Wonderful Indonesia
DISKUSI SENI KALIGRAFI
Seni Berikan Nilai Tambah pada Penulisan Arab Melayu
Minggu, 01 Januari 2017 - 10:39 WIB > Dibaca 989 kali Print | Komentar
Seni Berikan Nilai Tambah pada Penulisan Arab Melayu
Pekanbaru (RIAUPOS.CO) - Sentuhan seni dalam cara penulisan huruf Arab Melayu, bisa memberikan nilai tambah, sehingga  ketika diajarkan sebagai muatan lokal tidak mentok sebatas kaidah penulisan.  Hal tersebut disampaikan oleh Drs Achmad Ghozali Syafii, M.Si. pada diskusi Seni Kaligrafi yang ditaja oleh Gerakan Perupa Melayu (GPM) dan Yayasan Sagang, bekerjasama dengan Sanggar LaBudda, Rabu (28/12) di ruang pameran lantai 1 Graha Pena Riau.

"Alangkah menariknya bila guru-guru yang mengajarkan Arab Melayu di sekolah, juga dibekali seni kaligrafi. Sehingga  tulisan yang dibuat juga bernilai karya seni, tak sebatas menulis dengan huruf Arab Melayu saja," papar dosen  fakultas Ilmu Komunikasi UIN SUSKA ini. Lebih lanjut Ghozali mengatakan, di dunia kaligrafi Islam sendiri, pembahasan lebih banyak pada kaidah penulisan. "Jarang yang membahas pewarnaan. Padahal warna bisa diibaratkan permainan nada dalam musik, atau kreasi gerak dalam tari," kata penulis buku Pewarnaan Kaligrafi Islam: Murni, Kontemporer dan Kolase ini.

Sedangkan pemateri dua, Khalil Zuhdy lebih banyak membahas tentang kaligrafi kontemporer. "Kontemporer  itu lebih kepada kemasannya. Konsep karyanya bisa saja dari  tradisi, tetapi dikreasi dengan kekinian sehingga menghasilkan bentuk-bentuk baru. Jika dilekatkan pada kaligrafi, saya rasa eksplorasinya lebih berpeluang pada penulisan Arab Melayu. Jadi tak harus membuat ayat Al-Qur’an atau hadis," papar khattat (kaligrafer) Riau ini.

Kegiatan ditutup dengan pelatihan menulis kaligrafi yang diikuti anggota sanggar LaBudda dan peminat dari kalangan umum. Diskusi dan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan pameran Kaligrafi Kontemporer Populasi Aksara  di ruang pamer lantai 1 Graha pena Riau.(qom)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Warung Remang-Remang SM Amin Meresahkan
Sabtu, 23 September 2017 - 07:14 wib

Data RTRW Ada di KPK Jalankan Sesuai Mekanisme
Sabtu, 23 September 2017 - 07:10 wib

Tak Ada Air, Ribuan Pelanggan PDAM Kota Duri Menjerit
Sabtu, 23 September 2017 - 06:50 wib

Sipadu Permudah Layanan warga
Sabtu, 23 September 2017 - 05:32 wib
DUMAI
Prostitusi di Dumai Semakin Subur
Sabtu, 23 September 2017 - 04:46 wib
duri
Isi Premium di Pertamini, Sepeda Motor Terbakar
Sabtu, 23 September 2017 - 04:44 wib
Hadirkan Ustaz Syafiq Riza Basalamah MA
Galang Bantuan untuk Rohingya
Sabtu, 23 September 2017 - 04:26 wib
Melihat Kondisi Pasar Kelakap Tujuh Kota Dumai
Fasilitas Banyak Rusak dan Tak Berpenghuni
Sabtu, 23 September 2017 - 03:48 wib

Milad ke-55, UR Incar Akreditasi A sebagai Kado
Sabtu, 23 September 2017 - 03:40 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Dosen IPB Ciptakan Obat untuk Luka Bakar dan Telur Antidiare dari Bakteri
Ngopi Sastra Bahas Buku Puisi "Jangan Kutuk Aku Jadi Melayu"
Berpuncak di Malam Botak

Minggu, 17 September 2017 - 14:29 WIB

Menyembelih Demokrasi

Minggu, 17 September 2017 - 14:24 WIB

Indeks Kebahagiaan

Minggu, 10 September 2017 - 11:19 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us