Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Bachtiar Nasir Enggan Penuhi Panggilan Bareskrim, Ini Alasannya
Rabu, 08 Februari 2017 - 16:59 WIB > Dibaca 1371 kali Print | Komentar
Bachtiar Nasir Enggan Penuhi Panggilan Bareskrim, Ini Alasannya
Ustaz Bachtiar Nasir. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemanggilan terhadap Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ustaz Bachtiar Nasir pada Rabu (8/2/2017) telah diagendakan oleh Bareskrim Polri.

Hanya saja, Bachtiar sudah memastikan diri tak akan memenuhi panggilan itu. Menurut Ketua Bidang Advokasi GNPF-MUI Kapitra Ampera, surat panggilan Bareskrim ke Bachtiar secara administrasi tak memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Berdasarkan Pasal 227 ayat 1 KUHAP, surat panggilan harus sudah sampai di pihak yang hendak diperiksa minimal tiga hari sebelum hari pemeriksaan. “Ini dua hari. Maka mau konfirmasi dulu ke penyidik, apakah ini memenuhi. Apakah tidak menyalahi aturan kalau kami datang," ujarnya di kantor sementara Bareskrim Polri di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat.

Ditambahkannya, tidak ada kejelasan dalam surat panggilan yang membutuhkan keterangan Bachtiar itu. Bachtiar di dalam surat panggilan itu disebutkan bakal diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang atau money laundering di salah satu yayasan. Ditegaskan Kapitra, Bachtiar yang memimpin Arrahman Quranic Learning (AQL) Islamic Center tidak pernah mengurus langsung tentang uang.

Karena itu, surat panggilan Bareskrim itu juga membingungkan. "Kami tidak tahu yayasan apa. Tidak dijelaskan dalam surat, uang apa, perkara pokoknya apa, perkara pokok siapa. Ini kami minta penjelasan,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, apabila yang dimaksud adalah yayasan untuk menampung dana Aksi Bela Islam, Bachtiar juga tidak ada sangkut-pautnya. “Jadi, kami minta konfirmasi dulu sama penyidik. Setelah terang benderang, kami siap kapan saja dipanggil," tutupnya.(mg4)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
USAI LAKUKAN PENYIDIKAN
Polisi Sudah Kantongi Identitas 2 Pelaku Pengeboman Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 21:00 wib
DINILAI SEBAGAI BENTUK KRIMINALISASI
Alumni 212 Desak Pemerintah Bebaskan Al Khaththath
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:42 wib
MENCAPAI Rp119 M
Tak Hanya Messi, Ronaldo Juga Tersandung Kasus Pajak
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:37 wib
SEBAGAI BENTUK BELASUNGKAWA
Datangi Lokasi Ledakan Bom Kampung Melayu, Relawan Jokowi Tabur Bunga
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:35 wib
TEWASKAN LIMA ORANG
Alasan Terjadinya Teror Kampung Melayu versi Kapolda Metro
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:30 wib
PASCA-TEROR KAMPUNG MELAYU
Sambangi Kediaman Solihin, Densus Ambil DNA Orangtua
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:22 wib
Kepala Desa Mengeluh Pembangunan Desa
Septina Komit Sediakan Anggaran Rp1 Triliun untuk Desa
Jumat, 25 Mei 2017 - 20:04 wib
KUNJUNGI EMPAT KORBAN LUKA
Kemarahan Anies terhadap Teror Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:56 wib
SUDAH BERADA DI RS POLRI
Ini Kata Polisi soal Identitas 2 Pelaku Bom Kampung Melayu
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:50 wib
TERHENTI SEBELUM PEREMPATFINAL
Indonesia Gagal di Piala Sudirman, Begini Komentar Susy Susanti
Jumat, 25 Mei 2017 - 19:40 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Polisi Sudah Kantongi Identitas 2 Pelaku Pengeboman Kampung Melayu
Alasan Terjadinya Teror Kampung Melayu versi Kapolda Metro
Di Lokasi Bom Bunuh Diri, Polisi Temukan Buku Berlumuran Darah
Sambangi Kediaman Solihin, Densus Ambil DNA Orangtua
Ini Kata Polisi soal Identitas 2 Pelaku Bom Kampung Melayu
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini