Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Begini Tanggapan Bachtiar Nasir usai Pemeriksaan di Bareskrim
Sabtu, 11 Februari 2017 - 15:47 WIB > Dibaca 1024 kali Print | Komentar
Begini Tanggapan Bachtiar Nasir usai Pemeriksaan di Bareskrim
Bachtiar Nasir. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Jumat (10/2/2017), Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir menjalani pemeriksaan di Bareskrim. Dia diperiksa sebagai saksi dugaan penyalahgunaan penghimpunan dana masyarakat.

Bachtiar mengaku optimistis tidak ada penyelewengan dalam penggunaan dana tersebut. Dia menuturkan, penggalangan dana dilakukan untuk aksi 4 November (411) dan 2 Desember (212) lalu. Dana juga digunakan untuk membantu korban gempa Aceh dan banjir di Bima. "Rp500 juta untuk Aceh dan Rp200 juta di Bima. Jadi, uang itu kembali ke umat," katanya, seperti dikutip dari JPNN.

Menurutnya, jika untuk aksi, uang penggalangan itu dipergunakan untuk transportasi dan konsumsi. Bahkan, juga untuk biaya berobat korban 411. "Semua itu dipergunakan sesuai kebutuhan dan saya yakin tidak ada pengalihan dana menjadi hak siapapun," sebutnya.

Ditanyakan berapa total dana hasil penggalangan tersebut, dia menyebut tidak tahu dengan tepat. Namun, kalau dana pribadinya yang disumbangkan mencapai Rp3 miliar. "Uang pribadi itu juga belum semuanya habis. Kalau dibanding uang partai ini sangat kecil ya," ungkapnya.

Di sisi lain, terkait uang yang masuk ke Yayasan Justice fo All, Bachtiar mengaku tidak terhubung sama sekali. Namun, yang pasti tidak ada yang mengambil uang tersebut. "Saya bukan anggota, pengawas atau apapun. Tapi, uang itu seharusnya tidak ada yang mengambil. Tetap untuk umat," jelasnya.

Sementara itu, terkait proses hukum, apakah merasa ini kriminalisasi, diakuinya dirinya sama sekali tidak pernah menyebut adanya kriminalisasi terhadap dirinya. Yang pasti, Polri sedang berupaya menegakkan hukum. "Saya mendukung penegakan hukum yang dilakukan Polri," ucapnya.

Bachtiar menilai, tidak perlu memojokkan siapapun dalam kasus tersebut, apalagi Polri. Bila memang ada kesalahan, dia siap untuk bertanggungjawab. "Kalau saya salah ya harus tanggung jawab," tuturnya ditemui di depan gedung Bareskrim.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PILPRES 2019
JK Pensiun, Golkar Gelar Konvensi Cari Pendamping Jokowi
Rabu, 23 Januari 2018 - 21:00 wib
SEBAGAI MENTERI DAN PENGURUS PARTAI
Keras! Kata Fadli Zon, Jokowi Jilat Ludah Sendiri soal Rangkap Jabatan
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:45 wib
DIGELAR DI TIM
Megawati Ulang Tahun Ke-71, Jokowi Nyanyi Lagu Jamrud
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:20 wib
POLEMIK DUALISME
Bertemu Wiranto, OSO: Tidak Ada Kubu-kubuan di Hanura
Rabu, 23 Januari 2018 - 20:10 wib
TERLIBAT KERIBUTAN
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:50 wib
SIDANG UJI MATERI
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:40 wib
AIRLANGGA DAN IDRUS
PDIP Tak Masalah Kader Golkar Rangkap Jabatan, Ini Alasannya
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:30 wib
TANGGAPI PROVOKASI CINA
Dukungan Indonesia Dibutuhkan AS Terkait Laut Cina Selatan
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:20 wib
KUTIP SATU AYAT
Dipolisikan FUIB, Inilah Lawakan Ge Pamungkas yang Diduga Hina Alquran
Rabu, 23 Januari 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Bukan Politik, OSO Dilaporkan ke Bareskrim karena Penyalahgunaan Wewenang
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Konstitusional, Begini Penjelasan Muhammadiyah soal UU Penodaan Agama
Dokter Cantik Sonia Diperiksa KPK Terkait Kasus TPPU Bupati Rita
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini