Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DINILAI SARAT DENGAN PEMOLITIKAN HUKUM
Dugaan Pencucian Uang UBN, Kapitra: Pakai Detergen atau Sabun Colek?
Kamis, 09 Februari 2017 - 19:53 WIB > Dibaca 1534 kali Print | Komentar
Dugaan Pencucian Uang UBN, Kapitra: Pakai Detergen atau Sabun Colek?
Ustaz Bachtiar Nasir. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus dugaan penyimpangan dana umat untuk Yayasan Justice For All, menurut Ketua Bidang Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Kapitra Ampera sarat dengan pemolitikan hukum.

Dia menduga, pengungkapan kasus itu untuk menyasar Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir. Bareskrim sendiri saat ini mengusut kasus dugaan tindak pidana pencucian uang melalui Yayasan Justice For All. Yayasan itu diduga sebagai penampung dana untuk membiayai Aksi Bela Islam (ABI) I dan II pada 2016.

Akan tetapi, dia menuding Bareskrim Polri punya agenda lain di balik pengungkapan kasus itu karena sangat ganjil jika dana umat dipersoalkan. "Ini bukan hanya kriminalisasi terhadap ulama, tapi bentuk pemolitikan hukum. Saya heran dengan pernyataan Bareskrim yang menyoal dana umat untuk Aksi Bela Islam," kata Kapitra, seperti dikutip dari JPNN, Kamis (9/2/2017).

Justru, Kapitra yang juga kuasa hukum Bachtiar tersebut mempertanyakan dasar Bareskrim mencurigai adanya praktik pencucian uang yang dituduhkan kepada Bachtiar.

Hal itu lantaran uang yang digalang dari umat benar-benar digunakan untuk ABI I dan II. "Bareskrim mencari-cari celah untuk menjerat UBN (Ustaz Bachtiar Nasir, red). Penggalangan dana ini murni dari umat dan tidak ada yang melaporkan. Lagi pula ABI satu dan dua benar ada. Lantas apa yang disoal?” jelasnya.

Karena itu, dia menganggap tudingan Bachtiar melakukan tindak pidana pencucian uang jelas tudingan aneh. ”Kalau dibilang pencucian uang, pakai apa? Apa pakai detergen atau sabun colek?” tuturnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Habib Rizieq Sebut Perang Hukum Telah Dimulai
Selasa, 29 Mei 2017 - 21:00 wib
TERBUKTI LAKUKAN UJARAN KEBENCIAN
Penulis Buku Jokowi Undercover Divonis 3 Tahun Penjara
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:50 wib
SOAL MASA KEPEMIMPINAN
Darmayanti Sebut Polemik DPD Dibuat-Buat agar Gaduh
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:45 wib
SEBUT HUKUMNYA WAJIB
Kampanyekan Bayar Zakat, Ketua MPR Kunjungi Baznas
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:35 wib
TERKAIT PEMBERIAN PREDIKAT WTP
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Kemendes
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:25 wib
PASCA-DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
Kuasa Hukum Habib Rizieq Bentuk Tim Pembela Ulama
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:13 wib
SIDAK DI MAPOLRES JAKTIM
Saling Kenal, Fahri Bertemu Auditor BPK Terjerat OTT KPK
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:08 wib
KOMENTARI UNGGAHAN DIVISI MABES POLRI
Hina Kapolri di Instagram, Pria Madura Diciduk Polisi
Selasa, 29 Mei 2017 - 20:03 wib
PERCEPAT REVISI UU
Presiden Ingin TNI Ikut Berantas Terorisme
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:58 wib
TERKAIT PENYELENGGARAAN ANGKUTAN LEBARAN
CCTV Pelabuhan Harus Terintegrasi dengan Posko Dirjen Perhubungan Laut
Selasa, 29 Mei 2017 - 19:53 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Habib Rizieq Sebut Perang Hukum Telah Dimulai

Senin, 29 Mei 2017 - 21:00 WIB

Penulis Buku Jokowi Undercover Divonis 3 Tahun Penjara
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Kemendes
Pakar Sebut Pelantikan OSO sebagai Ketua DPD Tak Bermasalah
Kuasa Hukum Habib Rizieq Bentuk Tim Pembela Ulama
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini