Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Begini Tanggapan Bachtiar Nasir usai Pemeriksaan di Bareskrim
Sabtu, 11 Februari 2017 - 15:47 WIB > Dibaca 766 kali Print | Komentar
Begini Tanggapan Bachtiar Nasir usai Pemeriksaan di Bareskrim
Bachtiar Nasir. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Jumat (10/2/2017), Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir menjalani pemeriksaan di Bareskrim. Dia diperiksa sebagai saksi dugaan penyalahgunaan penghimpunan dana masyarakat.

Bachtiar mengaku optimistis tidak ada penyelewengan dalam penggunaan dana tersebut. Dia menuturkan, penggalangan dana dilakukan untuk aksi 4 November (411) dan 2 Desember (212) lalu. Dana juga digunakan untuk membantu korban gempa Aceh dan banjir di Bima. "Rp500 juta untuk Aceh dan Rp200 juta di Bima. Jadi, uang itu kembali ke umat," katanya, seperti dikutip dari JPNN.

Menurutnya, jika untuk aksi, uang penggalangan itu dipergunakan untuk transportasi dan konsumsi. Bahkan, juga untuk biaya berobat korban 411. "Semua itu dipergunakan sesuai kebutuhan dan saya yakin tidak ada pengalihan dana menjadi hak siapapun," sebutnya.

Ditanyakan berapa total dana hasil penggalangan tersebut, dia menyebut tidak tahu dengan tepat. Namun, kalau dana pribadinya yang disumbangkan mencapai Rp3 miliar. "Uang pribadi itu juga belum semuanya habis. Kalau dibanding uang partai ini sangat kecil ya," ungkapnya.

Di sisi lain, terkait uang yang masuk ke Yayasan Justice fo All, Bachtiar mengaku tidak terhubung sama sekali. Namun, yang pasti tidak ada yang mengambil uang tersebut. "Saya bukan anggota, pengawas atau apapun. Tapi, uang itu seharusnya tidak ada yang mengambil. Tetap untuk umat," jelasnya.

Sementara itu, terkait proses hukum, apakah merasa ini kriminalisasi, diakuinya dirinya sama sekali tidak pernah menyebut adanya kriminalisasi terhadap dirinya. Yang pasti, Polri sedang berupaya menegakkan hukum. "Saya mendukung penegakan hukum yang dilakukan Polri," ucapnya.

Bachtiar menilai, tidak perlu memojokkan siapapun dalam kasus tersebut, apalagi Polri. Bila memang ada kesalahan, dia siap untuk bertanggungjawab. "Kalau saya salah ya harus tanggung jawab," tuturnya ditemui di depan gedung Bareskrim.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Habib Rizieq Sebut Perang Hukum Telah Dimulai
Selasa, 29 Mei 2017 - 21:00 wib
TERBUKTI LAKUKAN UJARAN KEBENCIAN
Penulis Buku Jokowi Undercover Divonis 3 Tahun Penjara
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:50 wib
SOAL MASA KEPEMIMPINAN
Darmayanti Sebut Polemik DPD Dibuat-Buat agar Gaduh
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:45 wib
SEBUT HUKUMNYA WAJIB
Kampanyekan Bayar Zakat, Ketua MPR Kunjungi Baznas
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:35 wib
TERKAIT PEMBERIAN PREDIKAT WTP
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Kemendes
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:25 wib
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Kuasa Hukum Habib Rizieq Bentuk Tim Pembela Ulama
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:13 wib
SIDAK DI MAPOLRES JAKTIM
Saling Kenal, Fahri Bertemu Auditor BPK Terjerat OTT KPK
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:08 wib
KOMENTARI UNGGAHAN DIVISI MABES POLRI
Hina Kapolri di Instagram, Pria Madura Diciduk Polisi
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:03 wib
PERCEPAT REVISI UU
Presiden Ingin TNI Ikut Berantas Terorisme
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:58 wib
TERKAIT PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LEBARAN
CCTV Pelabuhan Harus Terintegrasi dengan Posko Dirjen Perhubungan Laut
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:53 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Habib Rizieq Sebut Perang Hukum Telah Dimulai

Senin, 29 Mei 2017 - 21:00 WIB

Penulis Buku Jokowi Undercover Divonis 3 Tahun Penjara
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Kemendes
Pakar Sebut Pelantikan OSO sebagai Ketua DPD Tak Bermasalah
Kuasa Hukum Habib Rizieq Bentuk Tim Pembela Ulama
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini