Wonderful Indonesia
KEMERIAHAN IMLEK DI RIAU
Pegang Teguh Tradisi Leluhur
Sabtu, 28 Januari 2017 - 14:27 WIB > Dibaca 2696 kali Print | Komentar
Pegang Teguh Tradisi Leluhur
Hujan bermakna keberuntungan. Masyarakat etnis Tionghoa sangat meyakini itu. Apalagi jatuh saat tahun baru Imlek. Di Bumi Lancang Kuning, perayaan Imlek yang sudah jadi tradisi dari para leluhur tetap terjaga hingga kini.

Laporan Siti Azura dan Evi Suriyati, Pekanbaru dan Bengkalis

BAK jamur di musim hujan. Seperti itulah gambaran pedagang keperluan Imlek di Pekanbaru ini.Ya, memang banyak pedagang musiman yang menjajakan aneka dagangan yang mungkin hanya ditemukan jelang hari besar masyarakat Tionghoa itu. Mulai dari baju bernuansa merah, bunga segar, tebu, kembang api hingga kaset lagu mandarin lengkap dijajakan di seputaran Jalan  Juanda dan Jalan Karet.

Keramaian begitu terasa saat memasuki sebuah gang yang memang berisi pedagang. Seluruh pedagang terlihat melayani pembeli yang silih berganti. Salah satunya adalah Yanto, pedagang baju merah khas Imlek. Pria keturunan Jawa ini sudah 1 bulan terakhir berjualan.

“Kalau dibilang musiman, ya begitulah. Saya jualan baju-baju ini memang hanya jelang Imlek saja. Kalau hari-hari biasa, saya jualan baju olahraga keliling,” tuturnya.

Per hari rata-rata dia bisa menjual tak kurang dari 100 potong baju anak-anak hingga dewasa. Yang paling diminati ialah baju bermotif ayam. Sesuai dengan shio tahun ini.

Beranjak dari Yanto, terlihat beberapa pedagang bunga segar. Wanita asal Sumatera Utara dengan logatnya yang khas meneriakkan tiga sepuluh ribu kepada pembeli yang lalu lalang. Bak mantera, teriakan itu manjur memancing pembeli. Mereka rata rata membeli lebih dari tiga rangkai bunga yang berasal dari jenis sedap malam, lili dan bunga berwarna cerah lainnya.

“Dalam kepercayaan kami, merangkai bunga segar dan menempatkannya pada depan rumah membawa keberuntungan tersendiri. Bunga segar juga sebagai penghormatan untuk Dewi Kwan Im,” ujar salah seorang pembeli, Lisa.

Di samping itu, bunga segar juga dinilai bisa menetralisir aroma asap yang semerbak saat sembahyang.  Tak hanya bunga asal provinsi tetangga yang laris manis. Batang-batang tebu, jeruk dan nanas  juga jadi incaran.

Tebu sendiri memiliki arti sebagai tanaman yang banyak disukai. Karena rasanya yang manis, segar dan memberikan semangat dalam tubuh. Sedangkan jeruk berarti rezeki dan nanas berarti mahkota raja.Melihat antusias mereka membeli aneka rupa tersebut, mengisyaratkan bahwa masyarakat Tionghoa Pekanbaru masih memegang teguh tradisi dan kepercayaan leluhur mereka.

“Meski perayaan imlek di Pekanbaru tidak terlalu meriah, tapi kami tetap antusias merayakannya. Segala tradisi leluhur tetap kami pegang dan jalankan demi keberhasilan dan kemakmuran hidup di tahun ini,” ujar Layla Syafina warga keturunan  Tionghoa yang dibesarkan di Dumai dan kini menetap di Pekanbaru.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Bupati Teken MoU Program WKDS
5 Dokter Spesialis Berdinas di RSUD
Selasa, 25 Juli 2017 - 15:28 wib
Pembayaran Utang Dianggarkan dari APBNP
349 Ribu Guru Kemenag Segera Terima TPG
Selasa, 25 Juli 2017 - 13:25 wib
Terindikasi Terima TBS dari Kawasan Ilegal
Beroperasi di Riau, Pajak Lari ke Luar
Selasa, 25 Juli 2017 - 12:58 wib
KAB INDRAGIRI HULU
Bertekad Lebih Baik, Berbuah Raih WTP
Selasa, 25 Juli 2017 - 12:35 wib

Tim Atlet Panjat Tebing Raih Juara Umum
Selasa, 25 Juli 2017 - 12:30 wib
HUKUM & KRIMINAL
Kim Teng Senapelan Ditutup Sementara
Selasa, 25 Juli 2017 - 12:12 wib
Kabupaten Kampar
DPRD Apresiasi 100 Hari Kerja Azis-Catur
Selasa, 25 Juli 2017 - 12:11 wib
2018 Kembali Diusulkan
Embarkasi Haji Antara Gagal
Selasa, 25 Juli 2017 - 12:08 wib
PROVINSI RIAU
Beroperasi di Riau, Pajak Lari ke Luar
Selasa, 25 Juli 2017 - 11:50 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Oppss! Ini Via Vallen Lho, Bukan Ayu Ting Ting atau Isyana Sarasvati...
Lama Waktu Mengemudi Maksimal Tiga  Jam

Minggu, 11 Juni 2017 - 11:05 WIB

Berkah dari Sang Penyengat

Minggu, 11 Juni 2017 - 10:59 WIB

HARI INI LANGIT MENDUNG

Jumat, 02 Juni 2017 - 10:03 WIB

 Dua Pedagang Keliling Batam Taklukkan Buaya 5 Meter
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us