Wonderful Indonesia
DISKUSI SENI KALIGRAFI
Seni Berikan Nilai Tambah pada Penulisan Arab Melayu
Minggu, 01 Januari 2017 - 10:39 WIB > Dibaca 843 kali Print | Komentar
Seni Berikan Nilai Tambah pada Penulisan Arab Melayu
Pekanbaru (RIAUPOS.CO) - Sentuhan seni dalam cara penulisan huruf Arab Melayu, bisa memberikan nilai tambah, sehingga  ketika diajarkan sebagai muatan lokal tidak mentok sebatas kaidah penulisan.  Hal tersebut disampaikan oleh Drs Achmad Ghozali Syafii, M.Si. pada diskusi Seni Kaligrafi yang ditaja oleh Gerakan Perupa Melayu (GPM) dan Yayasan Sagang, bekerjasama dengan Sanggar LaBudda, Rabu (28/12) di ruang pameran lantai 1 Graha Pena Riau.

"Alangkah menariknya bila guru-guru yang mengajarkan Arab Melayu di sekolah, juga dibekali seni kaligrafi. Sehingga  tulisan yang dibuat juga bernilai karya seni, tak sebatas menulis dengan huruf Arab Melayu saja," papar dosen  fakultas Ilmu Komunikasi UIN SUSKA ini. Lebih lanjut Ghozali mengatakan, di dunia kaligrafi Islam sendiri, pembahasan lebih banyak pada kaidah penulisan. "Jarang yang membahas pewarnaan. Padahal warna bisa diibaratkan permainan nada dalam musik, atau kreasi gerak dalam tari," kata penulis buku Pewarnaan Kaligrafi Islam: Murni, Kontemporer dan Kolase ini.

Sedangkan pemateri dua, Khalil Zuhdy lebih banyak membahas tentang kaligrafi kontemporer. "Kontemporer  itu lebih kepada kemasannya. Konsep karyanya bisa saja dari  tradisi, tetapi dikreasi dengan kekinian sehingga menghasilkan bentuk-bentuk baru. Jika dilekatkan pada kaligrafi, saya rasa eksplorasinya lebih berpeluang pada penulisan Arab Melayu. Jadi tak harus membuat ayat Al-Qur’an atau hadis," papar khattat (kaligrafer) Riau ini.

Kegiatan ditutup dengan pelatihan menulis kaligrafi yang diikuti anggota sanggar LaBudda dan peminat dari kalangan umum. Diskusi dan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan pameran Kaligrafi Kontemporer Populasi Aksara  di ruang pamer lantai 1 Graha pena Riau.(qom)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KASUS CHAT MESUM
Habib Rizieq Dinilai Hambat Penyidikan karena Tak Kunjung Kembali
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:30 wib
MENJADI INCARAN NOMOR SATU
Bertahan di Chelsea, Conte Tolak Pinangan Inter
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:00 wib
MENGAKALI PENYUSUNAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN
Segini Jumlah Uang Hasil OTT KPK terhadap Irjen Kemendes dan Auditor BPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:45 wib
DIYAKINI BAKAL KEMBALI MAJU
CSIS Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi 2019
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:30 wib
MENCAPAI RP150 RIBU/KILOGRAM
Harga Kembali Naik, DPR: Bawang Putih Selalu Bermasalah
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:15 wib
DIBENRTUK PT DKI JAKARTA
Banding Perkara Ahok Akan Dipimpin Majelis Hakim Imam Sungundi
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:55 wib
HARUS PUNYA ANGGOTA DPD
Kecuali Kaltara, Nasdem Sarankan Penambahan Jumlah Anggota DPR Ditunda
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:52 wib
TERKAIT PENYEGELAN RUANG
Anak Buah Terjaring OTT, Menteri Desa Tunggu Keterangan Resmi KPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:48 wib
BESUK KORBAN DI RS
Bom Kampung Melayu, Irjen Arief: Harus Sabar dan Yakin
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:32 wib
TERKAIT PENEMUAN PASPOR
Dugaan Adanya WNI dalam Pemberontakan ISIS di Filipina
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:27 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Mengusung Gaung Suara Paling Bawah

Minggu, 21 Mei 2017 - 13:04 WIB

Keberadaan Rumah Lontiok Perlu Diperhatikan

Minggu, 21 Mei 2017 - 12:58 WIB

Sepuluh Sastrawan Riau Lulus Seleksi Munsi II

Minggu, 21 Mei 2017 - 12:50 WIB

Maksura

Minggu, 21 Mei 2017 - 11:05 WIB

Sajak-sajak  Hasmiruddin Lahatin Aisyah

Minggu, 14 Mei 2017 - 03:17 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us