Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DITANGKAP DINIHARI TADI
Wanita Indonesia Pembunuh Kim Jong-nam Diberi Pendampingan Kemenlu
Kamis, 16 Februari 2017 - 17:57 WIB > Dibaca 752 kali Print | Komentar
Wanita Indonesia Pembunuh Kim Jong-nam Diberi Pendampingan Kemenlu
Kim Jong-nam. (GETTY IMAGES/REUTERS)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Siti Aishah, perempuan berpaspor Indonesia yang berstatus tersangka pembuhunan kerabat pimpinan Korea Utara Kim Jong Un, akan mendapatkan pendampingan hukum dari pemerintah Indonesia. , Kamis (16/2/2017), Dirjen Perlindungan dan Hukum WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal mengungkapkan hal itu dalam keterangan tertulis.

Menurut Iqbal, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur telah meminta informasi dari otoritas kemanan Malaysia terkait penangkapan Siti Aishah. Iqbal mengatakan, sesuai data diri yang disampaikan otoritas keamanan Malaysia, perempuan tersebut telah terverifikasi berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).  "Menindaklanjuti hasil verifikasi tersebut, KBRI telah meminta akses kekonsuleran kepada Pemerintah Malaysia untuk dapat memberikan pendampingan dalam rangka memastikan hak-hak hukumnya terpenuhi," ungkap Iqbal dalam rilis yang diterima wartawan.

Saat ini, imbuh Iqbal, staf KBRI dalam perjalanan menuju Selangor, Malaysia. "KBRI terus melakukan koordinasi dengan aparat keamanan Malaysia terkait kasus ini," sebutnya.

Polisi Malaysia sebelumnya dikabarkan menangkap tersangka perempuan kedua yang dituduh melakukan pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Yang mengejutkan, tersangka kedua disebut beridentitas paspor Indonesia bernama Siti Aishah.

Pernyataan resmi Jenderal Inspektoral Kepolisian Kerajaan Malaysia, menyebut bahwa mereka sudah menangkap tersangka kedua yang diduga terlibat dalam kematian seorang pria Korea pada 13 Februari 2017. Tersangka kedua itu sesuai dengan rekaman CCTV yang diperoleh polisi.

”Dia ditangkap sendirian,” tulis pernyataan yang ditandatangani oleh Khalid Abu Bakar, Inspektur Jenderal Polisi Kepolisian Kerajaan Malaysia tersebut.

Kemudian disebut pula bahwa tersangka berpaspor Indonesia dengan nama Siti Aishah, yang lahir di Serang, Indonesia pada 1992. Penyelidikan masih terus berlangsung dan tindakan selanjutnya terhadap tersangka akan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku. Dikutip kantor berita Reuters, tersangka pertama hari ini akan dihadirkan ke pengadilan untuk dengar pendapat.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
USAI LAKUKAN PENYIDIKAN
Polisi Sudah Kantongi Identitas 2 Pelaku Pengeboman Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 21:00 wib
DINILAI SEBAGAI BENTUK KRIMINALISASI
Alumni 212 Desak Pemerintah Bebaskan Al Khaththath
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:42 wib
MENCAPAI Rp119 M
Tak Hanya Messi, Ronaldo Juga Tersandung Kasus Pajak
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:37 wib
SEBAGAI BENTUK BELASUNGKAWA
Datangi Lokasi Ledakan Bom Kampung Melayu, Relawan Jokowi Tabur Bunga
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:35 wib
TEWASKAN LIMA ORANG
Alasan Terjadinya Teror Kampung Melayu versi Kapolda Metro
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:30 wib
PASCA-TEROR KAMPUNG MELAYU
Sambangi Kediaman Solihin, Densus Ambil DNA Orangtua
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:22 wib
Kepala Desa Mengeluh Pembangunan Desa
Septina Komit Sediakan Anggaran Rp1 Triliun untuk Desa
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:04 wib
KUNJUNGI EMPAT KORBAN LUKA
Kemarahan Anies terhadap Teror Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:56 wib
SUDAH BERADA DI RS POLRI
Ini Kata Polisi soal Identitas 2 Pelaku Bom Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:50 wib
TERHENTI SEBELUM PEREMPATFINAL
Indonesia Gagal di Piala Sudirman, Begini Komentar Susy Susanti
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:40 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Polisi Sudah Kantongi Identitas 2 Pelaku Pengeboman Kampung Melayu
Alasan Terjadinya Teror Kampung Melayu versi Kapolda Metro
Di Lokasi Bom Bunuh Diri, Polisi Temukan Buku Berlumuran Darah
Sambangi Kediaman Solihin, Densus Ambil DNA Orangtua
Ini Kata Polisi soal Identitas 2 Pelaku Bom Kampung Melayu
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini