DISKUSI SENI KALIGRAFI
Seni Berikan Nilai Tambah pada Penulisan Arab Melayu
01 Januari 2017 - 10:39 WIB > Dibaca 746 kali Print | Komentar
Seni Berikan Nilai Tambah pada Penulisan Arab Melayu
Pekanbaru (RIAUPOS.CO) - Sentuhan seni dalam cara penulisan huruf Arab Melayu, bisa memberikan nilai tambah, sehingga  ketika diajarkan sebagai muatan lokal tidak mentok sebatas kaidah penulisan.  Hal tersebut disampaikan oleh Drs Achmad Ghozali Syafii, M.Si. pada diskusi Seni Kaligrafi yang ditaja oleh Gerakan Perupa Melayu (GPM) dan Yayasan Sagang, bekerjasama dengan Sanggar LaBudda, Rabu (28/12) di ruang pameran lantai 1 Graha Pena Riau.

"Alangkah menariknya bila guru-guru yang mengajarkan Arab Melayu di sekolah, juga dibekali seni kaligrafi. Sehingga  tulisan yang dibuat juga bernilai karya seni, tak sebatas menulis dengan huruf Arab Melayu saja," papar dosen  fakultas Ilmu Komunikasi UIN SUSKA ini. Lebih lanjut Ghozali mengatakan, di dunia kaligrafi Islam sendiri, pembahasan lebih banyak pada kaidah penulisan. "Jarang yang membahas pewarnaan. Padahal warna bisa diibaratkan permainan nada dalam musik, atau kreasi gerak dalam tari," kata penulis buku Pewarnaan Kaligrafi Islam: Murni, Kontemporer dan Kolase ini.

Sedangkan pemateri dua, Khalil Zuhdy lebih banyak membahas tentang kaligrafi kontemporer. "Kontemporer  itu lebih kepada kemasannya. Konsep karyanya bisa saja dari  tradisi, tetapi dikreasi dengan kekinian sehingga menghasilkan bentuk-bentuk baru. Jika dilekatkan pada kaligrafi, saya rasa eksplorasinya lebih berpeluang pada penulisan Arab Melayu. Jadi tak harus membuat ayat Al-Qur’an atau hadis," papar khattat (kaligrafer) Riau ini.

Kegiatan ditutup dengan pelatihan menulis kaligrafi yang diikuti anggota sanggar LaBudda dan peminat dari kalangan umum. Diskusi dan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan pameran Kaligrafi Kontemporer Populasi Aksara  di ruang pamer lantai 1 Graha pena Riau.(qom)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
15 PERSEN HASIL PENYITAAN
Sembilan Aset Bandar Resmi untuk Operasional BNN
Minggu, 19 Februari 2017 - 13:37 wib
Alumni AK FE 87 Beri Motivasi Almamater
"Ayo jadi Entrepreneur Tangguh"
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:59 wib
KOLOM: TAUFIK IKRAM JAMIL
Bertahan
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:57 wib
HANYA MENGENAI LANTAI PARKIR
OTK Molotov Dua Bank di Inhil
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:35 wib
PILGUB DKI 2017
"Kalau Tak Dijawab Pak SBY, Suara Mas Agus Mungkin Tergerus"
Minggu, 19 Februari 2017 - 05:30 wib
PILGUB DKI 2017
Relawan Agus Deklarasikan Dukungan kepada Anies, Begini Komentar Roy Suryo
Minggu, 19 Februari 2017 - 04:30 wib
TAKUT KEMBALI DIBUI
Hmm... Andhika Kangen Band Ternyata Kaget Dilaporkan Sang Istri
Minggu, 19 Februari 2017 - 04:00 wib
PILGUB DKI 2017
Wah, Di Wilayah Basis Kemenangan Ahok-Djarot, Pemilih Malah Dihalangi
Minggu, 19 Februari 2017 - 03:30 wib
TERKAIT KASUS MUNIR
Putusan PTUN Mengecewakan, KontraS Ajukan Kasasi
Minggu, 19 Februari 2017 - 03:00 wib
BEREDAR DI GRUP WA PARA GURU
Duh, Bu Kepsek Sebar Foto Pamer Payudara, Kok Bisa?
Minggu, 19 Februari 2017 - 02:30 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Bertahan

Minggu, 19 Februari 2017 - 12:57 WIB

Makam-makam yang Digusur

Minggu, 19 Februari 2017 - 02:13 WIB

Hari Bahasa Ibu

Minggu, 19 Februari 2017 - 01:24 WIB

Memaknai Khalil (Karya-karyanya) Abstrak atau Kaligrafi

Minggu, 19 Februari 2017 - 01:11 WIB

Perkuat Seni-seni Tradisi

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:55 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us