Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Begini Tanggapan Bachtiar Nasir usai Pemeriksaan di Bareskrim
Sabtu, 11 Februari 2017 - 15:47 WIB > Dibaca 813 kali Print | Komentar
Begini Tanggapan Bachtiar Nasir usai Pemeriksaan di Bareskrim
Bachtiar Nasir. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Jumat (10/2/2017), Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir menjalani pemeriksaan di Bareskrim. Dia diperiksa sebagai saksi dugaan penyalahgunaan penghimpunan dana masyarakat.

Bachtiar mengaku optimistis tidak ada penyelewengan dalam penggunaan dana tersebut. Dia menuturkan, penggalangan dana dilakukan untuk aksi 4 November (411) dan 2 Desember (212) lalu. Dana juga digunakan untuk membantu korban gempa Aceh dan banjir di Bima. "Rp500 juta untuk Aceh dan Rp200 juta di Bima. Jadi, uang itu kembali ke umat," katanya, seperti dikutip dari JPNN.

Menurutnya, jika untuk aksi, uang penggalangan itu dipergunakan untuk transportasi dan konsumsi. Bahkan, juga untuk biaya berobat korban 411. "Semua itu dipergunakan sesuai kebutuhan dan saya yakin tidak ada pengalihan dana menjadi hak siapapun," sebutnya.

Ditanyakan berapa total dana hasil penggalangan tersebut, dia menyebut tidak tahu dengan tepat. Namun, kalau dana pribadinya yang disumbangkan mencapai Rp3 miliar. "Uang pribadi itu juga belum semuanya habis. Kalau dibanding uang partai ini sangat kecil ya," ungkapnya.

Di sisi lain, terkait uang yang masuk ke Yayasan Justice fo All, Bachtiar mengaku tidak terhubung sama sekali. Namun, yang pasti tidak ada yang mengambil uang tersebut. "Saya bukan anggota, pengawas atau apapun. Tapi, uang itu seharusnya tidak ada yang mengambil. Tetap untuk umat," jelasnya.

Sementara itu, terkait proses hukum, apakah merasa ini kriminalisasi, diakuinya dirinya sama sekali tidak pernah menyebut adanya kriminalisasi terhadap dirinya. Yang pasti, Polri sedang berupaya menegakkan hukum. "Saya mendukung penegakan hukum yang dilakukan Polri," ucapnya.

Bachtiar menilai, tidak perlu memojokkan siapapun dalam kasus tersebut, apalagi Polri. Bila memang ada kesalahan, dia siap untuk bertanggungjawab. "Kalau saya salah ya harus tanggung jawab," tuturnya ditemui di depan gedung Bareskrim.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BAHAS KORUPSI LINTAS NEGARA
Lembaga Antikorupsi Malaysia Perkuat Kerja Sama dengan KPK
Rabu, 26 Juli 2017 - 21:00 wib
TERKAIT PT 20 PERSEN
Jika PAN Gabung Poros PD-Gerindra-PKS, Pilpres 2019 Dipastikan...
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:45 wib
RUMOR BURSA TRANSFER
City Akan Salip Madrid untuk Dapatkan Mbappe
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:17 wib
PERKARA DUGAAN SUAP
Saipul Jamil Tuding Panitera PN Jakarta Utara Tipu Pengacaranya
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:14 wib
BINA HUBUNGAN BAIK
Laporkan Perkembangan, PSSI Sambangi Kemenpora
Rabu, 26 Juli 2017 - 20:10 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Simak! Inilah Pesan Novel Baswedan untuk Kapolri
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:59 wib
AJUKAN PERMOHONAN PENGUJIAN
Datangi MK, Persis Gugat Perppu Ormas
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:56 wib
BERAKHIR PADA 2021
Pemerintah Pastikan Izin Freeport Belum Diperpanjang
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:52 wib
PSSI KOORDINASI DENGAN PEMERINTAH
AFC Tunjuk Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala AFC U-19
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:47 wib
KANTORNYA DISEBUT JADI TEMPAT TRANSAKSI SUAP
Bantah Tudingan Yulianis, Elza Syarif Minta Dipanggil DPR
Rabu, 26 Juli 2017 - 19:34 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Lembaga Antikorupsi Malaysia Perkuat Kerja Sama dengan KPK
Saipul Jamil Tuding Panitera PN Jakarta Utara Tipu Pengacaranya
Simak! Inilah Pesan Novel Baswedan untuk Kapolri

Rabu, 26 Juli 2017 - 19:59 WIB

Datangi MK, Persis Gugat Perppu Ormas

Rabu, 26 Juli 2017 - 19:56 WIB

Bantah Tudingan Yulianis, Elza Syarif Minta Dipanggil DPR
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us