Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Oh, Yayasan Bachtiar Nasir Dicurigai Bareskrim Karena Ini
Rabu, 08 Februari 2017 - 18:19 WIB > Dibaca 926 kali Print | Komentar
Oh, Yayasan Bachtiar Nasir Dicurigai Bareskrim Karena Ini
Ketua Bidang Advokasi GNPF-MUI Kapitra Ampera di Bareskrim Polri, Rabu (8/2). (FATHAN SINAGA/JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Yayasan Justice For All atau Keadilan Untuk Semua dicurigai hanyalah kedok bagi tindak pidana pencucian uang terkait Aksi 411 dan 212 pada 2016 lalu. Hal itu sebagaimana pandangan Bareskrim Polri.

Adapun kasus tersebut telah menyeret Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir. Ketua Tim GNPF-MUI Kapitra Ampera menyebut, polisi mencurigai yayasan itu menjadi penampung dana masyarakat untuk kemudian menggunakannya sebagai biaya Aksi 411 dan 212 atau yang dikenal dengan sebutan Aksi Bela Islam. Akan tetapi, dia memastikan GNPF-MUI bisa mempertanggungjawabkan penggunaan dana yang dihimpun dari publik.

"Insya Allah ini bisa dipertanggungjawabkan oleh pengurus GNPF," ujarnya setelah menemui penyidik Bareskrim Polri di Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Di sisi lain, dia pun menepis kecurigaan bahwa Bachtiar menjadi pengurus inti yayasan yang diduga melakukan pencucian uang itu.

Kapitra menyebut, Bareskrim Polri telah membuat dugaan salah. "Kami akan buktikan beliau tidak ada hubungan dengan yayasan itu. Dia bukan pendiri, pembina, dan pengawas. Dan beliau tidak masuk dalam struktur," jelasnya.

Mengenai kasus yang sedang diproses Bareskrim itu, dia menilai polisi mencurigai dana masyarakat justru digunakan untuk kepentingan pribadi pengurus Yayasan Justice For All, yakni ada dugaan pengalihan aset yayasan kepada pihak pembina dan pengawas. “Baru dugaan pengalihan. Tentu kalau dijelaskan nanti yayasan ini bergerak dalam bidang apa, semua akan terjawab. Dan panggilan ini sebagai bentuk klarifikasi," tegasnya. (Mg4)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Kabupaten Indragiri Hilir
Tingkatkan Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah
Selasa, 26 September 2017 - 12:26 wib

RTRW Disahkan, Investor Silakan Masuk
Selasa, 26 September 2017 - 12:22 wib

Gubri Dorong UMKM Penopang Ekonomi Masyarakat
Selasa, 26 September 2017 - 12:18 wib

Meteran BBM SPBU Data Besaran Pajak Progresif
Selasa, 26 September 2017 - 12:17 wib
ASTARI ASLAM
Tambah Ilmu dengan Baca Buku
Selasa, 26 September 2017 - 12:12 wib

Selasa, 26 September 2017 - 12:02 wib

Korupsi Penerangan Jalan, Kejati Tetapkan 4 Tersangka
Selasa, 26 September 2017 - 11:59 wib
DBL Riau Series 2017
SMAN 12 Lakukan Persiapan Penuh
Selasa, 26 September 2017 - 11:53 wib

Rawat bak Anak Sendiri
Selasa, 26 September 2017 - 11:44 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dugaan Korupsi Pajak Kendaraan Bermotor Belum Ada Tersangka
Korupsi Penerangan Jalan, Kejati Tetapkan 4 Tersangka

Selasa, 26 September 2017 - 11:59 WIB

Tersangka Korupsi Penerangan Jalan Segera Diumumkan

Selasa, 26 September 2017 - 11:42 WIB

Mangkir dari Panggilan Polisi, Jonru Minta Pemeriksaan Diundur
Bantah Sebut Nama Aris Budiman, Miryam: Tak Ada Aliran Dana 2 Miliar
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us