Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DITANGKAP DINIHARI TADI
Wanita Indonesia Pembunuh Kim Jong-nam Diberi Pendampingan Kemenlu
Kamis, 16 Februari 2017 - 17:57 WIB > Dibaca 1006 kali Print | Komentar
Wanita Indonesia Pembunuh Kim Jong-nam Diberi Pendampingan Kemenlu
Kim Jong-nam. (GETTY IMAGES/REUTERS)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Siti Aishah, perempuan berpaspor Indonesia yang berstatus tersangka pembuhunan kerabat pimpinan Korea Utara Kim Jong Un, akan mendapatkan pendampingan hukum dari pemerintah Indonesia. , Kamis (16/2/2017), Dirjen Perlindungan dan Hukum WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal mengungkapkan hal itu dalam keterangan tertulis.

Menurut Iqbal, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur telah meminta informasi dari otoritas kemanan Malaysia terkait penangkapan Siti Aishah. Iqbal mengatakan, sesuai data diri yang disampaikan otoritas keamanan Malaysia, perempuan tersebut telah terverifikasi berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).  "Menindaklanjuti hasil verifikasi tersebut, KBRI telah meminta akses kekonsuleran kepada Pemerintah Malaysia untuk dapat memberikan pendampingan dalam rangka memastikan hak-hak hukumnya terpenuhi," ungkap Iqbal dalam rilis yang diterima wartawan.

Saat ini, imbuh Iqbal, staf KBRI dalam perjalanan menuju Selangor, Malaysia. "KBRI terus melakukan koordinasi dengan aparat keamanan Malaysia terkait kasus ini," sebutnya.

Polisi Malaysia sebelumnya dikabarkan menangkap tersangka perempuan kedua yang dituduh melakukan pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Yang mengejutkan, tersangka kedua disebut beridentitas paspor Indonesia bernama Siti Aishah.

Pernyataan resmi Jenderal Inspektoral Kepolisian Kerajaan Malaysia, menyebut bahwa mereka sudah menangkap tersangka kedua yang diduga terlibat dalam kematian seorang pria Korea pada 13 Februari 2017. Tersangka kedua itu sesuai dengan rekaman CCTV yang diperoleh polisi.

”Dia ditangkap sendirian,” tulis pernyataan yang ditandatangani oleh Khalid Abu Bakar, Inspektur Jenderal Polisi Kepolisian Kerajaan Malaysia tersebut.

Kemudian disebut pula bahwa tersangka berpaspor Indonesia dengan nama Siti Aishah, yang lahir di Serang, Indonesia pada 1992. Penyelidikan masih terus berlangsung dan tindakan selanjutnya terhadap tersangka akan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku. Dikutip kantor berita Reuters, tersangka pertama hari ini akan dihadirkan ke pengadilan untuk dengar pendapat.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
BULAN MEI 2018
Amerika Serikat Tetap Ngotot Buka Kedutaan di Yerusalem
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:08 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib

Pipa PDAM Bocor di Jalan M Yatim
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us