "Kalau saya lihat pemilih Jakarta adalah pemilih rasional. Jadi tidak segampang itu Agus mengarahkan pemilihnya kepada salah satu pasangan," sebutnya, sebagaimana dikutip dari JPNN, Kamis (16/2/2017).

Karena itu, dia pun memandang, jika Agus memang kesatria, jangan sekali-sekali putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono tersebut mengarahkan pemilihnya untuk memilih salah satu pasangan di putaran kedua. "Harusnya dia cuma berkata sebagai berikut, "saya serahkan kepada pemilih saya untuk bicara hati nurani dan memilih salah satu pasangan untuk memimpin DKI Jakarta"," tutup direktur EmrusCorner itu. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT PRESIDENTIAL THRESHOLD 0 PERSEN
Pantang "Walk Out, Demokrat Siap Voting
Kamis, 20 Juli 2017 - 21:00 wib
PASCA-100 HARI PENYERANGAN
Begini Harapan Istri Novel Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:45 wib
TERBUKTI MELALUKAN KORUPSI
Ratu Atut Divonis 5 Tahun 6 Bulan Terkait Korupsi Alkes
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:30 wib
YAKINI MASIH ADA PIHAK LAIN
Fakta Persidangan e-KTP Belum Lengkap, Begini Tanggapan JPU KPK
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:15 wib
TERKAIT IDEOLOGI KHILAFAH
MUI Sarankan Pemerintah Bawa Persoalan HTI ke Pengadilan
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:52 wib
WASPADAI ADANYA POLITIK UANG
Instruksi SBY soal RUU Pemilu Beredar, Begini Tanggapan Kader Demokrat
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:48 wib
PERCAYA DIRI USAI IMBANGI THAILAND
Jumpa Indonesia, Timnas Mongolia Targetkan Poin Penuh
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:41 wib
HASIL KORUPSI IRMAN DAN SUGIHARTO
Tiga Anggota DPR Ini Disebut Ikut Nikmati Uang e-KTP
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:36 wib
DARI ALASAN KEAMANAN HINGGA KEAGAMAAN
Masih Jadi Polemik, Ini Kata MUI soal Imunisasi
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:32 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Julak Aqil Mendaftarkan diri dari penjaringan Partai Nasdem
Presidential Threshold 20 Persen, Gerindra Sebut Pemerintah Otoriter
Instruksi SBY soal RUU Pemilu Beredar, Begini Tanggapan Kader Demokrat
Calon Petahana Wajib Cuti Pilkada

Kamis, 20 Juli 2017 - 12:26 WIB

PPP Buka Penjaringan Balon Gubri

Kamis, 20 Juli 2017 - 12:23 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us